Diguyur Hujan Deras, Banjir Terjang Tiga Desa di Sape Bima, Puluhan Warga Terdampak

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 25 Desember 2025 - 21:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Desa di Sape Kabupaten Bima

Desa di Sape Kabupaten Bima

SUMBAWAPOST.com | Bima- Curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai angin kencang mengguyur wilayah Kabupaten Bima pada Rabu, 24 Desember 2025.

Kondisi tersebut memicu terjadinya bencana banjir di Kecamatan Sape akibat sungai tidak mampu menampung debit air kiriman dari kawasan pegunungan.

Peristiwa banjir yang terjadi sekitar pukul 14.20 WITA itu menyebabkan air sungai meluap hingga menggenangi permukiman warga.

Berdasarkan data sementara, tiga desa dilaporkan terdampak, masing-masing Desa Jia, Desa Boke, dan Desa Sangia.
Laporan Pusdalops Penanggulangan Bencana (PB) BPBD NTB mencatat, banjir berdampak pada 16 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 53 jiwa. Di Desa Jia, tercatat 11 KK atau 37 jiwa terdampak. Selain merendam permukiman, banjir juga sempat memutus akses jalan lintas Sape-Bima dan menyebabkan satu unit truk terjebak genangan air.

Baca Juga :  Truk Molen Diduga Over Tonase Hancurkan Jalan Selong Belanak, APPM-NTB Kecam dan Siap Hadang Jalan

Sementara itu, di Desa Boke, sebanyak 5 KK atau 16 jiwa turut terdampak. Banjir merendam empat unit rumah warga serta satu unit penggilingan padi. Adapun di Desa Sangia, genangan air mengakibatkan jalur lintas Sape-Wera sempat terendam dan mengganggu arus lalu lintas.

Baca Juga :  Lopok Tak Mau Jadi ‘Zona Tanpa Hukum’, DPRD Siap Kawal Pendirian Polsek Sampai Titik Anggaran Terakhir

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Bima bersama unsur TNI dan Polri langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan dan memastikan keselamatan warga.

Hingga laporan ini disusun, kondisi di lokasi kejadian dilaporkan berangsur kondusif. Banjir telah surut, dan akses jalan utama yang sebelumnya tergenang kini sudah kembali normal serta dapat dilalui kendaraan dengan aman.

“Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi hujan susulan yang dapat memicu banjir kembali,”ungkap Kepala Pelaksana BPBD Provinsi NTB, Ir Ahmadi, SP-1

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Kangkung Lombok Diproyeksikan Jadi Ikon Agrowisata dan Produk Unggulan Berkelas Nasional
DPKP NTB Gandeng Kemenkum Perkuat Perlindungan Indikasi Geografis Kangkung Lombok
Keluar dari Zona Merah Stunting Tak Mudah, Ini Kendala yang Dihadapi Pemkab Lotim
Lotim dan KLU Masih Zona Merah Stunting, Wagub NTB dan TP PKK Turun Tangan
TNI dan Warga Kompak Bangun Jembatan Aramco di Lombok Utara di Tengah Minimnya Dukungan
BKN Restui Perombakan Besar Birokrasi NTB, Jabatan ASN Berbasis Kompetensi Bukan Kedekatan
Asyik Nongkrong di Lapangan Karijawa, Dua Pemuda Dompu Diamankan Polisi, Ternyata Ini Penyebabnya
Karya Jurnalistik dan Fotografi Jadi Penutup Porwada PWI NTB 2026, Ini Daftar Pemenang Terbaik
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:21 WIB

Kangkung Lombok Diproyeksikan Jadi Ikon Agrowisata dan Produk Unggulan Berkelas Nasional

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:10 WIB

DPKP NTB Gandeng Kemenkum Perkuat Perlindungan Indikasi Geografis Kangkung Lombok

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:47 WIB

Keluar dari Zona Merah Stunting Tak Mudah, Ini Kendala yang Dihadapi Pemkab Lotim

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:54 WIB

Lotim dan KLU Masih Zona Merah Stunting, Wagub NTB dan TP PKK Turun Tangan

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:41 WIB

TNI dan Warga Kompak Bangun Jembatan Aramco di Lombok Utara di Tengah Minimnya Dukungan

Berita Terbaru