Forum Rakyat NTB Puji Polresta Mataram: Gerak Cepat Tumpas Preman Berkedok Debt Collector

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 11 Maret 2025 - 14:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Langkah cepat dan tegas Polresta Mataram dalam menangkap empat pelaku penganiayaan yang diduga debt collector brutal mendapat apresiasi penuh dari Forum Rakyat NTB. Aksi premanisme berkedok penagihan utang ini telah lama meresahkan warga, dan kepolisian akhirnya turun tangan untuk memberantasnya tanpa pandang bulu.

Dewan Pembina Forum Rakyat NTB, M. Fihirudin, menegaskan bahwa penangkapan para pelaku adalah bukti nyata bahwa Polresta Mataram tak memberi ruang bagi premanisme.

“Kami salut atas kinerja luar biasa Polresta Mataram, khususnya Kasatreskrim AKP Regi Halili dan jajarannya. Ini bukti bahwa polisi hadir untuk melindungi rakyat dan menjunjung tinggi keadilan,” tegas Fihirudin, Selasa 11 Maret 2025.

Baca Juga :  Mutasi Massal 392 Pejabat Eselon III dan IV di NTB, Gubernur Ingatkan: Kerja Pakai Hati, Jangan Masukkan ke Hati

Ia juga menyoroti bagaimana aksi para debt collector ini semakin brutal, bahkan tak segan menggunakan kekerasan untuk mencabut kendaraan warga. Menurutnya, tindakan polisi kali ini harus menjadi peringatan keras bagi siapa pun yang mencoba menjalankan praktik serupa.

Forum Rakyat NTB juga mendesak pihak kepolisian untuk terus bergerak menumpas premanisme hingga ke akar-akarnya dan memastikan bahwa setiap pelaku diproses hukum secara transparan.

Baca Juga :  Katanya Mendidik Akhlak, Ternyata Tergoda Syahwat: Ustadz Cabul di Lombok Barat Resmi Jadi Tersangka, Korban Terus Bertambah

“Polresta Mataram sudah membuktikan bahwa keamanan dan ketertiban adalah prioritas utama. Kami berharap para pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal agar ada efek jera,” tambahnya.

Tak hanya itu, Fihirudin juga mengajak seluruh masyarakat bersatu melawan premanisme dan mendukung penuh langkah-langkah kepolisian.

“Nusa Tenggara Barat harus tetap menjadi daerah yang aman dan nyaman. Kita semua punya peran dalam memastikan itu,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila
Dulu Terseok, Kini Ngebut Usai Utang Beres! RSUP NTB Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan
Hari Lahir Pancasila 2026 di NTB, Miq Iqbal Tegaskan Pancasila Adalah Jangkar Perdamaian Global
Sekolah Rakyat Pertama di Pulau Sumbawa Disiapkan di Bima, Jadi Harapan Baru Pemerataan Pendidikan NTB
KPU NTB Berkurban di Idul Adha, Agus Hilman: Yang Dinilai Bukan Dagingnya, Tapi Ketakwaannya
PKS NTB Sembelih 193 Hewan Kurban, Sebanyak 2.000 Paket Daging Dibagikan untuk Warga
Momentum Halal Bihalal Idul Adha, Harmoni Kepemimpinan Lombok Timur Tuai Apresiasi
Bahlil Lahadalia dan Sari Yuliati Salurkan Sapi Kurban untuk NTB, Golkar Potong Lima Ekor di Mataram
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 19:49 WIB

Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila

Senin, 1 Juni 2026 - 18:13 WIB

Dulu Terseok, Kini Ngebut Usai Utang Beres! RSUP NTB Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan

Senin, 1 Juni 2026 - 13:55 WIB

Hari Lahir Pancasila 2026 di NTB, Miq Iqbal Tegaskan Pancasila Adalah Jangkar Perdamaian Global

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:55 WIB

Sekolah Rakyat Pertama di Pulau Sumbawa Disiapkan di Bima, Jadi Harapan Baru Pemerataan Pendidikan NTB

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:04 WIB

KPU NTB Berkurban di Idul Adha, Agus Hilman: Yang Dinilai Bukan Dagingnya, Tapi Ketakwaannya

Berita Terbaru