DPRD Sumbawa Soroti Kisruh Elpiji 3 Kg: Harga Tak Sesuai HET, Pemda dan Pertamina Diminta Bertindak Tegas

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 3 Mei 2025 - 11:07 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Sumbawa – Polemik kelangkaan dan mahalnya gas Elpiji 3 kilogram di Kabupaten Sumbawa kembali memanas. Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa menggelar rapat dengar pendapat (hearing) pada Jumat (2/5) yang memperlihatkan kegelisahan serius wakil rakyat terhadap amburadulnya distribusi gas bersubsidi tersebut.

Rapat yang berlangsung di ruang pimpinan DPRD itu menghadirkan sejumlah pihak penting: perwakilan PT Pertamina, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan, Kabag Perekonomian dan SDA Setda Sumbawa, serta Camat Alas. Dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II, I Nyoman Wisma, S.IP, diskusi berjalan panas dan penuh kritik.

Harga Melambung, Sub Penyalur Lepas Kendali

Para legislator dengan tegas menyoroti ketimpangan harga Elpiji 3 kg yang tak sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET). Mereka menuding lemahnya pengawasan, khususnya di tingkat sub penyalur, sebagai biang kerok kekacauan ini. Alih-alih menjadi penolong rakyat kecil, gas subsidi justru jadi ladang permainan harga yang merugikan.

Baca Juga :  96 Mahasiswa UGM Bongkar 16 Persoalan Lombok Tengah, dari Mandalika hingga Bendungan Batujai

Empat Tindakan Tegas: DPRD Tak Main-Main

Rapat itu menghasilkan empat poin rekomendasi penting:

1. Perketat Pengawasan – Pemda diminta tak tinggal diam. Pengawasan dari agen, pangkalan, hingga sub penyalur harus diperketat. Tujuannya jelas: harga Elpiji sesuai HET, rakyat kecil tak lagi jadi korban.

2. Segera Atur Sub Penyalur – DPRD mendorong lahirnya regulasi harga di tingkat sub penyalur. Koordinasi dengan Kementerian ESDM dianggap krusial untuk mencegah permainan harga liar.

3. Libatkan Camat dan Kades – Pengawasan harus menyentuh akar rumput. Camat dan kepala desa diminta aktif mengontrol distribusi, termasuk menindak tegas pangkalan nakal seperti di Desa Baru.

Baca Juga :  UAS Kagum pada Pemimpin NTB: Gubernur Iqbal Termasuk Golongan Pemimpin Adil yang Dinaungi Safa’at

4. Pertamina Diminta Evaluasi dan Tambah Pangkalan – PT Pertamina didesak memperbarui data dan memperluas jaringan pangkalan agar distribusi gas bersubsidi benar-benar merata dan tepat sasaran.

DPRD Siap Kawal, Rakyat Jangan Dibohongi

Komisi II menegaskan komitmennya untuk terus mengawal distribusi gas Elpiji 3 kg agar tak dijadikan komoditas spekulatif oleh oknum tak bertanggung jawab. “Kami tidak akan tinggal diam. Rakyat kecil harus dilindungi,” tegas Ketua Komisi II, I Nyoman Wisma.

Kisruh Elpiji ini menjadi peringatan keras bahwa kebutuhan pokok rakyat tak boleh dijadikan ladang bisnis semata. Semua pihak, dari pemerintah daerah hingga BUMN, diminta bertanggung jawab-sebelum gejolak harga berubah jadi gejolak sosial.

Berita Terkait

Gubernur NTB di Forum Dunia: Ekonomi Kreatif Tak Cukup Tumbuhkan Angka, Rakyat Harus Sejahtera
Sekda NTB Tegaskan Aset Daerah Bukan Milik Pribadi, Pemprov Siapkan Rencana Aksi
KPK Beri Peringatan ke Pemprov NTB: Saatnya Berbenah, Bukan Sekadar Rapat
Operasi Narkoba di Hiburan Malam Senggigi: 21 Orang Positif, Sabu dan 23 Butir Inex Disita
Sumbawa Produksi 650 Ribu Ton Jagung, Limbahnya Dibidik Jadi Produk Kerajinan Bernilai Ekonomi
PSOI NTB Optimistis Bidik Emas di PON 2028, Kejurnas Jadi Ajang Ukur Kekuatan Lawan
Atlet PSOI NTB Torehkan Prestasi di Kejurnas dan LSI Bali, Ini Daftar Nama dan Peraih Medali
Atlet PSOI NTB Bronson Meydi Borong Emas di Kejurnas dan Liga Surfing Indonesia di Bali
Berita ini 231 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:10 WIB

Gubernur NTB di Forum Dunia: Ekonomi Kreatif Tak Cukup Tumbuhkan Angka, Rakyat Harus Sejahtera

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:06 WIB

Sekda NTB Tegaskan Aset Daerah Bukan Milik Pribadi, Pemprov Siapkan Rencana Aksi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:38 WIB

KPK Beri Peringatan ke Pemprov NTB: Saatnya Berbenah, Bukan Sekadar Rapat

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:40 WIB

Operasi Narkoba di Hiburan Malam Senggigi: 21 Orang Positif, Sabu dan 23 Butir Inex Disita

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:08 WIB

Sumbawa Produksi 650 Ribu Ton Jagung, Limbahnya Dibidik Jadi Produk Kerajinan Bernilai Ekonomi

Berita Terbaru