Sunda Kecil Bangkit Lagi, Bali-NTB-NTT Sepakat Jalan Bareng, Siap Jadi Trio Paling Berbahaya di 2026

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 25 November 2025 - 16:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com| Lombok Tengah- Tiga provinsi yang memiliki ikatan sejarah panjang sebagai satu kawasan Bali, NTB, dan NTT  kembali menegaskan komitmen untuk melangkah maju bersama. Melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Rapat Kerja Sama Regional Bali, NTB, NTT (KR BNN), lahir lima prioritas besar yang akan menjadi fondasi pembangunan kawasan mulai 2026 yaitu Pariwisata, Konektivitas, Energi, Perdagangan, dan Ekspor.

Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari diskusi awal yang digelar di Bali pada 3 November lalu, yang melahirkan nama serta kerangka dasar KR BNN. Kini, ketiga gubernur berkumpul di NTB untuk mengesahkan MoU dan mematangkan materi Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang akan ditandatangani pada 22 Desember mendatang di NTT.

Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan bahwa KR BNN berdiri di atas dua pondasi utama ‘integration dan cooperation’. Dua prinsip itu, katanya, akan menjadi arah besar perjalanan pembangunan tiga provinsi.

“Cluster pertama adalah integrasi di tiga sektor. Pariwisata, energi, dan konektivitas. Cluster kedua adalah kerja sama lintas sektor. Kami juga sepakat bahwa kerja sama ini harus mulai berjalan secara konkret di tahun 2026,” tegasnya saat membuka rapat kerja di Pertamina Grand Prix of Mandalika, Selasa (25/11/2025).

Dalam pemaparannya, Gubernur Iqbal menekankan bahwa sektor pariwisata menjadi prioritas paling siap diwujudkan. Ia meminta tiga langkah konkret:

  1. Kadis Pariwisata menyusun tagline dan tema bersama.
  2. Melakukan promosi bersama sehingga wisatawan melihat Bali–NTB–NTT sebagai one single tourism destination.
  3. Mewujudkan standarisasi layanan  mulai dari hotel bintang 3 hingga special class agar pengalaman wisatawan seragam di seluruh kawasan.
Baca Juga :  Cara Mudah Dapat Kerja, Ikuti Career Expo Poltekpar Lombok Tahun 2024 di Buka 745 Lapangan Pekerjaan

“Supaya kita semangat kerja sama, satu harus bisnis di depan: kerja sama ekonomi. Kedua harus konkret dan achievable tahun depan,” ujarnya.

Gubernur juga meminta Kominfo menyusun Wikipedia Resmi KR BNN, lengkap dengan sejarah hingga perkembangan program kerja.

Konektivitas menjadi kunci integrasi ekonomi kawasan. NTB mengusulkan beberapa langkah, yakni:

1. Jalur kapal cepat Sanur-Mandalika dan Sanur-Senggigi

2. Kajian rute Mandalika-Labuan Bajo

3. Pembukaan jalur feri baru

4. Penambahan rute udara antar daerah

5. Pengembangan jalur seaplane untuk menghubungkan resort unggulan.

“Kita siapkan jalur-jalur kapal cepat sebagai alternatif penerbangan antar destinasi pariwisata,” jelas Gubernur Iqbal.

Terkait integrasi energi, Gubernur Iqbal menyampaikan bahwa NTB telah mengambil langkah awal dengan meminta dukungan Pemerintah Inggris dan Singapura untuk studi kelayakan super grid energi terbarukan bagi ketiga provinsi. “Semoga bisa mulai kita kerjakan pada 2026,”katanya.

Bidang perdagangan menjadi prioritas besar berikutnya. Iqbal meminta Kadis Perdagangan NTB, Bali, dan NTT segera melakukan inventarisasi kebutuhan komoditas, mulai dari sektor pertanian, perkebunan, peternakan, hingga kelautan  serta potensi penyediaannya dari tiga provinsi tersebut.

“Untuk mengetahui kebutuhan apa saja yang dibutuhkan sehingga nanti kita bisa ajak kolaborasi para asosiasi petani, perkebunan, peternakan, dan nelayan.”

Pada sektor ekspor, ketiga provinsi menyepakati bahwa Bali akan menjadi hub ekspor, sementara produk dipasok dari tiga provinsi dan dipasarkan dengan label baru:

Baca Juga :  Hari Lahir Pancasila 2026 di NTB, Miq Iqbal Tegaskan Pancasila Adalah Jangkar Perdamaian Global

“Mulai sekarang tidak ada lagi ‘Made in Bali’, tapi ‘Made in Bali, NTB, dan NTT’,” tegasnya.

Gubernur Bali, Dr. Ir. I Wayan Koster, M.M., menilai kerja sama ini sebagai terobosan besar antar daerah di Indonesia.

“Kerja sama regional Bali, NTB, NTT ini memberi harapan baru. Ini pertama kalinya tiga gubernur secara historis mengembangkan kerja sama seperti ini,”katanya.

Ia menegaskan bahwa program harus dimulai dari yang konkret, cepat, dan berdampak langsung.

Koster juga menekankan pentingnya membuka lebih banyak jalur udara untuk mempermudah mobilitas antar daerah.

Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Lakalena, menyampaikan apresiasi atas kekompakan tiga provinsi.

“Konkret kita mau bikin kerja sama yang saling menguntungkan. Pemerintah, BUMN, BUMD, pengusaha, semua hadir. Ini luar biasa,”ungkapnya.

Ia juga menegaskan pentingnya warisan sejarah Sunda Kecil sebagai modal kebersamaan menuju masa depan.

“Masa lalu itu penting, tapi bagaimana kita bersama mengisi masa kini dan masa depan itu yang menjadi kunci,”terangnya.

Melki juga mengundang seluruh bupati/walikota, BUMN, BUMD, dan OPD NTB dalam pertemuan lanjutan di NTT.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur NTB, jajaran BUMN dan BUMD, para Bupati/Walikota se-NTB, Danantara, asosiasi pengusaha, dan OPD lingkup Pemprov NTB. Ketiga gubernur memastikan bahwa kerja sama Bali-NTB-NTT akan bergerak dari konsep ke implementasi mulai 2026, melalui penyatuan promosi pariwisata, pembukaan jalur transportasi baru, serta penguatan perdagangan sebagai pondasi menuju kawasan yang lebih terhubung dan berdaya saing global.

 

Berita Terkait

Panitia Optimistis Shorinji Kempo Porprov XII Cetak Atlet Nasional, Hari Ketiga Berlangsung Sengit dan Sportif
Wagub NTB dan Bupati Dompu Hadir, Hari Ketiga Shorinji Kempo Porprov XII Makin Semarak
Ketua PERKEMI NTB Syamsuriansyah: Porprov Bukan Sekadar Rebut Medali, Tapi Merajut Persaudaraan
Di Tengah Dinamika Porprov, Ketua PERKEMI NTB Pilih Bangun Kebersamaan, Atlet hingga Wasit Dapat Saweran
Gubernur NTB Tegaskan Birokrasi Jangan Bergantung pada Pemimpin, Politisi Datang dan Pergi
UNRAM Siap Dukung Transformasi Sumbawa, Bupati Jarot Buka Suara
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 19 Orang dan Uang Ratusan Juta Diamankan, Diduga Terkait Proyek Pemkab
Ketua PERKEMI NTB Syamsuriansyah Siapkan Beasiswa Kuliah Gratis untuk Juara Shorinji Kempo Porprov NTB 2026
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:44 WIB

Panitia Optimistis Shorinji Kempo Porprov XII Cetak Atlet Nasional, Hari Ketiga Berlangsung Sengit dan Sportif

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:21 WIB

Wagub NTB dan Bupati Dompu Hadir, Hari Ketiga Shorinji Kempo Porprov XII Makin Semarak

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:35 WIB

Ketua PERKEMI NTB Syamsuriansyah: Porprov Bukan Sekadar Rebut Medali, Tapi Merajut Persaudaraan

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:07 WIB

Di Tengah Dinamika Porprov, Ketua PERKEMI NTB Pilih Bangun Kebersamaan, Atlet hingga Wasit Dapat Saweran

Senin, 20 Juli 2026 - 20:55 WIB

Gubernur NTB Tegaskan Birokrasi Jangan Bergantung pada Pemimpin, Politisi Datang dan Pergi

Berita Terbaru