Usai Bertemu Gubernur, Ketua PSOI NTB Nurbaya Serukan Kolaborasi Damai dan Perbaikan Infrastruktur Wisata Ekas

Avatar

- Jurnalis

Senin, 23 Juni 2025 - 14:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) NTB, Nurbaya, menyampaikan hasil pertemuan dan silaturahmi dengan Gubernur NTB Dr. Lalu Muhamad Iqbal yang diwakili Lalu Faozal selaku asisten II yang turut membahas dinamika di kawasan wisata Ekas pascaviralnya video Bupati Lombok Timur beberapa waktu lalu.

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana kondusif dan kekeluargaan itu menyoroti beberapa poin penting, mulai dari penataan kawasan wisata, dukungan terhadap pelaku olahraga air, hingga pentingnya perbaikan infrastruktur dasar.

“Beberapa poin telah dibicarakan dan bisa disepakati oleh rekan-rekan PSOI Lombok Tengah, kecuali soal tamu menginap, karena itu bukan kewenangan mereka untuk mengatur,” ujar Nurbaya, Senin (23/06).

Baca Juga :  Polisi Dalami Peran 9 Terduga Pelaku Narkoba di Kumbe, Jaringan Peredaran Masih Dikembangkan

Ia menambahkan, dari aspirasi yang disampaikan, Ketua PSOI Loteng Damar meminta agar fasilitas dan infrastruktur kawasan segera ditingkatkan untuk menunjang aktivitas pariwisata dan olahraga, khususnya surfing. Namun ditegaskan, pertemuan ini belum menghasilkan keputusan formal, melainkan menjadi ruang awal komunikasi dan klarifikasi bersama.

PSOI NTB, lanjut Nurbaya, menyarankan agar komunikasi tetap dijaga dan organisasi olahraga seperti PSOI Lombok Timur dan PSOI Lombok Tengah tetap dilibatkan dalam proses kebijakan daerah, terutama yang bersentuhan langsung dengan aktivitas mereka. “Selebihnya, soal pembangunan infrastruktur dan lainnya adalah tanggung jawab pemerintah, termasuk dalam konteks peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ujarnya.

Baca Juga :  Honorer 518 Tolak Pesangon, Minta Diakomodir Kembali dalam APBD Perubahan NTB

Sementara itu, Ketua PSOI Lombok Timur, Ozzi Saputra, menyambut positif jalannya komunikasi antarwilayah. Ia menilai, PSOI Lotim dan Loteng sudah berada dalam posisi yang sama-sama ingin menjaga situasi tetap tenang dan produktif.

“Saya kira komunikasi antar lembaga sudah mulai terjalin baik. Tinggal bagaimana pelaku usaha dan komunitas lokal seperti boatmen di Ekas juga ikut diajak bicara, karena mereka punya kepentingan yang sama dalam pengembangan kawasan ini,” tutur Ozzi.

Ia berharap seluruh elemen tetap saling mendukung demi kemajuan bersama. “Terkhusus kepada PSOI Lotim dan PSOI Loteng, kami berharap terus saling support. Semoga semua berjalan lancar, saling berbagi, dan saling menguntungkan,” tutupnya.

Berita Terkait

Jalan Soromandi Bima Masuk Prioritas IJD 2026, Rp48 Miliar Bersumber dari APBN
Disorot HMI dan DPRD, Pemprov NTB Buka Suara: Jalan Soromandi Masuk IJD 2026, Rp48 Miliar Disiapkan
HMI Sorot Jalan Bima-Dompu, Anggota Komisi IV DPRD NTB Dae Leo Angkat Bicara
Tiga Desa Pasang ‘Benteng Adat’ di Hutan Sesaot, Gubernur Miq Iqbal Perkuat Zona Merah
Warga Jadi ‘Pasukan Infanteri’ Jaga Hutan Sesaot, Gubernur NTB Iqbal: Zona Merah Tak Boleh Disentuh
Hanura NTB Dipacu Menatap 2029, Rio Capella: Musuh Paling Besar Partai Itu Kemalasan
Hanura NTB Bidik Kursi DPRD di 3 Daerah Ini pada Pemilu 2029, Ternyata Ini Alasannya
Hanura NTB Siap ‘Pasang Papan Nama’ di Tiap Desa
Berita ini 195 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:13 WIB

Jalan Soromandi Bima Masuk Prioritas IJD 2026, Rp48 Miliar Bersumber dari APBN

Rabu, 2 September 2026 - 10:46 WIB

Disorot HMI dan DPRD, Pemprov NTB Buka Suara: Jalan Soromandi Masuk IJD 2026, Rp48 Miliar Disiapkan

Rabu, 2 September 2026 - 09:45 WIB

HMI Sorot Jalan Bima-Dompu, Anggota Komisi IV DPRD NTB Dae Leo Angkat Bicara

Rabu, 2 September 2026 - 07:16 WIB

Tiga Desa Pasang ‘Benteng Adat’ di Hutan Sesaot, Gubernur Miq Iqbal Perkuat Zona Merah

Rabu, 2 September 2026 - 05:33 WIB

Warga Jadi ‘Pasukan Infanteri’ Jaga Hutan Sesaot, Gubernur NTB Iqbal: Zona Merah Tak Boleh Disentuh

Berita Terbaru