Wujudkan Indonesia Emas 2045, Inilah 4 Poin Kerjasama Kampus se-NTB dengan Pemprov

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 9 Januari 2025 - 11:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Dalam rangka untuk mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas terwujudnya Indonesia Emas 2045, Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB perkuat kerjasama dengan Perguruan Tinggi di seluruh wilayah NTB.

Penjabat (Pj) Gubernur NTB, Hassanudin mengapresiasi keberadaan Perguruan Tinggi di tengah-tengah masyarakat yang menjadi pusat keunggulan akademik yang mampu bersaing sekaligus berkontribusi menghadirkan SDM yang cerdas, adaptif dan berkarakter.

“Sebagaimana tantangan yang saat ini kita hadapi ialah bagaimana mewujudkan Indonesia Emas 2045,” ungkap Hassanudin saat menghadiri Ramah Tamah dan Penyerahan Dokumen Kesepakatan Bersama Terkait Dengan Telah Dilakukan Penandatanganan Kesepakatan Bersama Dengan beberapa Perguruan Tinggi di Provinsi NTB di pendopo gubernur, Rabu 08 Januari 2025.

Selain itu, Pemerintah Provinsi NTB mendukung penuh pengembangan SDM baik dalam pendidikan formal maupun non-formal. Beberapa program strategis yang telah dijalankan oleh Pemerintah Provinsi NTB, diantaranya Beasiswa NTB, Rumah Bahasa dan Edufair.

Baca Juga :  Hasil Evaluasi Kemendagri: Anggaran Stunting APBD-P NTB 2025 Habis untuk Makan dan Biaya Rapat

Kerjasama tersebut juga mendukung pembangunan daerah berbasis ilmu pengetahuan dan inovasi. indikator pendidikan berperan besar dalam mewujudkan Indonesia Emas. Dengan penciptaan ilmu pengetahuan baru melalui riset dan development akan menghasilkan berbagai inovasi yang menjadi penggerak perekonomian berkelanjutan dan berkualitas.

Hassanudin pun berharap Perguruan Tinggi senantiasa mendorong keterampilan generasi muda, dan melakukan berbagai riset dan inovasi yang dibutuhkan di masyarakat. Perguruan Tinggi menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

“Pemerintah Provinsi NTB membutuhkan keterlibatan multipihak, salah satunya adalah instansi pendidikan dalam merumuskan strategi dan solusi yang efektif dan efesien,” harapnya

Baca Juga :  Pj Gubernur NTB Hassanudin Resmi Tandatangani Perda RPJPD 2025-2045

Adapun beberapa ruang lingkup kerjasama yang telah dirumuskan meliputi;

1. Mendukung program pembangunan daerah melalui kajian ilmiah,
2. Meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di NTB,
3. Mengembangkan inovasi berbasis teknologi tepat guna yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, dan
4. Melakukan kolaborasi riset untuk menciptakan solusi atas berbagai tantangan pembangunan.

Sementara itu, Kepala BRIDA NTB Lalu Suryadi menjelaskan pemerintah Provinsi NTB telah mengembangkan program 1000 cendekia atau beasiswa NTB yang dihajatkan untuk mendorong kualitas SDM NTB yang berkualitas.

“Dampak dari beasiswa NTB memberikan dampak yang positif bagi kualitas pendidikan, berbagai inovasi juga terus meningkat,” ungkapnya.

Berita Terkait

Kangkung Lombok Diproyeksikan Jadi Ikon Agrowisata dan Produk Unggulan Berkelas Nasional
DPKP NTB Gandeng Kemenkum Perkuat Perlindungan Indikasi Geografis Kangkung Lombok
Keluar dari Zona Merah Stunting Tak Mudah, Ini Kendala yang Dihadapi Pemkab Lotim
Lotim dan KLU Masih Zona Merah Stunting, Wagub NTB dan TP PKK Turun Tangan
TNI dan Warga Kompak Bangun Jembatan Aramco di Lombok Utara di Tengah Minimnya Dukungan
BKN Restui Perombakan Besar Birokrasi NTB, Jabatan ASN Berbasis Kompetensi Bukan Kedekatan
Asyik Nongkrong di Lapangan Karijawa, Dua Pemuda Dompu Diamankan Polisi, Ternyata Ini Penyebabnya
Karya Jurnalistik dan Fotografi Jadi Penutup Porwada PWI NTB 2026, Ini Daftar Pemenang Terbaik
Berita ini 73 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:21 WIB

Kangkung Lombok Diproyeksikan Jadi Ikon Agrowisata dan Produk Unggulan Berkelas Nasional

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:10 WIB

DPKP NTB Gandeng Kemenkum Perkuat Perlindungan Indikasi Geografis Kangkung Lombok

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:47 WIB

Keluar dari Zona Merah Stunting Tak Mudah, Ini Kendala yang Dihadapi Pemkab Lotim

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:54 WIB

Lotim dan KLU Masih Zona Merah Stunting, Wagub NTB dan TP PKK Turun Tangan

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:41 WIB

TNI dan Warga Kompak Bangun Jembatan Aramco di Lombok Utara di Tengah Minimnya Dukungan

Berita Terbaru