Jelang HBKN, Gubernur NTB Instruksikan TPID Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Harga Pangan

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 11 Februari 2026 - 11:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi bersama TPID dan perangkat daerah untuk menjaga stabilitas harga pangan menjelang HBKN.

Gubernur NTB memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi bersama TPID dan perangkat daerah untuk menjaga stabilitas harga pangan menjelang HBKN.

SUMBAWAPOST.com| Mataram-  Menjelang perayaan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) meningkatkan langkah pengendalian inflasi daerah.

Upaya tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Provinsi NTB yang digelar Rabu (11/2/2025) dan dibuka langsung oleh Gubernur NTB Dr.  Lalu Muhamad Iqbal.

Rapat koordinasi ini dihadiri Plt. Kepala Dinas terkait, didampingi fungsional Bidang PHSPP, bersama unsur perangkat daerah dan pemangku kepentingan lainnya. Forum ini menjadi sarana konsolidasi untuk memperkuat strategi pengendalian harga kebutuhan pokok di tengah meningkatnya permintaan masyarakat menjelang HBKN.

Gubernur NTB menegaskan pentingnya peran Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dalam menjaga stabilitas harga dan keterjangkauan bahan pokok bagi masyarakat. Ia menekankan agar seluruh unsur TPID memperkuat komitmen pelayanan publik dengan melibatkan pelaku usaha dan stakeholder terkait dalam memastikan kelancaran distribusi dan ketersediaan pangan.

Baca Juga :  Senator Mirah Semprot KemenPKP: Stop Pusat-Minded, Saatnya Daerah Ambil Kendali Soal Perumahan!

“Stabilitas harga pangan harus dijaga. TPID diharapkan bekerja sama dengan semua pihak agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi menjelang HBKN,” ujar Gubernur.

Gubernur juga mendorong pemerintah daerah agar lebih aktif melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) serta melakukan inspeksi mendadak (sidak) pasar secara berkala.

Baca Juga :  WOW! Gubernur Kaget, Lobar Baru 40 Hari Sudah Ngasih Bukti, Bukan Janji-janji Manis

Langkah ini efektif untuk mengantisipasi lonjakan harga sekaligus mencegah praktik perdagangan yang merugikan konsumen. Selain itu, kerja sama antar daerah dengan wilayah sentra produksi disebut sebagai strategi penting untuk menjaga keseimbangan pasokan.

Gubernur menekankan pengendalian distribusi keluar daerah terhadap komoditas tertentu yang berpotensi menjadi penyumbang inflasi, “agar harga di tingkat lokal tetap stabil,”pesannya.

Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Provinsi NTB berharap pengendalian inflasi dapat dilaksanakan secara terintegrasi dan berkelanjutan, sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga dan kebutuhan pangan menjelang HBKN dapat terpenuhi dengan baik.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Dituding Dana NTBCare Rp31 Miliar Mengalir ke Pribadi, Bang Zul Buka Suara: Ini Keterlaluan, Audit Saja
Aklamasi Tanpa Lawan, Hartati Nahkodai Kohati HMI Bima 2026-2027, Begini Proses Penetapannya
Gubernur Iqbal Resmikan Pusat Informasi Geopark Rinjani, Tegaskan Status UNESCO Tanpa Kompromi, Ini Alasannya
Diduga Telantarkan Istri Usai Jadi Ajudan Bupati, Polisi di Bima Sepakat Cerai Usai Disidang
Hardiknas 2026, Guru PPPK Paruh Waktu di NTB Era Iqbal-Dinda Dapat Tambahan Insentif Rp500 Ribu
Dipaksakan dan Tak Sah, Subhan Bongkar Dugaan Kejanggalan Muscab PPP Dompu
PPP NTB Bergejolak, Marga Harun Sebut Muscab Dompu Tak Sah dan Bermasalah
Iqbal Libatkan Buruh di ‘Dapur Perda’, Skema PMI Disiapkan Putus Kemiskinan, Umi Dinda Ingatkan Ini
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 20:15 WIB

Dituding Dana NTBCare Rp31 Miliar Mengalir ke Pribadi, Bang Zul Buka Suara: Ini Keterlaluan, Audit Saja

Senin, 4 Mei 2026 - 19:24 WIB

Aklamasi Tanpa Lawan, Hartati Nahkodai Kohati HMI Bima 2026-2027, Begini Proses Penetapannya

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:58 WIB

Gubernur Iqbal Resmikan Pusat Informasi Geopark Rinjani, Tegaskan Status UNESCO Tanpa Kompromi, Ini Alasannya

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:57 WIB

Diduga Telantarkan Istri Usai Jadi Ajudan Bupati, Polisi di Bima Sepakat Cerai Usai Disidang

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:23 WIB

Hardiknas 2026, Guru PPPK Paruh Waktu di NTB Era Iqbal-Dinda Dapat Tambahan Insentif Rp500 Ribu

Berita Terbaru