Disambut Presean hingga Tenun Kembang Komak, Wapres Gibran Puji Desa Sade sebagai Surga Budaya NTB

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 3 Agustus 2025 - 13:42 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Lombok Tengah – Usai memantau harga dan stok pangan di Pasar Kebon Roek, Ampenan, Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka melanjutkan agenda kunjungan kerjanya ke Desa Adat Sade, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Sabtu (2/8/2025). Didampingi Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal dan jajaran Forkopimda, kunjungan ini menjadi momen penting untuk meresapi kekayaan budaya masyarakat Sasak.

Sesampainya di Desa Sade, Gibran disambut meriah oleh masyarakat adat. Ia tampak takjub dengan keunikan arsitektur rumah tradisional Sasak yang tetap mempertahankan bentuk aslinya yaitu lantai yang terbuat dari campuran tanah liat dan kotoran sapi yang terasa sejuk, serta atap alang-alang yang tahan terhadap panas.

Baca Juga :  Sari Yuliati Resmi Jadi Wakil Ketua DPR RI, Wakil NTB di Garda Depan Koordinasi Ekonomi dan Keuangan Nasional

Tak berhenti di situ, Wapres juga menyaksikan langsung proses pembuatan tenun khas Lombok, seperti motif kembang komak dan songket, yang dikerjakan secara manual menggunakan pewarna alami. Sebagai bentuk dukungan, Gibran membeli sejumlah produk kerajinan tangan warga, mulai dari gelang tradisional hingga lembaran kain tenun.

Kunjungan kemudian dilanjutkan dengan menyaksikan pertunjukan Presean, seni bela diri tradisional Sasak yang sarat nilai sportivitas dan persaudaraan. Gibran mengaku terkesan dengan upaya masyarakat Desa Sade yang mampu menjaga warisan leluhur secara konsisten di tengah arus modernisasi.

Baca Juga :  Kapolsek Kalimantan Turun Tangan Salurkan Air Bersih ke Warga Pujut Lombok Tengah 

“Pelestarian budaya seperti ini luar biasa. Tidak hanya menjaga identitas, tetapi juga bisa menjadi daya tarik wisata yang mendongkrak ekonomi masyarakat,” ungkapnya.

Kunjungan ini sekaligus menjadi penegasan bahwa kearifan lokal bukan sekadar peninggalan masa lalu, melainkan aset berharga yang dapat memperkuat posisi NTB sebagai pusat pariwisata budaya dan ekonomi kreatif di Indonesia.

 

Berita Terkait

Bukan Cuma MotoGP! ITDC dan MGPA Tembus 100 BUMN Terbaik, The Mandalika Makin Naik Kelas
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Raih Penghargaan Zakat Terbaik di Grand BAZNAS Awards 2026
NTB Berduka, Tuan Guru Bagu Berpulang: Ilmu dan Keteladanannya Jadi Warisan Umat
PWI Gandeng Lemhannas, Wartawan Diminta Waspadai Perang Kognitif di Era AI
Eks Kapolda NTB Hadi Gunawan Daftar Ketua Demokrat, 11 Surat Dukungan Diverifikasi
Garuda NTB Desak Kejari Buka Alasan SP3 Kasus Bidikmisi UMMAT
HUT ke-81, Iqbal Sentil Pembangunan Lombok Tengah: Jangan Cuma Hebat Tiga Hari Saat MotoGP
Jalan Rusak di Bima Ditimbun Polisi, Dinas PU NTB Sebut Perbaikan Oktober dari APBD-P
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:48 WIB

Bukan Cuma MotoGP! ITDC dan MGPA Tembus 100 BUMN Terbaik, The Mandalika Makin Naik Kelas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Raih Penghargaan Zakat Terbaik di Grand BAZNAS Awards 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:10 WIB

NTB Berduka, Tuan Guru Bagu Berpulang: Ilmu dan Keteladanannya Jadi Warisan Umat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:17 WIB

PWI Gandeng Lemhannas, Wartawan Diminta Waspadai Perang Kognitif di Era AI

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Eks Kapolda NTB Hadi Gunawan Daftar Ketua Demokrat, 11 Surat Dukungan Diverifikasi

Berita Terbaru