PT GNE Hampir Pingsan, Gubernur Iqbal Kirim ‘Vitamin Rp 8 Miliar’ Biar Hidup Lagi

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 7 September 2025 - 01:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DIHANTAM tumpukan utang, kerugian usaha, dan blokir administrasi hukum,PT Gerbang NTB Emas (GNE) nyaris pinsan di ruang gawat darurat keuangan. Namun, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal memilih tak membiarkannya mati perlahan. Lewat APBD 2025, Pemprov NTB menyuntikkan vitamin Rp 8 miliar agar BUMD strategis produsen beton itu bisa bernafas lagi dan bangkit dari koma finansial.

SUMBAWAPOST.com, Mataram- Nasib PT Gerbang NTB Emas (GNE), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang sempat terpuruk akibat krisis keuangan, mulai menemukan titik terang. Pemerintah Provinsi NTB resmi memberikan penyertaan modal daerah (PMD) senilai Rp 8 miliar melalui APBD 2025 sebagai langkah penyelamatan.

Keputusan ini terungkap setelah Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyerahkan dokumen rancangan perubahan KUA-PPAS P-APBD 2025 kepada DPRD NTB, Rabu (3/9). Ketua Komisi III DPRD NTB, Sambirang Ahmadi, menyebut kebijakan ini sekaligus menjawab teka-teki publik tentang masa depan PT GNE.

“Dulu sempat muncul dugaan BUMD ini akan dibubarkan atau dilikuidasi karena utang yang menumpuk hingga puluhan miliar. Ternyata opsi penyelamatan melalui penyertaan modal dipilih,”ujar Sambirang, Jumat (5/9).

Baca Juga :  Upaya Pelestarian Alam dan Lingkungan, Pj Gubernur NTB Lepas Benih Ikan dan Tanam Pohon

PT GNE selama ini dibebani utang ke lembaga pembiayaan serta tunggakan pajak senilai miliaran rupiah. Data DPRD NTB mencatat, perusahaan ini menanggung Utang pajak sekitar Rp 5 miliar. Tunggakan pajak 2016–2017 sebesar Rp 3,13 miliar dan Utang pajak tahun 2020 mencapai Rp 2,87 miliar.

Tak berhenti di situ, pada 2024 lalu PT GNE juga menderita kerugian usaha mencapai Rp 3,37 miliar. Sementara itu, perusahaan yang berkantor pusat di Jalan Selaparang Nomor 60, Mayura, Cakranegara ini masih memiliki piutang usaha ke pihak ketiga sebesar Rp 8,95 miliar dan piutang lain-lain yang belum tertagih mencapai Rp 11,86 miliar.

“Ini artinya perusahaan mengalami miss management. Kebijakan operasional tidak berbasis sistem mitigasi risiko yang baik dan akurat,”jelas Sambirang.

Masalah PT GNE makin pelik setelah Administrasi Hukum Umum (AHU) yang dikeluarkan Ditjen AHU Kemenkumham terblokir sejak Desember 2023. Akibatnya, PT GNE tidak bisa melakukan aksi korporasi apa pun, termasuk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Baca Juga :  Gubernur Iqbal ‘Nyetrum’ Unram: Kalau Bali Punya Pantai, NTB Punya Energi

Dampaknya, pembagian dividen macet total, membuat perusahaan ini semakin sulit bernapas.

Melihat kondisi genting itu, DPRD NTB sempat menolak keras rencana Pemprov NTB untuk memberikan tambahan PMD. Namun, akhirnya Gubernur Iqbal memilih opsi penyelamatan lewat suntikan dana Rp 8 miliar.

“Secara prinsip ini harus didukung. Karena ini bagian dari ikhtiar menyelamatkan BUMD strategis. Saya dukung langkah gubernur untuk menyelamatkan PT GNE,”tegas Sambirang.

Dengan dana segar ini, PT GNE diharapkan mampu melunasi utang ke lembaga pembiayaan, membayar tunggakan pajak, dan menyelesaikan kewajiban perpajakan tahun 2016-2020. Sambirang menegaskan, langkah Gubernur Iqbal sudah tepat karena PT GNE merupakan salah satu BUMD strategis yang menopang pembangunan infrastruktur di NTB, terutama di bidang produksi beton.

 

Berita Terkait

Pemprov NTB Sambut Diskon Tiket 50 Persen MotoGP 2026, Gubernur: Mandalika Harus Jadi Kebanggaan Bersama
Catat! Ini Daftar Harga Tiket MotoGP Mandalika 2026, Warga NTB Dapat Diskon Hingga 50 Persen
Gubernur NTB Turun Langsung ke Arena Panjat Tebing, Ketua FPTI Nadirah Al-Habsyi: Jadi Suntikan Semangat Atlet
Gubernur NTB Pastikan Pemerintahan Lombok Barat Tetap Berjalan Meski Bupati Jadi Tersangka KPK
Panitia Optimistis Shorinji Kempo Porprov XII Cetak Atlet Nasional, Hari Ketiga Berlangsung Sengit dan Sportif
Gubernur NTB Soroti Kontribusi Koperasi Masih 1,7 Persen, Tata Kelola dan Kepercayaan Publik Jadi PR Besar
Gubernur NTB Ajak Koperasi Tinggalkan Dualisme, Saatnya Bertransformasi Jadi Badan Usaha Modern
Wagub NTB dan Bupati Dompu Hadir, Hari Ketiga Shorinji Kempo Porprov XII Makin Semarak
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 03:15 WIB

Pemprov NTB Sambut Diskon Tiket 50 Persen MotoGP 2026, Gubernur: Mandalika Harus Jadi Kebanggaan Bersama

Rabu, 22 Juli 2026 - 03:05 WIB

Catat! Ini Daftar Harga Tiket MotoGP Mandalika 2026, Warga NTB Dapat Diskon Hingga 50 Persen

Rabu, 22 Juli 2026 - 00:52 WIB

Gubernur NTB Turun Langsung ke Arena Panjat Tebing, Ketua FPTI Nadirah Al-Habsyi: Jadi Suntikan Semangat Atlet

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:24 WIB

Gubernur NTB Pastikan Pemerintahan Lombok Barat Tetap Berjalan Meski Bupati Jadi Tersangka KPK

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:44 WIB

Panitia Optimistis Shorinji Kempo Porprov XII Cetak Atlet Nasional, Hari Ketiga Berlangsung Sengit dan Sportif

Berita Terbaru