Bupati Sumbawa Luncurkan Program 100 Mustahiq per Desa, Pengelolaan ZIS Diperkuat hingga Tingkat Desa

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 14 Februari 2026 - 18:55 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumbawa H. Syarafuddin Jarot saat membuka Sosialisasi Implementasi Regulasi dan Optimalisasi Pengumpulan ZIS serta pencanangan Program 100 Mustahiq per Desa di Kantor Bupati Sumbawa.

Bupati Sumbawa H. Syarafuddin Jarot saat membuka Sosialisasi Implementasi Regulasi dan Optimalisasi Pengumpulan ZIS serta pencanangan Program 100 Mustahiq per Desa di Kantor Bupati Sumbawa.

SUMBAWAPOST.com | Sumbawa- Bupati Sumbawa, Syarafuddin Jarot, membuka Sosialisasi Implementasi Regulasi dan Optimalisasi Pengumpulan ZIS (Zakat, Infak, dan Sedekah) di tingkat desa yang diselenggarakan oleh BAZNAS Kabupaten Sumbawa di Aula H. Madilaoe ADT Kantor Bupati Sumbawa, Rabu pagi. Pada kesempatan tersebut juga dicanangkan Program 100 Mustahiq per Desa sebagai langkah nyata pemerataan manfaat zakat bagi masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Bupati H. Jarot menegaskan bahwa pengelolaan ZIS merupakan bagian dari strategi pembangunan sosial daerah yang memiliki landasan hukum jelas melalui Perda Kabupaten Sumbawa Nomor 7 Tahun 2022 serta diperkuat dengan Peraturan Bupati Nomor 24 Tahun 2023.

“Regulasi sudah kita siapkan. Lembaga sudah kita bentuk. Tinggal satu hal yang paling menentukan, yaitu komitmen dan keterlibatan aktif kita semua, terutama di tingkat desa,” tegasnya. Dalam keterangan yang diterima media ini. Sabtu (14/2/2025)

Bupati mengajak seluruh kepala desa untuk berperan aktif dalam penghimpunan ZIS di wilayah masing-masing. Menurutnya, kepala desa dan perangkat desa merupakan pihak yang paling mengetahui kondisi warganya, termasuk siapa yang membutuhkan bantuan segera dan siapa yang perlu didorong agar mampu bangkit dan mandiri.

Baca Juga :  Tambang Rakyat Lantung Sumbawa Jadi Perhatian Amerika Serikat

Program 100 Mustahiq per Desa, lanjutnya, menjadi target kerja nyata agar zakat tidak berhenti pada laporan administratif semata, tetapi hadir dalam bentuk bantuan yang konkret, terukur, dan menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, baik kebutuhan konsumtif darurat maupun pemberdayaan jangka menengah.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Sumbawa yang dinilai tidak hanya berhasil menghimpun ZIS, tetapi juga mengelolanya secara transparan dan profesional. Hal ini terlihat dari berbagai program yang telah berjalan konsisten, seperti BAZNAS Sumbawa Cerdas di bidang pendidikan dan BAZNAS Sumbawa Makmur dalam penguatan ekonomi produktif masyarakat.

“Kolaborasi BAZNAS dan pemerintah desa akan memberikan manfaat yang jauh lebih besar bagi masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  3.325 Balita di Kabupaten Sumbawa Masih Stunting, Bupati Jarot: Ini Alarm untuk Semua Pihak

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Dea Guru Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov., menyampaikan bahwa potensi ZIS di Kabupaten Sumbawa sangat besar. Menurutnya, jika dikelola secara amanah dan profesional, berbagai persoalan umat dapat ditangani melalui dana zakat.

Ia juga mengajak masyarakat untuk menyalurkan ZIS melalui BAZNAS, mengingat pemerintah desa memiliki peran strategis sebagai mitra kerja dalam menghimpun ZIS di tingkat desa agar manfaatnya dirasakan lebih luas, adil, dan merata.

Ke depan, penghimpunan ZIS diharapkan dapat diperluas ke sektor pertanian, peternakan, hingga dunia usaha.

Dari sisi capaian, pengumpulan ZIS di Kabupaten Sumbawa menunjukkan tren peningkatan. Pada tahun 2025, total ZIS yang berhasil dihimpun mencapai Rp4,4 miliar. Sementara pada tahun 2026 hingga Februari, telah terkumpul Rp951 juta yang sebagian besar telah didistribusikan kepada para mustahiq serta korban bencana di Kabupaten Sumbawa.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Pilkades Lombok Tengah 2026: 334 Calon Adu Pengaruh di 87 Desa, Ribuan Personel Turun Tangan
Optimalisasi Potensi Lokal Jadi Strategi KoPITol NTB Perkuat Ekonomi Masyarakat
NTB Genjot Penyelamatan Hutan, Proyek FOLU GCF Resmi Dimulai, Ini Mitranya
Tragedi Udayana: Pelajar 14 Tahun Tewas Dibacok, 13 Terduga Pelaku Diamankan, 10 Masih Anak-anak
Yanuar Fikri Tiba di NTB, Disnakertrans Jemput Langsung di Bandara, Tak Sekadar Urus Pemulangan
Kongres Internasional Bahasa Sasak Dorong Reformasi, dari Bahasa Sehari-hari Menuju Bahasa Ilmu
Wagub NTB Buka Kongres Internasional I Bahasa Sasak di Momentum Sumpah Pemuda
Sumpah Pemuda ke-98, 15 Pemuda Pelopor NTB Raih Penghargaan, Ini 5 Nama ke Seleksi Nasional
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:23 WIB

Pilkades Lombok Tengah 2026: 334 Calon Adu Pengaruh di 87 Desa, Ribuan Personel Turun Tangan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Optimalisasi Potensi Lokal Jadi Strategi KoPITol NTB Perkuat Ekonomi Masyarakat

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:36 WIB

NTB Genjot Penyelamatan Hutan, Proyek FOLU GCF Resmi Dimulai, Ini Mitranya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Tragedi Udayana: Pelajar 14 Tahun Tewas Dibacok, 13 Terduga Pelaku Diamankan, 10 Masih Anak-anak

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:15 WIB

Yanuar Fikri Tiba di NTB, Disnakertrans Jemput Langsung di Bandara, Tak Sekadar Urus Pemulangan

Berita Terbaru