Menteri Ara Puji Terobosan BSN di NTB, Kredit Rumah Kini Lebih Berpihak ke Rakyat Kecil

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 20 Mei 2026 - 07:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri PKP Maruarar Sirait saat menghadiri kunjungan lapangan di Perumahan Polinesia Lombok Barat dan menyampaikan apresiasi terhadap terobosan pembiayaan rumah rakyat kecil yang dilakukan BSN.

Menteri PKP Maruarar Sirait saat menghadiri kunjungan lapangan di Perumahan Polinesia Lombok Barat dan menyampaikan apresiasi terhadap terobosan pembiayaan rumah rakyat kecil yang dilakukan BSN.

SUMBAWAPOST.com | Lombok Barat- Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait memberikan apresiasi terhadap langkah Bank Syariah Nasional (BSN) yang dinilai menghadirkan terobosan baru dalam pembiayaan kredit rumah bagi masyarakat kecil.

Apresiasi tersebut disampaikan Menteri Ara saat menghadiri kegiatan kunjungan lapangan bersama Menteri Dalam Negeri, Menko Polkam, dan Kepala BPS di kawasan Perumahan Polinesia, Kabupaten Lombok Barat, Selasa (19/5/2026).

Dalam kunjungan itu, Menteri Ara mengaku terkesan setelah mendengar skema pembiayaan rumah yang diterapkan BSN tidak hanya bertumpu pada aspek administratif dan kemampuan finansial formal semata, tetapi juga mempertimbangkan motivasi, kegigihan, dan komitmen calon nasabah untuk memiliki rumah.

Menurut penjelasan pihak BSN, masyarakat yang memperoleh pembiayaan melalui pendekatan tersebut juga terbukti disiplin dan tertib membayar angsuran. Hal itu dinilai menjadi indikator penting bahwa masyarakat kecil tetap memiliki tanggung jawab tinggi ketika diberi kesempatan.

“Saya senang mendengar ada terobosan seperti ini. Bank tidak hanya melihat angka, tetapi juga melihat semangat, kegigihan, dan niat kuat masyarakat untuk memiliki rumah,” ujar Menteri Ara.

Baca Juga :  Kapal Pesiar Viking Sky Bawa 800 Wisatawan ke Lombok, Gili Mas Diproyeksi Layani 30 Kapal Pesiar pada 2026

Ia menegaskan bahwa akses terhadap hunian layak tidak boleh hanya dinikmati kelompok tertentu. Negara, kata dia, harus hadir memastikan masyarakat berpenghasilan rendah tetap memiliki peluang memperoleh rumah melalui skema pembiayaan yang lebih inklusif.

“Kalau masyarakat punya kemauan kuat dan terbukti disiplin membayar angsuran, maka mereka harus diberi kesempatan. Jangan sampai rakyat kecil tertutup aksesnya hanya karena pendekatan administratif yang terlalu kaku,” katanya.

Menteri Ara juga mendorong dunia perbankan agar semakin terbuka dalam memberikan akses pembiayaan kepada masyarakat kurang mampu yang memiliki semangat memperbaiki kualitas hidup keluarganya.

Menurutnya, keberanian menghadirkan inovasi pembiayaan seperti yang dilakukan BSN sangat relevan dengan arah kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan sektor perumahan rakyat sebagai salah satu prioritas nasional.

Baca Juga :  Cari Makan di Pinggir Jalan Berujung Penertiban, Manusia Silver dan Pedagang Kopi Ditindak di Loteng

“Ini sejalan dengan concern Presiden Prabowo yang ingin rakyat kecil bisa memiliki rumah layak. Karena rumah bukan hanya bangunan, tetapi juga soal masa depan keluarga dan martabat masyarakat,” tegasnya.

Menteri Ara berharap langkah yang dilakukan BSN dapat menjadi contoh bagi lembaga perbankan lainnya dalam menghadirkan sistem pembiayaan yang lebih adaptif dan berpihak kepada masyarakat kecil.

“Saya berharap semakin banyak bank yang berani membuat terobosan dan memberi kesempatan kepada masyarakat yang memang punya itikad baik untuk memiliki rumah,” tambah Menteri Ara.

Kegiatan kunjungan lapangan tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri Komjen Pol (Purn) Drs. Akhmad Wiyagus S.I.K., M.Si., MM., Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.

Adapun kawasan Perumahan Polinesia dikembangkan oleh PT Mekka Asia Property di bawah kepemimpinan Direktur Utama Lalu Rizal Pahmi.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Pengalaman Saja Tak Cukup, Pembimbing Haji dan Umrah di NTB Didorong Wajib Bersertifikasi
Polisi Bongkar 3 Kasus Sabu di Dompu, 18,39 Gram Diamankan, Ini Lokasi dan Pelakunya
Bali Tak Punya Perda Sumbangan Pendidikan, Komisi V DPRD NTB Bawa Pulang Pelajaran Ini
Jangan Habiskan Energi Kejar Karier Politik, Ini 3 Wasiat Miq Iqbal untuk Pemuda NTB
Jelang MotoGP 2026, Wagub NTB Umi Dinda Minta Warga Siap Jadi Tuan Rumah Tamu Dunia
Anggota DPR RI Mori Hanafi Apresiasi Kerja Keras Basarnas Cari Korban KM Virgo
Mahasiswa Penjual Kopi Keliling Asal Kota Bima di Mataram Ditangkap Polisi, Ini Kasusnya
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba, Getaran Dirasakan hingga Bima, Warga Panik
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:28 WIB

Pengalaman Saja Tak Cukup, Pembimbing Haji dan Umrah di NTB Didorong Wajib Bersertifikasi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Polisi Bongkar 3 Kasus Sabu di Dompu, 18,39 Gram Diamankan, Ini Lokasi dan Pelakunya

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Bali Tak Punya Perda Sumbangan Pendidikan, Komisi V DPRD NTB Bawa Pulang Pelajaran Ini

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Jangan Habiskan Energi Kejar Karier Politik, Ini 3 Wasiat Miq Iqbal untuk Pemuda NTB

Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:18 WIB

Jelang MotoGP 2026, Wagub NTB Umi Dinda Minta Warga Siap Jadi Tuan Rumah Tamu Dunia

Berita Terbaru