Dorong Budaya Pajak yang Adil dan Terbuka, Wagub NTB Umi Dinda Apresiasi Peluncuran Piagam Wajib Pajak

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 5 Agustus 2025 - 04:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, S.E., M.IP, yang akrab disapa Umi Dinda memberikan apresiasi tinggi terhadap peluncuran Taxpayers’ Charter atau Piagam Wajib Pajak, yang dinilainya sebagai langkah strategis dalam membangun sistem perpajakan yang lebih adil, transparan, dan berkeadilan sosial.

Hal itu disampaikan Wagub saat menghadiri peluncuran Piagam Wajib Pajak dan pembukaan Forum Konsultasi Publik 2025 yang digelar oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Nusa Tenggara, Selasa (5/8/2025).

“Piagam ini mencerminkan relasi timbal balik antara pemerintah dan masyarakat berlandaskan saling percaya, saling menghargai, dan tanggung jawab bersama dalam membangun negeri,” ujar Wagub dalam sambutannya.

Baca Juga :  BNN Bidik Tiga Gili: Lombok Utara Jadi Jalur Panas Peredaran Narkoba

Menurutnya, peluncuran piagam ini menandai komitmen nyata negara dalam menghadirkan layanan pajak yang profesional, berintegritas, dan inklusif, sekaligus menguatkan peran serta masyarakat sebagai mitra pembangunan.

Wagub menekankan bahwa pajak bukan sekadar kewajiban, tetapi juga bentuk gotong royong modern. Setiap rupiah yang disetor, katanya, akan kembali ke masyarakat dalam bentuk pembangunan dan kesejahteraan bersama.

“Pajak adalah investasi sosial. Dengan membayar pajak secara sadar dan tepat waktu, kita sedang menanam untuk masa depan bangsa,” tegas Umi Dinda.

Sebagai bagian dari komitmen mendorong kesadaran kolektif terhadap kewajiban pajak, Pemprov NTB juga telah meluncurkan Program Gebyar Diskon Pajak Kendaraan Bermotor Tahun 2025, yang berlaku mulai 1 Juli hingga 30 September. Program ini diharapkan mampu meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan kepatuhan pajak.

Baca Juga :  Tersengat Catatan BPK, Wagub NTB Umi Dinda: Jangan Cuma Manis-Manis, Nanti ‘Diabet’ Tata Kelola!

Dalam forum yang sama, Wakil Gubernur juga menyoroti pentingnya Forum Konsultasi Publik sebagai sarana dua arah antara pemerintah dan warga.

“Forum ini sangat penting sebagai ruang dialog terbuka. Di sinilah aspirasi, kritik, hingga solusi terbaik dapat ditemukan secara langsung dari masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap, hasil dari forum ini bisa menjadi dasar dalam perbaikan sistem layanan perpajakan, yang pada akhirnya akan memperkuat budaya pajak yang sehat dan berkelanjutan di Nusa Tenggara Barat.

 

Berita Terkait

Rinjani 100 Siap Digelar, 2.275 Pelari dari 38 Negara Bakal Taklukkan Gunung Rinjani
Proyek Jalan Lenangguar-Lunyuk, Dewan NTB Fakhruddin Rob Warning Keras: Target 20 Mei, Molor Siap Dipidanakan
DPR RI Mori Hanafi Turun Gunung, Soroti Bendungan Pelaparado yang Kritis dan Butuh Rp90 Miliar untuk 3.895 Hektare
Wali Kota Bima ‘Ngantor’ ke Jakarta, Jemput Proyek PUPR: Kota BISA Siap Disulap Lebih Kece
Stok Beras Gudang Bulog NTB Tembus 130 Ribu Ton, Aman untuk Kebutuhan hingga 2 Tahun
Dilaporkan Soal Sebar Nomor Gubernur NTB, Rohyatil Buka Fakta di Polda: Itu Bukan Data Pribadi
Pimpinan dan Anggota DPRD NTB Menyampaikan Ucapan Selamat Hari Otonomi Daerah XXX Tahun 2026
Satpol PP NTB ‘Berubah Haluan’ di HUT ke-76, Dari Penertiban ke Bazar Pangan Murah
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 16:11 WIB

Rinjani 100 Siap Digelar, 2.275 Pelari dari 38 Negara Bakal Taklukkan Gunung Rinjani

Selasa, 28 April 2026 - 16:00 WIB

Proyek Jalan Lenangguar-Lunyuk, Dewan NTB Fakhruddin Rob Warning Keras: Target 20 Mei, Molor Siap Dipidanakan

Selasa, 28 April 2026 - 15:15 WIB

DPR RI Mori Hanafi Turun Gunung, Soroti Bendungan Pelaparado yang Kritis dan Butuh Rp90 Miliar untuk 3.895 Hektare

Selasa, 28 April 2026 - 12:42 WIB

Wali Kota Bima ‘Ngantor’ ke Jakarta, Jemput Proyek PUPR: Kota BISA Siap Disulap Lebih Kece

Selasa, 28 April 2026 - 12:24 WIB

Stok Beras Gudang Bulog NTB Tembus 130 Ribu Ton, Aman untuk Kebutuhan hingga 2 Tahun

Berita Terbaru