Lopok Tak Mau Jadi ‘Zona Tanpa Hukum’, DPRD Siap Kawal Pendirian Polsek Sampai Titik Anggaran Terakhir

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 29 Mei 2025 - 16:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Sumbawa- DPRD Kabupaten Sumbawa menggelar rapat lintas Komisi I dan Komisi III bersama sejumlah pihak terkait guna membahas pengadaan lahan dan rencana pendirian Polsek di Kecamatan Lopok. Hearing ini berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan DPRD Sumbawa pada Rabu, 28 Mei 2025.

Rapat dipimpin oleh Ketua Komisi I DPRD Sumbawa, Muhammad Faesal, SAP, M.M.Inov, yang didampingi oleh Ketua Komisi III Syaifullah, S.Pd, M.M.Inov. Turut hadir pula anggota Komisi I: Abron Ishak, AMd, H. Zainuddin Sirat, I Ketut Sawitra, dan Muhammad Taufik, serta anggota Komisi III: Alen Taryadi, SH, M. Taufik, dan Saipul Arif.

Dalam hearing tersebut, DPRD menghadirkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, yakni Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP), Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Badan Kesbangpol, serta unsur Forkopimda seperti Kodim 1607 Sumbawa dan Polres Sumbawa. Camat Lopok dan seluruh kepala desa se-Kecamatan Lopok turut diundang sebagai representasi masyarakat setempat.

Baca Juga :  Drama Barbershop Sumbawa: Wanita Laporkan AF, Leher Dicekik, Payudara Diremas

Hearing ini membahas urgensi kehadiran institusi kepolisian di Kecamatan Lopok demi menjamin stabilitas keamanan dan pelayanan publik yang lebih dekat dan cepat. Dalam dialog yang berlangsung dinamis, berbagai masukan disampaikan baik dari DPRD, aparat pemerintahan, TNI-Polri, maupun tokoh masyarakat.

Tiga Rekomendasi Strategis

Setelah mendengar seluruh pandangan, rapat menghasilkan tiga poin rekomendasi utama:

1. Pemerintah Daerah melalui OPD teknis diminta segera mempersiapkan proses pengadaan tanah untuk pembangunan Mapolsek Lopok. Proses ini diharapkan melibatkan pihak-pihak terkait guna memastikan kelayakan dan legalitas lahan.

Baca Juga :  Dompet Kakek di Sumbawa Isinya Bukan Uang atau KTP, Tapi 63 Poket Sabu

2. Proses pendirian Polsek Lopok harus memenuhi seluruh persyaratan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam regulasi institusi kepolisian.

3. Polres Sumbawa bersama pihak terkait diminta melakukan identifikasi lahan yang strategis dan layak sebagai lokasi pembangunan Polsek. Hasil identifikasi tersebut nantinya disampaikan ke Pemda Sumbawa sebagai dasar perencanaan pengadaan lahan pada tahun anggaran 2026.

Ketua Komisi I Muhammad Faesal menegaskan bahwa DPRD Sumbawa akan terus mengawal proses ini hingga terealisasi demi kepentingan keamanan dan pelayanan masyarakat Lopok secara berkelanjutan.

“Ini adalah bentuk komitmen kita bersama untuk memperkuat fungsi pelayanan keamanan masyarakat di wilayah-wilayah yang membutuhkan kehadiran aparat penegak hukum secara langsung,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, Wagub NTB Umi Dinda Luncurkan Voice for Equality
NTB Darurat Kekerasan Perempuan dan Anak, Wagub Umi Dinda Serukan Gerakan Bersama Melawan Kekerasan Gender
NTB Darurat Kekerasan Seksual, Ketua DPRD Isvie Sorot Absennya Kepala Kemenag dan Minimnya Data Kasus
NTB Darurat Kekerasan Seksual, Ketua DPRD Isvie Dorong Lombok Tak Hanya Jadi Pulau Seribu Masjid, Tapi Juga Pulau Seribu Perlindungan Perempuan dan Anak
Ketua DPRD Isvie Nyatakan Darurat Kekerasan Seksual di NTB, Ancam Dorong Penutupan Ponpes dan Lembaga Pendidikan Bermasalah
NTB Jadi Tuan Rumah Ajang Internasional IYTA 2026, Wagub Umi Dinda Dorong Anak Muda Tembus Panggung Dunia
Wagub NTB Dukung Duta Pendidikan Indonesia 2026, Generasi Muda Diminta Jadi Agen Perubahan Pendidikan
Kabar Baik untuk Sumbawa, Proyek SPAM Hadirkan 1.516 Sambungan Rumah Baru, 6.064 Warga Jadi Penerima Manfaat
Berita ini 69 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:53 WIB

Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, Wagub NTB Umi Dinda Luncurkan Voice for Equality

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:40 WIB

NTB Darurat Kekerasan Perempuan dan Anak, Wagub Umi Dinda Serukan Gerakan Bersama Melawan Kekerasan Gender

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:31 WIB

NTB Darurat Kekerasan Seksual, Ketua DPRD Isvie Sorot Absennya Kepala Kemenag dan Minimnya Data Kasus

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:29 WIB

NTB Darurat Kekerasan Seksual, Ketua DPRD Isvie Dorong Lombok Tak Hanya Jadi Pulau Seribu Masjid, Tapi Juga Pulau Seribu Perlindungan Perempuan dan Anak

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:18 WIB

Ketua DPRD Isvie Nyatakan Darurat Kekerasan Seksual di NTB, Ancam Dorong Penutupan Ponpes dan Lembaga Pendidikan Bermasalah

Berita Terbaru