Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 19 April 2026 - 18:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas kepolisian melakukan olah TKP kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan seorang ayah di Desa Tamansari, Lombok Barat.

Petugas kepolisian melakukan olah TKP kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan seorang ayah di Desa Tamansari, Lombok Barat.

SUMBAWAPOST.com|Lombok Barat- Dugaan penganiayaan berujung maut terjadi di Dusun Montong Sager, Desa Tamansari, Sabtu (18/3/2026). Seorang ayah dilaporkan meninggal dunia setelah diduga dianiaya oleh anak perempuannya sendiri.

Menindaklanjuti laporan tersebut, jajaran Polsek Gunungsari langsung bergerak cepat ke lokasi kejadian sekitar pukul 11.00 Wita. Petugas mengamankan situasi serta membawa terduga pelaku untuk proses hukum lebih lanjut.

Korban bernama Rahmat Sadewarsa (67), sementara terduga pelaku adalah perempuan berinisial YA (37), yang masih memiliki hubungan keluarga sebagai anak kandung.

Kapolsek Gunungsari, Iptu Ida Bagus Adnyana Putra, menjelaskan bahwa insiden bermula dari persoalan uang yang memicu pertikaian di kebun.

Baca Juga :  Jelang Pilkada 2024, KPU NTB Santuni Anak Yatim

“Awalnya terduga pelaku datang menemui korban untuk membahas masalah uang. Saat diajak pulang, korban menolak dan terjadi cekcok hingga berujung perkelahian,” ujarnya.

Pertikaian kemudian berlanjut hingga ke area dekat rumah dan berujung pada kekerasan.

“Terduga pelaku kembali melakukan kekerasan, hingga korban terbentur tembok dan tidak sadarkan diri,” jelasnya.

Sejumlah saksi di lokasi sempat mencoba melerai pertikaian. Korban sempat dibersihkan dari darah di bagian wajah sebelum akhirnya jatuh tak sadarkan diri.

Baca Juga :  Nyaris Masuk Bui, Sepasang Kekasih Asal Bima di Mataram Pilih Berdamai

Warga kemudian membawa korban ke Puskesmas Gunungsari, namun korban dinyatakan meninggal dunia.

Polisi segera melakukan langkah-langkah penanganan dengan mengamankan tempat kejadian perkara, memintai keterangan saksi, serta membawa terduga pelaku untuk pemeriksaan. Jenazah korban juga telah dibawa ke rumah sakit untuk keperluan visum.

“Terduga pelaku sudah kami amankan dan saat ini masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut,” tegas Kapolsek Gunungsari.

Kasus ini kini dalam penanganan intensif aparat kepolisian, termasuk pendalaman terkait motif dan keabsahan kronologi kejadian.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

3 Ahli Nilai Postingan Badai NTB Tak Langgar Pencemaran Nama Baik
Relawan MBG Dompu Mengaku Dipecat Mendadak, BGN Diminta Bongkar Tata Kelola SPPG
Musda V Demokrat NTB Ditunda, 18 September Batal Digelar, Ini Alasannya
DPP Terbitkan Surat Musda Demokrat NTB, Dijadwalkan 18 September
Dugaan Perselingkuhan Anggota DPRD Dompu Masuk Ranah Partai, Bisa Berujung PAW
Daun Kelor Mengubah Nasib Anak Pelosok Dompu hingga Tembus Pasar Internasional
Investasi NTB Tembus Rp33,73 Triliun, DPMPTSP Dorong Ekonomi Tak Lagi Bergantung Tambang
Status Kekeringan Lombok Barat Naik Jadi Darurat
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 20:13 WIB

3 Ahli Nilai Postingan Badai NTB Tak Langgar Pencemaran Nama Baik

Minggu, 13 September 2026 - 19:56 WIB

Relawan MBG Dompu Mengaku Dipecat Mendadak, BGN Diminta Bongkar Tata Kelola SPPG

Minggu, 13 September 2026 - 16:31 WIB

Musda V Demokrat NTB Ditunda, 18 September Batal Digelar, Ini Alasannya

Minggu, 13 September 2026 - 14:14 WIB

DPP Terbitkan Surat Musda Demokrat NTB, Dijadwalkan 18 September

Sabtu, 12 September 2026 - 17:34 WIB

Dugaan Perselingkuhan Anggota DPRD Dompu Masuk Ranah Partai, Bisa Berujung PAW

Berita Terbaru

Tiga Ahli Yang Dihadirkan Tim Advokat Bersama Badai NTB Saat Mengikuti Persidangan Kasus ITE di Pengadilan Negeri Raba Bima, Jumat (11/9/2026).

Hukum & Kriminal

3 Ahli Nilai Postingan Badai NTB Tak Langgar Pencemaran Nama Baik

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:13 WIB