Lulusan SMK NTB Banyak Nganggur, Gubernur Iqbal Punya Resep Baru: Sekolah Ala Militer, Plus Taburan Kejujuran

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 15 April 2025 - 14:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. Lalu Muhamad Iqbal, meresmikan Kelas United Tractors (UT) School di SMKN 6 Mataram pada Selasa (15/4). Kelas ini merupakan program pelatihan reguler mekanik alat berat kedua di NTB setelah sebelumnya diluncurkan di Sumbawa.

Peresmian ini dilakukan bersama Direktur UT School, Edhie Sarwono, sebagai bagian dari komitmen UT dalam mendukung pendidikan vokasi yang berbasis industri.

“Hari ini, Alhamdulillah, Pak Edhie memenuhi janjinya meluncurkan UT School di Lombok, setelah sebelumnya hadir di Sumbawa,” ujar Gubernur dalam sambutannya.

Gubernur Iqbal menyoroti tingginya angka pengangguran dari lulusan SMK di NTB. Ia menilai, salah satu penyebab utama adalah kurangnya keterkaitan antara kurikulum SMK dengan kebutuhan dunia industri.

“Selama ini, SMK kita dibangun berdasarkan intuisi, bukan berdasarkan data statistik,” tegasnya.

Baca Juga :  Nyawa Dipertaruhkan, Status Masih Tak Jelas - 74 Persen Petugas Damkar NTB Bukan ASN

Ia juga menyinggung peluang besar yang terbuka akibat fenomena “aging society” di berbagai negara maju seperti Jepang, Korea, Taiwan, dan sejumlah negara Eropa. Namun, peluang tersebut belum bisa dimanfaatkan secara optimal karena minimnya tenaga kerja muda Indonesia yang tersertifikasi secara internasional.

“Oleh karena itu, kita harus membalik logika dalam menyusun kurikulum SMK. Mulai dari kebutuhan hilir, standar sertifikasinya apa, baru kita siapkan dari hulu. Inilah yang ingin saya internalisasikan di NTB,” jelasnya.

Kehadiran UT School diharapkan dapat melahirkan lulusan SMK yang terampil, bersertifikasi, dan memiliki karakter serta kedisiplinan yang sesuai dengan tuntutan dunia kerja.

Dalam mendukung pembentukan karakter siswa, Pemprov NTB juga akan membentuk kantin kejujuran di SMA dan SMK. “Tidak perlu dijaga. Biarkan siswa belajar jujur dengan membayar sesuai harga. Tahun pertama mungkin banyak yang hilang, tapi itu bagian dari proses. Nanti akan kita subsidi,” ucap Gubernur.

Baca Juga :  Jelang HUT NTB Ke-66, Pemprov Gelar Gerakan Pangan Murah

Tak hanya itu, Pemprov NTB juga berencana menjalin kerja sama dengan TNI untuk meningkatkan kedisiplinan siswa SMK.

“Ke depan, kita akan mencoba MoU dengan TNI untuk membina kedisiplinan siswa, seperti yang dilakukan UT School,” tambahnya.

Menutup sambutannya, Gubernur menyampaikan apresiasi kepada UT School atas komitmen dan kontribusinya, serta mengajak untuk merancang program jangka panjang guna membangun warisan berkelanjutan bagi NTB.

“Mari kita tidak berhenti di sini. Saya mengundang UT School untuk duduk bersama merancang kontribusi jangka panjang. Kita bangun legacy yang bisa dinikmati masyarakat NTB, tidak hanya hari ini, tapi 10 hingga 15 tahun ke depan,” tutupnya.

 

Berita Terkait

Jalan Soromandi Bima Masuk Prioritas IJD 2026, Rp48 Miliar Bersumber dari APBN
Disorot HMI dan DPRD, Pemprov NTB Buka Suara: Jalan Soromandi Masuk IJD 2026, Rp48 Miliar Disiapkan
HMI Sorot Jalan Bima-Dompu, Anggota Komisi IV DPRD NTB Dae Leo Angkat Bicara
Tiga Desa Pasang ‘Benteng Adat’ di Hutan Sesaot, Gubernur Miq Iqbal Perkuat Zona Merah
Warga Jadi ‘Pasukan Infanteri’ Jaga Hutan Sesaot, Gubernur NTB Iqbal: Zona Merah Tak Boleh Disentuh
Hanura NTB Dipacu Menatap 2029, Rio Capella: Musuh Paling Besar Partai Itu Kemalasan
Hanura NTB Bidik Kursi DPRD di 3 Daerah Ini pada Pemilu 2029, Ternyata Ini Alasannya
Hanura NTB Siap ‘Pasang Papan Nama’ di Tiap Desa
Berita ini 70 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:13 WIB

Jalan Soromandi Bima Masuk Prioritas IJD 2026, Rp48 Miliar Bersumber dari APBN

Rabu, 2 September 2026 - 10:46 WIB

Disorot HMI dan DPRD, Pemprov NTB Buka Suara: Jalan Soromandi Masuk IJD 2026, Rp48 Miliar Disiapkan

Rabu, 2 September 2026 - 09:45 WIB

HMI Sorot Jalan Bima-Dompu, Anggota Komisi IV DPRD NTB Dae Leo Angkat Bicara

Rabu, 2 September 2026 - 07:16 WIB

Tiga Desa Pasang ‘Benteng Adat’ di Hutan Sesaot, Gubernur Miq Iqbal Perkuat Zona Merah

Rabu, 2 September 2026 - 05:33 WIB

Warga Jadi ‘Pasukan Infanteri’ Jaga Hutan Sesaot, Gubernur NTB Iqbal: Zona Merah Tak Boleh Disentuh

Berita Terbaru