Gubernur NTB Tegaskan Komitmen Program MBG, Serap 31.509 Tenaga Kerja Lokal dalam 10 Bulan

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 5 Februari 2026 - 19:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyampaikan arahan saat Rapat Koordinasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama Badan Gizi Nasional dan jajaran Pemprov NTB di Mataram, Rabu (4/2/2026).

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyampaikan arahan saat Rapat Koordinasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama Badan Gizi Nasional dan jajaran Pemprov NTB di Mataram, Rabu (4/2/2026).

SUMBAWAPOST.com|Mataram- Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan komitmen penuh Pemerintah Provinsi NTB dalam mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai program prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto.

Penegasan tersebut disampaikan saat menghadiri Rapat Koordinasi Program MBG bersama Badan Gizi Nasional (BGN), Forkopimda, serta Satuan Tugas Percepatan MBG kabupaten/kota se-NTB di Mataram, Rabu (4/2/2026).

Rapat koordinasi ini turut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTB sebagai bentuk dukungan sektor hulu pangan terhadap keberlanjutan program MBG.

Dalam arahannya, Gubernur Iqbal menyampaikan bahwa Program MBG tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga memberikan dampak ekonomi signifikan bagi daerah. Dalam kurun waktu sekitar 10 bulan pelaksanaan, program ini telah menyerap 31.509 tenaga kerja lokal di Provinsi NTB.

Baca Juga :  Lawan Perkawinan Anak, Pemprov NTB dan 15 Organisasi Wanita Satu Suara Selamatkan Generasi

“Hingga saat ini, Program MBG di NTB telah menjangkau 1.793.423 penerima manfaat, didukung oleh 670 Sentra Pengolahan Pangan Bergizi (SPPG) yang aktif serta melibatkan 2.719 mitra pemasok, termasuk pelaku usaha dan petani lokal,” ungkap Gubernur.

Menurutnya, capaian penyerapan tenaga kerja tersebut tergolong luar biasa karena umumnya membutuhkan waktu dua hingga tiga tahun. Namun melalui Program MBG, target tersebut mampu dicapai dalam waktu relatif singkat.

“Untuk bisa menyerap tenaga kerja sebesar ini biasanya dibutuhkan waktu 2–3 tahun. Di NTB, hal itu tercapai hanya dalam waktu sekitar 10 bulan. Belum termasuk dampak tidak langsung, seperti petani yang sebelumnya kesulitan memasarkan hasil produksinya, kini mendapatkan harga yang lebih layak,” jelasnya.

Lebih lanjut, Gubernur menekankan pentingnya menjaga stabilitas pasokan pangan seiring meningkatnya permintaan akibat implementasi Program MBG. Tantangan tersebut semakin kompleks mengingat kondisi geografis NTB yang memiliki lebih dari 200 pulau berpenghuni, termasuk wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Baca Juga :  Polresta Mataram Dukung Penanaman Jagung Serentak Satu Juta Hektare

“Tantangan terbesar ada di wilayah kepulauan dan 3T. Karena itu, pemerintah daerah melakukan intervensi langsung untuk memastikan ketersediaan pasokan agar peningkatan permintaan tidak memicu inflasi,” tegasnya.

Dalam forum tersebut, pembahasan Program MBG dilakukan secara komprehensif dari hulu hingga hilir sehingga pemerintah daerah memperoleh gambaran utuh mengenai pelaksanaan program prioritas nasional tersebut.

“Ke depan, kami akan terus mendukung percepatan pelaksanaan program ini. Bahkan, NTB sudah melampaui target awal yang ditetapkan,” pungkas Gubernur Iqbal.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional Letjen TNI (Purn) Dadang Hendrayudha, Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Ketua Satgas Percepatan MBG se-Provinsi NTB, serta jajaran pimpinan perangkat daerah terkait.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Relawan MBG Dompu Mengaku Dipecat, Ketua Satgas NTB Ingatkan Mitra dan Yayasan
3 Ahli Nilai Postingan Badai NTB Tak Langgar Pencemaran Nama Baik
Relawan MBG Dompu Mengaku Dipecat Mendadak, BGN Diminta Bongkar Tata Kelola SPPG
Musda V Demokrat NTB Ditunda, 18 September Batal Digelar, Ini Alasannya
DPP Terbitkan Surat Musda Demokrat NTB, Dijadwalkan 18 September
Dugaan Perselingkuhan Anggota DPRD Dompu Masuk Ranah Partai, Bisa Berujung PAW
Daun Kelor Mengubah Nasib Anak Pelosok Dompu hingga Tembus Pasar Internasional
Investasi NTB Tembus Rp33,73 Triliun, DPMPTSP Dorong Ekonomi Tak Lagi Bergantung Tambang
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 13:40 WIB

Relawan MBG Dompu Mengaku Dipecat, Ketua Satgas NTB Ingatkan Mitra dan Yayasan

Minggu, 13 September 2026 - 20:13 WIB

3 Ahli Nilai Postingan Badai NTB Tak Langgar Pencemaran Nama Baik

Minggu, 13 September 2026 - 19:56 WIB

Relawan MBG Dompu Mengaku Dipecat Mendadak, BGN Diminta Bongkar Tata Kelola SPPG

Minggu, 13 September 2026 - 16:31 WIB

Musda V Demokrat NTB Ditunda, 18 September Batal Digelar, Ini Alasannya

Minggu, 13 September 2026 - 14:14 WIB

DPP Terbitkan Surat Musda Demokrat NTB, Dijadwalkan 18 September

Berita Terbaru

Tiga Ahli Yang Dihadirkan Tim Advokat Bersama Badai NTB Saat Mengikuti Persidangan Kasus ITE di Pengadilan Negeri Raba Bima, Jumat (11/9/2026).

Hukum & Kriminal

3 Ahli Nilai Postingan Badai NTB Tak Langgar Pencemaran Nama Baik

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:13 WIB