Polda NTB Terjunkan Anjing Pelacak Deteksi Bahan Peledak Di Sirkuit MXGP 2024

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 29 Juni 2024 - 13:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPost, Mataram – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) melakukan sterilisasi kawasan sirkuit ex Bandara Selaparang dengan menurunkan anjing pelacak dari unit K9 Direktorat Samapta Polda NTB

“Hal itu dilakukan dalam rangka memastikan situasi di areal sirkuit ex Bandara Selaparang tempat berlangsungnya Event MXGP Lombok 2024 steril dari Handak (bahan peledak) atau bahan berbahaya lainnya,”ungkap Kepala Bidang Humas Polda NTB Kombes Pol. Rio Indra Lesmana SIK., sesaat setelah kegiatan berlangsung. Sabtu 29 Juni 2024.

Baca Juga :  Gubernur NTB Tegaskan Komitmen Program MBG, Serap 31.509 Tenaga Kerja Lokal dalam 10 Bulan

Menurutnya, pengecekan keadaan di kawasan Sirkuit MXGP ini merupakan upaya antisipasi adanya gangguan keamanan khususnya bahan-bahan peledak yang nantinya dapat menimbulkan ketidak nyamanan pengunjung serta mengancam keselamatan baik penyelenggara, peserta maupun para penonton.

“Jadi kita pastikan seluruh kawasan sirkuit steril dari bahan berbahaya, maka dilakukan sterilisasi dengan menggunakan anjing pelacak dari unit K9 Ditsamapta Polda NTB,” ucapnya.

Baca Juga :  Merah Putih Berkibar Kencang, Semangat Patriotisme Mengguncang Mataram: Gubernur Miq Iqbal Tegaskan Ini Kunci Bertahan di Era Global

Langkah-langkah seperti ini merupakan upaya menjamin keamanan dan keselamatan orang terutama yang berada di dalam sirkuit. Disamping itu pengamanan dalam bentuk lainnya juga tetap dilakukan oleh personil gabungan yang terlibat dalam Ops Selaparang Gatari 2024.

“Kita berharap event MXGP akan berlangsung lancar, sukses dan aman sehingga citra baik NTB sebagai tuan rumah penyelenggara dapat dirasakan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Kangkung Lombok Diproyeksikan Jadi Ikon Agrowisata dan Produk Unggulan Berkelas Nasional
DPKP NTB Gandeng Kemenkum Perkuat Perlindungan Indikasi Geografis Kangkung Lombok
Keluar dari Zona Merah Stunting Tak Mudah, Ini Kendala yang Dihadapi Pemkab Lotim
Lotim dan KLU Masih Zona Merah Stunting, Wagub NTB dan TP PKK Turun Tangan
TNI dan Warga Kompak Bangun Jembatan Aramco di Lombok Utara di Tengah Minimnya Dukungan
BKN Restui Perombakan Besar Birokrasi NTB, Jabatan ASN Berbasis Kompetensi Bukan Kedekatan
Asyik Nongkrong di Lapangan Karijawa, Dua Pemuda Dompu Diamankan Polisi, Ternyata Ini Penyebabnya
Karya Jurnalistik dan Fotografi Jadi Penutup Porwada PWI NTB 2026, Ini Daftar Pemenang Terbaik
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:21 WIB

Kangkung Lombok Diproyeksikan Jadi Ikon Agrowisata dan Produk Unggulan Berkelas Nasional

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:10 WIB

DPKP NTB Gandeng Kemenkum Perkuat Perlindungan Indikasi Geografis Kangkung Lombok

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:47 WIB

Keluar dari Zona Merah Stunting Tak Mudah, Ini Kendala yang Dihadapi Pemkab Lotim

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:54 WIB

Lotim dan KLU Masih Zona Merah Stunting, Wagub NTB dan TP PKK Turun Tangan

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:41 WIB

TNI dan Warga Kompak Bangun Jembatan Aramco di Lombok Utara di Tengah Minimnya Dukungan

Berita Terbaru