Main Jadi Maut, Pelajar Dompu Tewas Ditembak Sahabat yang Lagi Bercanda

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 4 Mei 2025 - 02:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Dompu– Insiden tragis mengguncang Desa Nowa, Kecamatan Woja. Seorang remaja laki-laki berinisial IKB (17) dilaporkan tewas setelah tertembak senapan angin jenis PCP pada Sabtu (3/5) sekitar pukul 18.50 Wita, di Dusun Mpuri, Desa Bakajaya.

Menurut keterangan resmi Kapolsek Woja IPTU M. Norkurniawan melalui Kasi Humas Polres Dompu, pelaku penembakan adalah SA (15), seorang pelajar SMP yang masih memiliki hubungan pertemanan dengan korban.

Peristiwa berawal saat korban dan pelaku berangkat bersama dari Dusun Dermaga menuju rumah kakak pelaku, Wahyudin, di Bakajaya. Setibanya di sana, pelaku melihat senapan PCP milik kakaknya tergeletak di ruang tamu. Tanpa pikir panjang, senapan itu diambil dan dibawa keluar rumah.

Baca Juga :  Bawa Kabur dan Gadaikan Motor, Rames Asal KLU Diringkus Polisi 

Diduga sedang bercanda, SA lalu mengarahkan senjata ke arah dada kanan korban yang saat itu sedang bermain ponsel. Pelatuk pun ditekan — tembakan mematikan pun meluncur. Peluru mimis bersarang di tubuh IKB yang langsung terjatuh sambil mengerang kesakitan.

Melihat korban terluka parah, pelaku panik dan segera meminta bantuan warga sekitar. Korban dilarikan ke Puskesmas Dompu Barat menggunakan angkutan umum, namun berdasarkan keterangan saksi, IKB sudah tak bernyawa dalam perjalanan. Tim medis kemudian memastikan korban meninggal dunia.

Kapolsek Woja langsung memerintahkan anggotanya bergerak cepat mengamankan pelaku dan barang bukti ke Polres Dompu untuk proses hukum lebih lanjut. “Tindakan cepat kami lakukan untuk mencegah gejolak di masyarakat dan memastikan proses hukum berjalan adil dan transparan,” tegas IPTU Norkurniawan.

Baca Juga :  Dituduh Perkosa, Korban Ngaku Aman Sentosa-Jaksa Tetap Tuntut Pimpinan Ponpes di Loteng 19 Tahun

Untuk mencegah konflik susulan, Polsek Woja bersama Sat Intelkam juga melakukan pendekatan persuasif kepada keluarga korban dan tokoh masyarakat, mengantisipasi potensi aksi balas dendam atau penyebaran informasi yang menyesatkan.

Kasus ini menjadi tamparan keras terkait minimnya pengawasan terhadap kepemilikan senjata, bahkan senapan angin sekalipun. “Kami mengimbau warga yang memiliki senapan angin agar lebih bijak dalam menyimpannya. Jangan biarkan senjata berada dalam jangkauan anak-anak atau remaja,” imbuh Kapolsek.

Hingga saat ini, situasi di Desa Nowa dilaporkan aman dan kondusif. Aparat akan terus mengedepankan pendekatan preventif demi menjaga stabilitas wilayah.

 

 

Berita Terkait

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat
Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri
TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram
Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan
Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita
Ribuan Warga Bima Padati UIN Mataram, Ketua RKBPL Dorong Ekonomi Mandiri Berbasis Gotong Royong
Qori Cilik Juara Internasional Tampil, Halalbihalal dan Pelepasan Jamaah Calon Haji RKB Pulau Lombok Kian Khusyuk
KONI NTB Rapatkan Barisan, Matangkan Slot Atlet dan Nomor Unggulan Jelang Porprov 2026
Berita ini 85 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 18:32 WIB

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat

Minggu, 19 April 2026 - 18:05 WIB

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 April 2026 - 15:13 WIB

TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram

Minggu, 19 April 2026 - 14:01 WIB

Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan

Minggu, 19 April 2026 - 13:24 WIB

Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita

Berita Terbaru

Terlihat Terduga Pelaku bersama Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan seorang ayah di Desa Tamansari, Lombok Barat.

Hukum & Kriminal

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 Apr 2026 - 18:05 WIB