Fenomena Baru di Kabupaten Bima, Rakyat Biayai Kampanye Calon Bupati 01 Ady-Irfan

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 24 November 2024 - 08:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Bima- Kabupaten Bima mencatat sejarah baru dalam pelaksanaan pemilihan kepala daerah. Pada Pilkada 2024, pasangan calon bupati nomor urut 1, Ady-Irfan, menjadi sorotan publik setelah masyarakat secara sukarela mengeluarkan biaya pribadi untuk mengkampanyekan pasangan tersebut. Fenomena ini menjadi perbincangan hangat di berbagai media sosial, di mana masyarakat terlihat bergotong royong memasang spanduk, baliho, hingga menyelenggarakan acara dukungan secara mandiri.

Menurut Ardiansyah, Koordinator Nasional Politik (NasPol) NTB, peristiwa ini merupakan refleksi dari kejenuhan masyarakat terhadap dinasti politik keluarga “istana” yang telah memimpin Kabupaten Bima selama lebih dari dua dekade.

“Selama 20 tahun terakhir, masyarakat tidak melihat adanya perubahan signifikan di Kabupaten Bima. Faktor ini menjadi pemicu utama munculnya gerakan masyarakat untuk mendukung calon pemimpin alternatif seperti Ady-Irfan,” jelas Ardiansyah. dalam keterangan yang diterima media ini, Minggu 24 November 2024.

Baca Juga :  Pemuda Sayang-Sayang Nyolong Minyak Goreng dan Parfum di Pagi Buta, Polsek Mataram Langsung Sikat

Selain itu, Ardiansyah menyoroti buruknya tata kelola birokrasi yang semakin memperburuk situasi.

“Selama ini, jabatan strategis di pemerintahan dikuasai oleh keluarga dekat Hj. Indah Damayanti Putri. Hal ini menciptakan ketidakpuasan luas di kalangan masyarakat, karena birokrasi yang terkesan tertutup dan tidak profesional,” tambahnya.

Pasangan Ady-Irfan dianggap membawa harapan baru bagi masyarakat Kabupaten Bima, sehingga kata Ardiansyah, dengan latar belakang yang bersih dari konflik dinasti politik, keduanya menawarkan visi dan program yang lebih inklusif dan berorientasi pada kemajuan daerah.

Baca Juga :  Bukan Jual Kue, Tiga Wanita di Bima Kepergok Dagang Ribuan Pil Tramadol dan THD

Ardiansyah menilai, bahwa Gerakan sukarela masyarakat ini disebut-sebut sebagai bentuk protes terhadap sistem politik lama yang dianggap gagal membawa kesejahteraan.

“Ini adalah bentuk perlawanan damai rakyat Bima. Mereka tidak lagi hanya menjadi objek politik, tetapi subjek yang aktif memperjuangkan perubahan,” terang Ardiansyah.

Fenomena ini mencerminkan dinamika baru dalam demokrasi lokal Indonesia, di mana rakyat menunjukkan peran aktif dan kesadaran tinggi dalam memilih pemimpin yang benar-benar mereka percaya.

“Pilkada 2024 di Kabupaten Bima diprediksi akan menjadi momen penting yang akan menentukan arah pembangunan daerah di masa depan,”ujarnya.

 

Berita Terkait

IMM NTB Tolak Kenaikan Harga BBM, Desak Pemerintah Kaji Ulang Kebijakan
Agam Rinjani dan Panji Petualang Ditolak Datang ke Rinjani, Tokoh Pemuda dan Ormas Lombok Timur Beberkan Alasannya
Bank NTB Syariah Kembali Salurkan KUR, Pemprov NTB: Bukan Sekadar Kredit, Tapi Harapan Baru bagi UMKM
Kapal Nelayan Hantam Karang di Gili Banta, 5 Kru Selamat Dievakuasi Sat Polairud Polres Bima Kota
Bank NTB Syariah Kembali Salurkan KUR Setelah 8 Tahun Vakum, Siapkan Rp40 Miliar untuk UMKM dan PMI
Akademisi UNBIM Soroti Lemahnya Aspek Sosiologis Perda, DPRD Kabupaten Bima Diajak Susun Regulasi yang Menjawab Kebutuhan Masyarakat
DPRD Kabupaten Bima Gandeng UNBIM untuk ‘Sekolah’ di Mataram, Perkuat Kapasitas Kawal Pembangunan
DPRD Kabupaten Bima Sekolah di Mataram, Biar Makin Jago Kawal Anggaran dan Pembangunan Daerah
Berita ini 77 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 11:48 WIB

IMM NTB Tolak Kenaikan Harga BBM, Desak Pemerintah Kaji Ulang Kebijakan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:06 WIB

Agam Rinjani dan Panji Petualang Ditolak Datang ke Rinjani, Tokoh Pemuda dan Ormas Lombok Timur Beberkan Alasannya

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:43 WIB

Bank NTB Syariah Kembali Salurkan KUR, Pemprov NTB: Bukan Sekadar Kredit, Tapi Harapan Baru bagi UMKM

Sabtu, 20 Juni 2026 - 06:50 WIB

Kapal Nelayan Hantam Karang di Gili Banta, 5 Kru Selamat Dievakuasi Sat Polairud Polres Bima Kota

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:35 WIB

Bank NTB Syariah Kembali Salurkan KUR Setelah 8 Tahun Vakum, Siapkan Rp40 Miliar untuk UMKM dan PMI

Berita Terbaru