Polsek Ambalawi Gerebek Arena Sabung Ayam, Para Penjudi Kabur Kocar-Kacir

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 23 Maret 2025 - 17:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Bima – Di tengah kekhusyukan ibadah Ramadan, aksi perjudian sabung ayam di Dusun Pasir Putih, Desa Nipa, Kecamatan Ambalawi, Kabupaten Bima, mendadak berakhir ricuh. Polsek Ambalawi Polres Bima Kota yang dipimpin langsung oleh Kapolsek IPTU Muhdar, membubarkan aktivitas ilegal tersebut pada Minggu, 23 Maret 2025.

Penggerebekan ini dilakukan setelah adanya laporan dari masyarakat yang resah dengan keberadaan arena judi sabung ayam di wilayah mereka.

Saat polisi tiba di lokasi, para pelaku yang menyadari kedatangan petugas langsung melarikan diri, meninggalkan arena perjudian dalam keadaan kosong. Meski begitu, aparat berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya tiga ekor ayam aduan, satu gulung karpet biru, satu terpal hijau, dan satu gulung spon yang digunakan sebagai alas arena sabung ayam. Barang bukti tersebut langsung dimusnahkan di tempat sebagai bentuk ketegasan pihak kepolisian dalam memberantas praktik perjudian.

Baca Juga :  Inilah 5 Tersangka Dugaan Korupsi di Kabupaten Dompu, Termasuk Mantan Kadis

Kapolsek Ambalawi menegaskan bahwa tindakan ini merupakan bagian dari komitmen Polres Bima Kota dalam memberantas segala bentuk perjudian, terutama di bulan suci Ramadhan.

Baca Juga :  Meriah dan Penuh Keakraban, Open House Lebaran Wagub NTB Umi Dinda di Bima Disambut Antusias Masyarakat

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak terlibat dalam aktivitas perjudian, terutama di bulan Ramadhan. Selain melanggar hukum, praktik ini juga meresahkan dan bertentangan dengan nilai-nilai sosial serta keagamaan,” ujar Kapolsek Muhdar.

Polsek Ambalawi juga meminta masyarakat untuk terus berperan aktif dalam melaporkan segala bentuk aktivitas ilegal yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban di lingkungan mereka.

 

Berita Terkait

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat
Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri
TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram
Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan
Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita
Ribuan Warga Bima Padati UIN Mataram, Ketua RKBPL Dorong Ekonomi Mandiri Berbasis Gotong Royong
Qori Cilik Juara Internasional Tampil, Halalbihalal dan Pelepasan Jamaah Calon Haji RKB Pulau Lombok Kian Khusyuk
KONI NTB Rapatkan Barisan, Matangkan Slot Atlet dan Nomor Unggulan Jelang Porprov 2026
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 18:32 WIB

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat

Minggu, 19 April 2026 - 18:05 WIB

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 April 2026 - 15:13 WIB

TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram

Minggu, 19 April 2026 - 14:01 WIB

Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan

Minggu, 19 April 2026 - 13:24 WIB

Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita

Berita Terbaru

Terlihat Terduga Pelaku bersama Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan seorang ayah di Desa Tamansari, Lombok Barat.

Hukum & Kriminal

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 Apr 2026 - 18:05 WIB