Pulihkan Sumbawa yang Gundul, Gubernur Iqbal Gandeng TNI Jadi Pasukan Hijau Penjaga Alam

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 19 Oktober 2025 - 09:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Sumbawa Besar-Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) menegaskan komitmennya untuk berkolaborasi dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam program reboisasi dan penguatan sistem irigasi di Pulau Sumbawa. Upaya ini menjadi langkah strategis untuk mengatasi persoalan lingkungan dan pertanian yang selama ini menjadi tantangan utama di wilayah tersebut.

Gubernur NTB Dr. Lalu Muhamad Iqbal menyampaikan hal tersebut saat mendampingi Menteri Pertahanan RI, Menteri Kesehatan RI, dan Panglima TNI dalam kunjungan ke lokasi pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 835/Samota Yudha Bakti di Desa Kerekeh, Kecamatan Unter Iwis, Kabupaten Sumbawa Besar, Sabtu (18/10/2025).

Menurut Miq Iqbal, sapaan akrab gubernur, keberadaan batalyon ini tidak hanya akan memperkuat sistem pertahanan nasional, tetapi juga menjadi bagian penting dari pembangunan daerah, khususnya dalam sektor kesehatan, pertanian, dan pelestarian lingkungan.

Baca Juga :  Dikasih Kepercayaan Dibalas dengan Curian, Tukang Renovasi Asal Loteng Gasak Rumah Majikan Sendiri

“Salah satu persoalan besar di Pulau Sumbawa adalah kerusakan hutan akibat pembukaan lahan jagung. Hal ini menyebabkan banjir dan kerusakan infrastruktur setiap tahun,” ungkapnya.

Iqbal menambahkan, akibat kerusakan tersebut pemerintah harus mengeluarkan puluhan triliun rupiah untuk memperbaiki infrastruktur yang rusak, terutama di wilayah Bima dan Dompu.

Sebagai tindak lanjut, Pemprov NTB akan segera menggelar rapat koordinasi bersama seluruh pemerintah kabupaten/kota di Pulau Sumbawa guna menyusun rencana reboisasi terpadu bersama TNI dan masyarakat.

“Jika tidak segera diselesaikan, dampaknya akan semakin luas dan biaya perbaikan infrastruktur akan terus membengkak,” tegasnya.

Selain reboisasi, Gubernur Iqbal juga menyambut baik inisiatif TNI dalam mendukung pembangunan bendungan dan embung untuk memperkuat sistem irigasi pertanian. Ia menilai, pembangunan embung skala kecil lebih efektif dan efisien dibandingkan bendungan besar.

Baca Juga :  Makan Bergizi Gratis Program Prabowo Dilaksanakan Mulai Besok di Lombok Barat

“Embung lebih mudah dirawat dan biayanya bisa dicicil. Banyak bendungan yang sudah kita bangun, tetapi irigasinya belum optimal,” jelasnya.

Dalam hal pengelolaan alat dan mesin pertanian (Alsintan), Pemprov NTB kini menerapkan kebijakan baru agar pemanfaatannya lebih tepat sasaran.

“Sekarang strategi kami, menyerahkan Alsintan langsung kepada penyuluh, bukan lagi kepada Gapoktan. Alsintan bisa disewakan dengan harga murah dan hasilnya digunakan untuk biaya pemeliharaan,” tuturnya.

Sebagai bentuk sinergi nyata, Pemprov NTB dan Danrem 162/Wira Bhakti telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk memperkuat kerja sama pembangunan infrastruktur dengan dukungan personel TNI di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Langkah kolaboratif ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan lingkungan, memperkuat ketahanan pangan, dan memperluas peran TNI dalam pembangunan berkelanjutan di Pulau Sumbawa.

 

Berita Terkait

DPW PBB NTB Bantah Pembekuan, Sebut SK Cacat Hukum, Kepengurusan Nadirah Tetap Jalan
Sidang Gratifikasi DPRD NTB Disorot, TGH Najamudin Minta Gubernur dan Eks Sekda Dihadirkan sebagai Saksi 
Soal Dana Siluman DPRD NTB, TGH Najamudin Sebut Sumber Gratifikasi Justru dari Kebijakan Gubernur NTB
Sidang Dana ‘Siluman’ DPRD NTB Dinilai Melenceng, TGH Najamudin: Kasus Sudah Lari dari Substansi
Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat
Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri
TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram
Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan
Berita ini 104 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 15:33 WIB

DPW PBB NTB Bantah Pembekuan, Sebut SK Cacat Hukum, Kepengurusan Nadirah Tetap Jalan

Selasa, 21 April 2026 - 13:28 WIB

Sidang Gratifikasi DPRD NTB Disorot, TGH Najamudin Minta Gubernur dan Eks Sekda Dihadirkan sebagai Saksi 

Selasa, 21 April 2026 - 13:05 WIB

Soal Dana Siluman DPRD NTB, TGH Najamudin Sebut Sumber Gratifikasi Justru dari Kebijakan Gubernur NTB

Selasa, 21 April 2026 - 12:10 WIB

Sidang Dana ‘Siluman’ DPRD NTB Dinilai Melenceng, TGH Najamudin: Kasus Sudah Lari dari Substansi

Minggu, 19 April 2026 - 18:32 WIB

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat

Berita Terbaru