Di Kantor DPRD NTB, KPK Ingatkan Jangan Sampai Korupsi Dimulai Dalam Pikiran Saat Menyusun Anggaran

Avatar

- Jurnalis

Senin, 7 Oktober 2024 - 12:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Ketua Satuan Tugas Pencegahan KPK, Dian Patria mengatakan, pihaknya mendorong agar pemerintah provinsi terus melakukan inovasi regulasi untuk pencegahan.

“Potensi korupsi selalu ada. Dengan fungsi pengawasan yang dimiliki DPRD kita bisa bersama sama melakukannya”, ujar Dian Patria saat kegiatan Sosialisasi Pencegahan Korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia di ruang rapat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, Senin, 7 Oktober 2024.

Baca Juga :  Jelang HBKN, Gubernur NTB Instruksikan TPID Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Harga Pangan

“Dalam upaya pencegahan, jangan sampai korupsi sudah dimulai sejak dalam pikiran saat menyusun perencanaan anggaran,”terangnya.

Oleh karena itu dalam berbagai kasus, KPK melakukan pencegahan ofensif dengan mendorong perubahan regulasi atau moratorium sampai dengan pelibatan media dan publik.

“Begitupula dalam fungsi fasilitasi dan mediasi, joint monitoring untuk kepatuhan perizinan dan pemegang izin, supervisi dan koordinasi hingga penegakan sanksi dan pelaporan penyimpangan kepada penegak hukum,”pungkasnya.

Baca Juga :  Ruang Tamu Jadi TKP, 1,82 Gram Shabu Gagalkan Langkah Dua Pria di Bima

Komitmen penyelenggara pemerintahan harus berlandaskan moral dalam pelayanan masyarakat.

“Berbagai regulasi terkait pencegahan korupsi sudah dilakukan sejak 2011 sehingga penguatan komitmen harus dilandaskan pada komitmen moral penyelenggara dan menjalankan amanah dengan sebaik baiknya”, tegas Sekretaris Daerah Nusa Tenggara Barat, Drs HL Gita Ariadi, MSi.

Berita Terkait

Kangkung Lombok Diproyeksikan Jadi Ikon Agrowisata dan Produk Unggulan Berkelas Nasional
DPKP NTB Gandeng Kemenkum Perkuat Perlindungan Indikasi Geografis Kangkung Lombok
Keluar dari Zona Merah Stunting Tak Mudah, Ini Kendala yang Dihadapi Pemkab Lotim
Lotim dan KLU Masih Zona Merah Stunting, Wagub NTB dan TP PKK Turun Tangan
TNI dan Warga Kompak Bangun Jembatan Aramco di Lombok Utara di Tengah Minimnya Dukungan
BKN Restui Perombakan Besar Birokrasi NTB, Jabatan ASN Berbasis Kompetensi Bukan Kedekatan
Asyik Nongkrong di Lapangan Karijawa, Dua Pemuda Dompu Diamankan Polisi, Ternyata Ini Penyebabnya
Karya Jurnalistik dan Fotografi Jadi Penutup Porwada PWI NTB 2026, Ini Daftar Pemenang Terbaik
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:21 WIB

Kangkung Lombok Diproyeksikan Jadi Ikon Agrowisata dan Produk Unggulan Berkelas Nasional

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:10 WIB

DPKP NTB Gandeng Kemenkum Perkuat Perlindungan Indikasi Geografis Kangkung Lombok

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:47 WIB

Keluar dari Zona Merah Stunting Tak Mudah, Ini Kendala yang Dihadapi Pemkab Lotim

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:54 WIB

Lotim dan KLU Masih Zona Merah Stunting, Wagub NTB dan TP PKK Turun Tangan

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:41 WIB

TNI dan Warga Kompak Bangun Jembatan Aramco di Lombok Utara di Tengah Minimnya Dukungan

Berita Terbaru