DPD Imperium NTB Pasang Badan Dukung Kapolda: Laporkan Akun ‘Hamdin NTB,’ Demi Martabat Aktivis dan Etika Digital!

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 1 November 2025 - 14:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram-Gelombang dukungan moral dan intelektual datang dari Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Pemuda Pemerhati Hukum (DPD Imperium) Nusa Tenggara Barat (NTB) Ilham untuk Kapolda NTB, yang resmi melaporkan akun media sosial ‘Hamdin NTB’ atas dugaan pencemaran nama baik dan penghinaan. Langkah tersebut dinilai bukan hanya pembelaan pribadi, tetapi juga upaya menjaga kehormatan moral dan citra gerakan aktivis NTB dari serangan digital yang semakin brutal.

Imperium NTB menilai, tindakan akun tersebut telah mencederai esensi kebebasan berekspresi sebagaimana dijamin Pasal 28E ayat (3) UUD 1945.
Kebebasan menyampaikan pendapat, tegas mereka, harus dijalankan dengan tanggung jawab moral dan hukum, bukan dijadikan senjata untuk menyebar fitnah dan penghinaan.

“Kebebasan berpendapat adalah hak, tetapi hak itu berhenti ketika melanggar martabat orang lain. Kami menilai langkah Kapolda NTB sudah tepat bukan sekadar respon pribadi, melainkan bagian dari menjaga etika publik dan integritas ruang digital dari praktik destruktif yang menodai perjuangan sosial dan kemanusiaan,” tegas Ilham dalam pernyataan resminya yang diterima media ini. Sabtu (1/11/2025).

Baca Juga :  Pulihkan Sumbawa yang Gundul, Gubernur Iqbal Gandeng TNI Jadi Pasukan Hijau Penjaga Alam

Secara hukum, tindakan Kapolda NTB berpijak pada dasar kuat, yakni Pasal 27 ayat (3) jo. Pasal 45 ayat (3) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE, yang secara tegas melarang penyebaran informasi elektronik yang mengandung unsur penghinaan atau pencemaran nama baik.

Imperium NTB menilai, demokrasi yang sehat tidak bisa hidup di atas kebohongan dan fitnah. Ruang digital, kata Ilham, seharusnya menjadi arena dialektika intelektual dan moral, bukan medan reproduksi kebencian. Penyimpangan semacam itu hanya akan menurunkan kepercayaan publik terhadap gerakan sosial dan merusak reputasi aktivis yang selama ini dibangun melalui advokasi dan kerja kemanusiaan.

“Kita sedang menghadapi krisis moral digital, di mana kebebasan sering disalahartikan sebagai izin untuk menyerang. Demokrasi yang sehat membutuhkan rasionalitas publik dan etika wacana, bukan provokasi destruktif,” lanjutnya.

Baca Juga :  Gubernur NTB Miq Iqbal Dorong Majelis Taklim Jadi Motor Ekonomi Umat dan Senjata Lawan Kemiskinan

Selain mendukung langkah hukum Kapolda, Imperium NTB juga mendorong penegak hukum agar bertindak transparan, adil, dan proporsional, dengan tetap menjunjung tinggi prinsip due process of law sebagaimana ditegaskan dalam Pasal 1 ayat (3) UUD 1945 bahwa Indonesia adalah negara hukum.

Bagi Imperium NTB, dukungan ini bukan sekadar solidaritas kelembagaan, tetapi seruan moral untuk memulihkan etika ruang publik digital. Ruang maya, kata Ilham mereka, seharusnya kembali menjadi wadah edukasi, dialog kritis, dan pembangunan kesadaran sosial, bukan tempat menebar kebencian dan mencabik martabat orang lain.

“Langkah Kapolda NTB harus dilihat sebagai upaya menjaga marwah hukum dan integritas sosial di tengah derasnya arus ujaran kebencian. Kita semua punya tanggung jawab moral untuk melawan budaya fitnah,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Ini Daftar Lengkap Pemenang Puteri Anak Dan Puteri Remaja NTB 2026, Ajang Bergengsi Cetak Generasi Berkarakter
KPU NTB ‘Sekolahin’ Jajaran Lewat Class Menulis, KPU Kota Bima Jadi Kelas Perdana
14 Tahun Terbengkalai, YAPPIKA dan YISA Ambalawi Hadirkan Perpustakaan Baru di SDN Sowa, Wabup Bima Beri Apresiasi
YAPPIKA ActionAid dan YISA Ambalawi Sulap Perpustakaan Rusak Jadi Ruang Belajar Anak Bima
YAPPIKA ActionAid Bersama YISA Bongkar Rendahnya Literasi Siswa Bima, Program Sekolah Aman Jadi Solusi Nyata
Perpustakaan SDN Sowa Direvitalisasi, Jadi Ruang Tumbuh Baru Literasi Anak Pesisir Bima
Di Tengah Mandalika yang Mendunia, Warga Krisis Air Bersih dan Rumah Layak Huni, Sari Yuliati Turun Langsung
NTB Kebagian 30 Cabor PON 2028, Persiapan Dikebut: Tak Mau Sekadar Tuan Rumah, Targetkan Warisan Jangka Panjang
Berita ini 89 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 22:12 WIB

Ini Daftar Lengkap Pemenang Puteri Anak Dan Puteri Remaja NTB 2026, Ajang Bergengsi Cetak Generasi Berkarakter

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:40 WIB

KPU NTB ‘Sekolahin’ Jajaran Lewat Class Menulis, KPU Kota Bima Jadi Kelas Perdana

Senin, 11 Mei 2026 - 22:45 WIB

14 Tahun Terbengkalai, YAPPIKA dan YISA Ambalawi Hadirkan Perpustakaan Baru di SDN Sowa, Wabup Bima Beri Apresiasi

Senin, 11 Mei 2026 - 19:20 WIB

YAPPIKA ActionAid dan YISA Ambalawi Sulap Perpustakaan Rusak Jadi Ruang Belajar Anak Bima

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:34 WIB

YAPPIKA ActionAid Bersama YISA Bongkar Rendahnya Literasi Siswa Bima, Program Sekolah Aman Jadi Solusi Nyata

Berita Terbaru