Robin Hood KW di Dompu: Naik Scoopy, Panahnya Nyasar ke Paha

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 16 September 2025 - 07:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Dompu- Aksi nekat seorang remaja di Dompu berakhir di tangan aparat. Tim Jatanras Polres Dompu bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Bada dan Bali 1 berhasil meringkus pelaku pemanahan yang sempat membuat warga resah.

Pelaku berinisial SD (17), seorang pelajar asal Lingkungan Mantro, Kelurahan Bada, Kecamatan Dompu, ditangkap pada Selasa (15/9/2025) dini hari sekitar pukul 01.00 WITA.

Insiden bermula Sabtu malam (13/9/2025) sekitar pukul 23.40 WITA. Saat itu, korban AR (16), pelajar asal Lingkungan Dorongao, Kelurahan Kandai Satu, tengah melintas di Jalan Raya Kareke bersama dua rekannya, AL dan RD. Tiba-tiba, SD bersama temannya, RK, datang menyalip dengan motor Scoopy abu-abu. Tanpa pikir panjang, SD meluncurkan anak panah dengan ketapel hingga mengenai paha kiri korban.

Baca Juga :  Segini Laporan Modal Kampanye Awal Tiga Paslon Pilgub NTB 2024, Terkaya Iqbal-Dinda, Termiskin Zul-Uhel

Korban langsung dilarikan ke rumah sakit, sementara pelaku kabur. Keluarga korban kemudian melapor ke Polres Dompu.

Tak butuh waktu lama, Tim Jatanras melakukan penyelidikan intensif. Meski sempat buron, pendekatan persuasif terhadap pihak keluarga akhirnya membuat SD menyerahkan diri dengan didampingi orang tuanya. Kini, ia resmi diamankan di Mapolres Dompu.

Baca Juga :  Forum Rakyat NTB Puji Polresta Mataram: Gerak Cepat Tumpas Preman Berkedok Debt Collector

Kasat Reskrim Polres Dompu AKP Asdidin, S.H. melalui Kasi Humas IPTU Nyoman Suardika membenarkan penangkapan itu.

“Benar, Tim Jatanras Polres Dompu telah mengamankan seorang remaja pelaku pemanahan yang mengakibatkan korban terluka di bagian paha kiri. Saat ini pelaku sudah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut. Polres Dompu berkomitmen memberantas tindak kriminal jalanan yang meresahkan masyarakat,” jelas IPTU Nyoman.

Ia menambahkan, orang tua diminta lebih ketat mengawasi pergaulan anak-anak mereka. Masyarakat pun diimbau segera melapor jika menemukan aksi kejahatan serupa.

 

Berita Terkait

Diduga Telantarkan Istri Usai Jadi Ajudan Bupati, Polisi di Bima Sepakat Cerai Usai Disidang
Hardiknas 2026, Guru PPPK Paruh Waktu di NTB Era Iqbal-Dinda Dapat Tambahan Insentif Rp500 Ribu
Dipaksakan dan Tak Sah, Subhan Bongkar Dugaan Kejanggalan Muscab PPP Dompu
PPP NTB Bergejolak, Marga Harun Sebut Muscab Dompu Tak Sah dan Bermasalah
Iqbal Libatkan Buruh di ‘Dapur Perda’, Skema PMI Disiapkan Putus Kemiskinan, Umi Dinda Ingatkan Ini
NTB ‘Sesak Napas,’ Badko HMI Bali-Nusra Bongkar Ketimpangan di Balik Mimpi Makmur Mendunia
Polisi di Bima Diduga Telantarkan Istri, Ajukan Cerai Usai Jadi Ajudan Bupati
Rinjani 100 Siap Digelar, 2.275 Pelari dari 38 Negara Bakal Taklukkan Gunung Rinjani
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:57 WIB

Diduga Telantarkan Istri Usai Jadi Ajudan Bupati, Polisi di Bima Sepakat Cerai Usai Disidang

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:23 WIB

Hardiknas 2026, Guru PPPK Paruh Waktu di NTB Era Iqbal-Dinda Dapat Tambahan Insentif Rp500 Ribu

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:55 WIB

Dipaksakan dan Tak Sah, Subhan Bongkar Dugaan Kejanggalan Muscab PPP Dompu

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:32 WIB

PPP NTB Bergejolak, Marga Harun Sebut Muscab Dompu Tak Sah dan Bermasalah

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:48 WIB

Iqbal Libatkan Buruh di ‘Dapur Perda’, Skema PMI Disiapkan Putus Kemiskinan, Umi Dinda Ingatkan Ini

Berita Terbaru