Tak Ada Lagi Berangkat Bermodal Nekat, Gubernur Iqbal Pastikan PMI Hanya Berangkat Jika Lulus Sertifikasi Skill

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 11 November 2025 - 17:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menegaskan era pekerja migran asal NTB berangkat ke luar negeri hanya bermodal nekat kini resmi berakhir. Pemerintah Provinsi NTB menerapkan kebijakan ketat. PMI hanya akan diberangkatkan jika telah lulus sertifikasi keahlian sesuai kebutuhan negara tujuan, sebagai langkah meningkatkan daya saing dan keselamatan pekerja di Pasar Global.

SUMBAWAPOST.com| Mataram- Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan bahwa mulai ke depan, pengiriman tenaga kerja NTB ke luar Negeri hanya akan dilakukan bagi calon pekerja yang telah memiliki sertifikasi keahlian (skill verification) sesuai kebutuhan negara tujuan. Langkah ini menjadi komitmen baru NTB untuk memastikan tenaga kerjanya memiliki daya saing tinggi dan dihargai di pasar global.

“Selama ini kita hanya mengirim badan saja, tanpa dibarengi skill, sehingga tenaga kerja kita tidak memiliki daya saing,” tegasnya saat menerima audiensi tim Jepang terkait pelatihan dan pengiriman magang di Pendopo Gubernur, Rabu (5/11).

Baca Juga :  Rannya Minta Mahasiswa Universitas Gunung Rinjani Melek Politik

Gubernur menjelaskan bahwa NTB kini telah memiliki skill center yang terus dioptimalkan fungsinya untuk meningkatkan keterampilan (upskilling) tenaga kerja yang akan diberangkatkan ke luar negeri. Fasilitas ini disiapkan untuk memastikan calon pekerja memenuhi standar kualitas yang dibutuhkan, terutama untuk pasar Jepang.

Sebagai daerah pengirim tenaga kerja terbesar ketiga di Indonesia, Gubernur meminta negara-negara tujuan khususnya Jepang untuk memberikan kurikulum pelatihan yang sesuai kebutuhan. Dengan begitu, proses sertifikasi mulai dari kemampuan bahasa Jepang level dasar (N5) hingga dasar menengah (N4), termasuk sertifikasi Specified Skilled Worker (SSW) dengan menghadirkan tim penilai dari Jepang, bisa dilakukan langsung di NTB.

“Ini merupakan bagian dari keseriusan kami dalam meningkatkan skill tenaga kerja kita di NTB, baik dalam maupun luar negeri,” tegasnya.

Baca Juga :  Bukan MotoGP, Ini Barapan Kebo Kebanggaan ‘Tana’ Samawa, Sumer Payung Bergemuruh Sambut HUT Sumbawa ke-67

Pada tahun 2025, Jepang membuka peluang besar dengan menyediakan 100 ribu slot tenaga kerja Indonesia. Gubernur berharap NTB dapat mengambil kesempatan ini secara maksimal. Pemerintah, tambahnya, akan terus memberikan dukungan dan solusi atas setiap kendala sebagai bagian dari upaya memperkuat perekonomian masyarakat.

Lebih jauh, Gubernur juga menginstruksikan Balai Latihan Kerja (BLK) NTB yang melakukan pelatihan dan peningkatan keterampilan untuk menyusun konsep kerja yang lebih terarah. Dengan demikian, pemerintah dapat memberikan intervensi yang optimal untuk peningkatan mutu BLK yang ada saat ini.

“Saya minta BLK untuk menyusun konsep, sehingga ke depan dapat dilakukan intervensi baik oleh pemerintah maupun dari swasta,” tutupnya.

 

Berita Terkait

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat
Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri
TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram
Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan
Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita
Ribuan Warga Bima Padati UIN Mataram, Ketua RKBPL Dorong Ekonomi Mandiri Berbasis Gotong Royong
Qori Cilik Juara Internasional Tampil, Halalbihalal dan Pelepasan Jamaah Calon Haji RKB Pulau Lombok Kian Khusyuk
KONI NTB Rapatkan Barisan, Matangkan Slot Atlet dan Nomor Unggulan Jelang Porprov 2026
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 18:32 WIB

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat

Minggu, 19 April 2026 - 18:05 WIB

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 April 2026 - 15:13 WIB

TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram

Minggu, 19 April 2026 - 14:01 WIB

Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan

Minggu, 19 April 2026 - 13:24 WIB

Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita

Berita Terbaru

Terlihat Terduga Pelaku bersama Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan seorang ayah di Desa Tamansari, Lombok Barat.

Hukum & Kriminal

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 Apr 2026 - 18:05 WIB