NTB Siapkan 37 Dapur Umum untuk Program Makan Bergizi Gratis

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 12 Februari 2025 - 11:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram- Dalam rangka untuk mensukseskan program politik Presiden Prabowo Subianto yakni Makan Bergizi Gratis (MBG), Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyiapkan  37 dapur umum yang sudah tersebar di 10 Kabupaten/Kota di NTB.

“Sudah ada 38 dapur penyelenggara untuk program MBG ini, yang mengundurkan diri satu, berarti 37 dapur umum penyelenggara program MBG. Kemudian untuk melihat kondisi lapangan, kita upayakan kungker ke dapur umum yang tersebar,” kata Sekda NTB yang akrab disapa Miq Gita, hal itu disampaikan saat memimpin rapat kesamaan pandangan, analisa dan evaluasi atas pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG). Rapat Koordinasi tersebut dihadiri oleh Forkopimda lingkup NTB di ruang rapat Anggrek Setda NTB. Rabu, (12/02/25).

Baca Juga :  Desa Sadar Pajak: Jurus NTB Bangun Budaya Taat Pajak dan Dongkrak PAD

Selain itu, Miq Gite menegaskan, rapat ini dilaksanakan semata ingin menghadirkan kesamaan pandangan, dan bagaimana langkah Forkopimda NTB dalam memaksimalkan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Iya, lewat rapat ini kita bersinergi dalam rangka melaksanakan program MBG, dan tercapai sesuai harapan bersama,” papar Sekda.

Miq Gita juga menambahkan, Mendagri telah mengeluarkan edaran untuk tujuh kegiatan daerah yg harus dilakukan. Salah satu diantaranya adalah program makan bergizi gratis.

“Tegas Mendagri Tito Karnavian bahwa partisipasi pemerintah daerah dalam MBG akan tingkatkan elektabilitas dan kesehatan anak,” jelas mantan Penjabat Gubernur NTB periode 2022-2023 ini.

Baca Juga :  Hendri Satrio Sebut Bang Zul Dipercaya Prabowo Lanjutkan Pembangunan di NTB

Seirama dengan Sekda, Kabinda NTB mengatakan, untuk dapur umum di NTB itu terdaftar sudah 37 dapur umum dan sudah 17 yang menyatakan kesiapan.

“Untuk owner dapur umum yang tersebar di 10 Kabupaten/kota masih menggunakan dana atau anggaran pribadi,” ungkap perwakilan Kabinda NTB.

Oleh karena itu lanjutnya, perlu sinergi dan kolaborasi serta kesiapan yang matang agar apa yang menjadi program makan bergizi gratis ini mendapatkan hasil yang luar biasa di NTB.

“Saya harap setelah giat ini, kita bisa langsung akselerasi bersama dilapangan, guna memastikan segala yang diperlukan,” harapnya.

Berita Terkait

Kasus BGN Belum Tuntas, KAHMI NTB Minta Prabowo Tekan Tombol ‘Pause’ Program MBG
10 Ribu Rumah BSPS untuk NTB, Wagub Umi Dinda Ingatkan: Data Harus Valid, Bantuan Tak Boleh Nyasar
Kangkung Lombok Diproyeksikan Jadi Ikon Agrowisata dan Produk Unggulan Berkelas Nasional
DPKP NTB Gandeng Kemenkum Perkuat Perlindungan Indikasi Geografis Kangkung Lombok
Keluar dari Zona Merah Stunting Tak Mudah, Ini Kendala yang Dihadapi Pemkab Lotim
Lotim dan KLU Masih Zona Merah Stunting, Wagub NTB dan TP PKK Turun Tangan
TNI dan Warga Kompak Bangun Jembatan Aramco di Lombok Utara di Tengah Minimnya Dukungan
BKN Restui Perombakan Besar Birokrasi NTB, Jabatan ASN Berbasis Kompetensi Bukan Kedekatan
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 15:49 WIB

Kasus BGN Belum Tuntas, KAHMI NTB Minta Prabowo Tekan Tombol ‘Pause’ Program MBG

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:05 WIB

10 Ribu Rumah BSPS untuk NTB, Wagub Umi Dinda Ingatkan: Data Harus Valid, Bantuan Tak Boleh Nyasar

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:21 WIB

Kangkung Lombok Diproyeksikan Jadi Ikon Agrowisata dan Produk Unggulan Berkelas Nasional

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:10 WIB

DPKP NTB Gandeng Kemenkum Perkuat Perlindungan Indikasi Geografis Kangkung Lombok

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:47 WIB

Keluar dari Zona Merah Stunting Tak Mudah, Ini Kendala yang Dihadapi Pemkab Lotim

Berita Terbaru