Wali Kota Bima Gandeng Akademisi, Tuntaskan Krisis Sampah dari Hulu ke Hilir

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 6 April 2025 - 11:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Kota Bima– Pemerintah Kota Bima terus mengebut langkah strategis dalam menuntaskan persoalan krisis sampah yang makin mendesak. Sabtu (5/4), Wali Kota Bima H. A. Rahman H. Abidin, SE, didampingi Wakil Wali Kota Feri Sofiyan menggelar pertemuan intensif dengan para akademisi, pemerhati lingkungan, dan unsur terkait di Villa Bukit Jatiwangi.

Forum lintas sektor ini dihadiri Forum Perguruan Tinggi, Sekda, Tim RPJMD, serta OPD terkait. Fokus utama: mencari solusi konkret dan berkelanjutan terhadap problem sampah yang terus menumpuk. Data menunjukkan, produksi sampah harian Kota Bima mencapai 150 m³, namun baru 65 persen yang tertangani. Sementara itu, TPA Oi Mbo sudah masuk kategori overcapacity.

Baca Juga :  Pj Gubernur NTB Hassanudin Resmi Tandatangani Perda RPJPD 2025-2045

“Kita tidak bisa lagi pakai cara lama. Butuh lompatan besar: perubahan mindset, transformasi sistem, dan sinergi semua pihak. Teknologi, edukasi, dan perencanaan jangka panjang jadi kunci,” tegas Wali Kota yang akrab disapa Aji Man.

Sebagai langkah konkret, Pemkot akan memanfaatkan Command Center untuk memantau titik-titik rawan sampah liar, sekaligus menerapkan sanksi sosial bagi pelanggar. Selain itu, APBD 2025 akan diarahkan untuk memperkuat sektor kebersihan, mulai dari pengadaan armada hingga penyusunan Rencana Induk Persampahan jangka 20 tahun.

Baca Juga :  Revolusi Hijau di Sekolah, Bupati Sumbawa Wajibkan '1 Murid 1 Pohon'

Tak hanya itu, Pemkot juga akan meluncurkan program “Kota Bima Bisa: Bersih, Indah, Sehat, Asri” bertepatan dengan HUT ke-23 Kota Bima. Program ini akan menjadi tonggak komitmen Kota Bima menuju pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular.

“Kalau kita satu suara dan satu langkah, insya Allah, Bima bisa jadi kota yang bersih, sehat, dan bermartabat,” pungkas Aji Man dengan penuh optimisme.

Berita Terkait

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar
Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar
Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar
Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar
Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar
Lombok Utara Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp3 Miliar
APBD-P NTB 2026 Disepakati, Puluhan Ribu KK hingga Air Bersih dan MotoGP Mandalika Jadi Fokus
Kota Bima Borong 2 Penghargaan Terbaik I, Dapat Insentif Rp4 Miliar dari Kemendagri
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:37 WIB

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:57 WIB

Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:36 WIB

Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:16 WIB

Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:07 WIB

Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar

Berita Terbaru