Rencana Beasiswa 10 Ribu Ke Dalam dan Luar Negeri Zul-Uhel, Ini Sumber Duitnya

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 7 Agustus 2024 - 10:32 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Program beasiswa luar negeri menjadi salah satu program unggulan Zulkieflimansyah di periode sebelumnya. Kini Zulkieflimansyah kembali melanjutkannya, bahkan kuotanya ditambah jadi 10 ribu cendekia ketika nanti terpilih kembali menjadi Gubernur  NTB 2024-2029 yang saat ini maju berpasangan dengan Suhaili.

Inilah sumber Keuangan dan cara pembiayaan Rencana Beasiswa 10 Ribu Ke Dalam dan Luar Negeri oleh pasangan Bakal Calon Gubernur NTB Zulkieflimansyah-Suhaili (Zul-Uhel).

Oleh; Mada Gandhi, Tokoh Pulau Sumbawa 

Pidato deklarasi Zul-Uhel bakal calon gubernur NTB 2024-2029 bersama PKS di Mataram 4 Agustus lalu berencana melanjutkan program beasiswa yang sukses pada periode pertama. Tak tanggung-tanggung dari 5000 menjadi 10 ribu orang. Pertanyaannya dari mana duitnya dan bagaimana caranya?

Realisasi beasiswa periode sebelumnya tercatat 5000-an orang terdiri dari 1000 ke luar negeri dan sisanya dalam negeri. Tadinya hanya menargetkan 1000 orang dengan tagline 1000 cendikia.

Saya menanyakan ini kepada Dr. Zulkieflimansyah, pada tanggal 7 Agustus 2024 bakal calon gubernur NTB apakah ini cuma gimmic politik untuk menarik dukungan. Lalu bagaimana evaluasi program ini sebelumnya ? Melalui saluran telepon bersedia menjelaskan.

Baca Juga :  Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 19 Orang dan Uang Ratusan Juta Diamankan, Diduga Terkait Proyek Pemkab

Pada dasarnya hitungannya sederhana. Di atas kertas lebih dari mampu jika semua pihak menganggap investasi pada manusia melalui pendidikan sesuatu yang sangat penting. Sumbernya ada empat, yang selama ini belum maksimal dilakukan:

Pertama dari APBD provinsi, Kedua, APBD masing-masing daerah kabupaten/kota, ketiga pokir anggota dewan dan keempat CSR perusahaan swasta. Setiap daerah kabupaten/kota mengalokasikan dari APBD untuk mengirimkan siswa terbaik yang telah diseleksi di daerah masing-masing. Total dari 4 sumber tersebut akan terkumpul 14.000/5 tahun. Hitungannya begini:

Bahwa rata-rata biaya sekolah per orang hingga selesai Rp 5 milyar/100 orang. Di negara tertentu bahkan ada yang lebih murah dengan kwalitas lulusan yang baik. Apakah semua diarahkan ke luar negeri? Tentu tidak, pengalaman sebelumnya justru 1 berbanding 5.

Periode lalu menggunakan APBD Provinsi, menurut Dr. Zul, komposisinya 5000 beasiswa termasuk luar negeri 1000 orang. Mencoba menggunakan asumsi yang sama dari sebelumnya kali ini ditambah dengan 3 sumber lain yang belum digarap periode lalu.

Baca Juga :  APBD NTB Disorot, Belanja Operasional Tembus 77,81 Persen, Pegawai di Atas 31 Persen

Kedua bersumber dari APBD Kabupaten/kota. Tidak semua daerah punya kemampuan APBD yang sama, maka diambil asumsi rata-rata 70/orang/tahun di kali lima tahun akan menjadi 3.500 orang.

Beasiswa yang bersumber dari pokok pikiran (pokir) dewan tanpa mengurangi hak yang sudah ada dengan cara menambah alokasi beasiswa. Jumlah anggota Dewan Periode 2024 s/d 2029 sebanyak 450 orang. Jika masing-masing membiayai 3 orang dari dapil masing-masing maka dalam setahun akan mencapai 1.350 orang. Dalam 5 tahun menjadi 6.750.

Adapun beasiswa yang bersumber dari Corpotare Social Responsibility/CSR perusahaan serta dana Program Pemberdayaan Masyarakat/PPM yang beroperasi di NTB dengan asumsi 500 orang per tahun, maka tak kurang dari 2.500 orang yang terbantu.

Dengan demikian dari ke 4 sumber tersebut tidak kurang dari 14 ribu beasiswa yang dapat disalurkan. Secara teknis dapat dibagi komposisi dalam dan luar negeri sesuai dengan kebutuhan dan kondisi.

Informasi lebih lengkap tentang beasiswa NTB melalui official web https://beasiswa.ntbprov.go.id/

Berita Terkait

Lima Pembalap Dunia Sambangi Sekolah di Mandalika
Aktivis Kritik Berujung Tersangka, Pemuda Sasak Sentil Gubernur NTB: Rakyat Harus Diam?
MotoGP Mandalika, 160 Tenaga Medis Siaga, 12 Ambulans dan Helikopter Disiapkan
Enam Produk Unggulan NTB Siap Nembus Pasar Ekspor Lewat TEI 2026
Mori Hanafi Kembali Maju, Daftar Sebagai Calon Ketua KONI NTB 2026-2030
Marc Marquez Sebut Mandalika Seperti Rumah Kedua, Ribuan Warga Sambut Parade MotoGP di Mataram
Lombok Dipilih Jadi Lokasi Studi PHOTON Internasional untuk Cegah TBC
Kapolda NTB Kerahkan 2.678 Personel Amankan MotoGP Mandalika 2026
Berita ini 156 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:53 WIB

Lima Pembalap Dunia Sambangi Sekolah di Mandalika

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Aktivis Kritik Berujung Tersangka, Pemuda Sasak Sentil Gubernur NTB: Rakyat Harus Diam?

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:27 WIB

MotoGP Mandalika, 160 Tenaga Medis Siaga, 12 Ambulans dan Helikopter Disiapkan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:42 WIB

Enam Produk Unggulan NTB Siap Nembus Pasar Ekspor Lewat TEI 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:50 WIB

Mori Hanafi Kembali Maju, Daftar Sebagai Calon Ketua KONI NTB 2026-2030

Berita Terbaru

Lima pembalap Moto2 dan Moto3 Berinteraksi dan Berbagi Inspirasi dengan Siswa SDN 2 Kuta Mandalika, Lombok Tengah, NTB, Kamis (8/10/2026).

Olahraga

Lima Pembalap Dunia Sambangi Sekolah di Mandalika

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:53 WIB

Kepala Disperindag NTB H. Lalu Wiranata Bersama Tim Mematangkan Persiapan Enam Mitra Binaan NTB Yang Akan Mengikuti TEI 2026.

Bisnis & Ekonomi

Enam Produk Unggulan NTB Siap Nembus Pasar Ekspor Lewat TEI 2026

Kamis, 8 Okt 2026 - 13:42 WIB