SUMBAWAPOST.com | Mataram- Gaya baru komunikasi publik mulai diperkuat. Komisi Pemilihan Umum Provinsi Nusa Tenggara Barat (KPU NTB) melalui program Class Menulis Jurnalistik resmi menyekolahkan jajaran internalnya, dengan KPU Kota Bima menjadi kelas perdana dalam pelatihan yang digelar secara daring, Selasa (12/5/2026).
Program ini dilaksanakan secara bergilir bagi seluruh staf sekretariat KPU kabupaten/kota se-NTB sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas komunikasi publik dan penyampaian informasi kepemiluan kepada masyarakat, baik pada masa tahapan maupun non-tahapan.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Sekretaris KPU Provinsi NTB, Mars Ansori Wijaya, yang menegaskan pentingnya membangun insting jurnalistik di lingkungan KPU.
Menurutnya, kemampuan menulis bukan sekadar kebutuhan administratif, melainkan instrumen utama dalam membangun komunikasi yang efektif dengan masyarakat.
“Kemampuan menulis menjadi penting untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pemilu, hingga berbagai aktivitas KPU baik pada masa tahapan maupun non-tahapan,” terang Mars.
Ia juga menyoroti masih terbatasnya pengetahuan masyarakat terhadap aktivitas KPU di luar tahapan pemilu. Hal ini, menurutnya, dipengaruhi oleh belum optimalnya komunikasi publik yang dibangun selama ini.
“Komunikasi harus terus dibangun agar masyarakat memahami bahwa KPU tetap bekerja meskipun sedang tidak berada dalam tahapan pemilu,” ucapnya.
Dalam sesi pembekalan, Mars memberikan penekanan pada teknik dasar penulisan jurnalistik, khususnya penggunaan rumus 5W+1H sebagai fondasi utama dalam menyusun berita yang informatif dan mudah dipahami.
Ia menegaskan bahwa pesan utama sebuah berita harus sudah tersampaikan sejak paragraf awal agar efektif menjangkau pembaca dengan keterbatasan waktu.
Selain itu, peserta juga diingatkan untuk menggunakan bahasa jurnalistik yang sesuai kaidah, dengan judul yang ringkas, menarik, dan memiliki kekuatan komunikasi yang jelas.
Sementara itu, Kasubbag Partisipasi dan Hubungan Masyarakat KPU Provinsi NTB, Alesta Rezal, memaparkan berbagai teknik praktis dalam menyusun berita yang menarik. Mulai dari strategi membuat headline, menyusun lead, hingga penggunaan konjungsi yang efektif dalam penulisan.
Di akhir kegiatan, Rezal juga menyampaikan hasil monitoring dan evaluasi pengelolaan media sosial KPU Kota Bima sebagai bahan refleksi untuk memperkuat strategi komunikasi digital ke depan.
Melalui Class Menulis Jurnalistik ini, KPU NTB berharap seluruh jajaran mampu meningkatkan kapasitas komunikasi publik secara profesional, sehingga informasi kepemiluan dapat tersampaikan secara lebih luas, cepat, dan mudah dipahami masyarakat.
Penulis : SUMBAWAPOST.com










