Wakil Ketua DPRD Bima Semprot Bank: Jangan Cuma Cari Untung, CSR Harus untuk Pariwisata

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 4 Juli 2025 - 16:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Bima – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bima, Nazaruddin, mendorong agar seluruh perbankan yang beroperasi di wilayah Bima turut andil dalam pengembangan sektor pariwisata melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

“Kami mendorong semua bank-bank yang beroperasi di Bima dapat memanfaatkan dana CSR mereka untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata,” katanya, Kamis (3/07)

Ia menilai, kontribusi konkret melalui dana CSR diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan sektor wisata lokal, seperti kawasan Pantai Wane di Kecamatan Monta, agar mampu menjadi lokomotif ekonomi masyarakat setempat.

Baca Juga :  Silaturahmi Penuh Makna, Wagub NTB Umi Dinda Serap Ilmu dari Mantan Bupati Sumbawa

“Sektor pariwisata dapat berkembang lebih pesat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal,” ujarnya.

Sebagai bentuk komitmen awal, politisi Partai NasDem tersebut menyebut pihaknya telah mengundang sejumlah perwakilan dari bank nasional, termasuk BCA, Bank Mandiri, dan Bank NTB untuk berdialog.

“Hari ini, kami juga akan melakukan rapat dengar pendapat (RDP) dengan BNI dan BRI terkait pemanfaatan dana CSR untuk pengembangan destinasi wisata ini,” tambahnya.

Baca Juga :  Upaya Pelestarian Alam dan Lingkungan, Pj Gubernur NTB Lepas Benih Ikan dan Tanam Pohon

Nazaruddin juga menyerukan agar bank-bank milik daerah (BUMD) turut ambil bagian dalam mendukung penataan dan pembangunan kawasan wisata melalui program CSR masing-masing. Menurutnya, dukungan dari sektor swasta menjadi penting mengingat keterbatasan anggaran daerah yang sebagian besar bergantung pada transfer dana dari pemerintah pusat.

“Semua pihak harus bergotong royong, untuk memajukan sektor pariwisata. Karena selain meningkatkan PAD juga meningkatkan pendapatan masyarakat lokal,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Polda NTB Ungkap 3 Oknum Polisi Terjerat Narkoba, Terancam PTDH
Operasi Antik Rinjani 2026 Ungkap 129 Kasus Narkoba, 178 Tersangka Diamankan Polda NTB
Polresta Loteng Tetapkan Perempuan Ini Tersangka Penipuan Koperasi, Kerugian Capai Rp780,85 Juta
Lalu Wirajaya Dorong Panggung Budaya NTB di Jakarta Jadi Gerbang Menuju Dunia
Gedung Baru DPRD NTB Terancam Molor, Bisa 2029 Baru Ditempati, Mori Hanafi Ungkap Alasannya
Pergub BTT Rp484 Miliar Dipersoalkan, DPM Unram Ajukan Keberatan ke Gubernur Sebelum ke PTUN
Anggota DPR RI Mori Hanafi Gelar Sosialisasi 4 Pilar di Bima, Perkuat Pemahaman Kebangsaan
Follow the Money Belum Cukup, Membaca Tiga Putusan Bebas Anggota DPRD NTB
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:13 WIB

Polda NTB Ungkap 3 Oknum Polisi Terjerat Narkoba, Terancam PTDH

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:52 WIB

Operasi Antik Rinjani 2026 Ungkap 129 Kasus Narkoba, 178 Tersangka Diamankan Polda NTB

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:29 WIB

Polresta Loteng Tetapkan Perempuan Ini Tersangka Penipuan Koperasi, Kerugian Capai Rp780,85 Juta

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Lalu Wirajaya Dorong Panggung Budaya NTB di Jakarta Jadi Gerbang Menuju Dunia

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:33 WIB

Gedung Baru DPRD NTB Terancam Molor, Bisa 2029 Baru Ditempati, Mori Hanafi Ungkap Alasannya

Berita Terbaru

Polda NTB Mengungkap Tiga Personel Aktif Polri yang Terjerat Perkara Narkoba Dalam Operasi Antik Rinjani 2026. Ketiganya Diproses Melalui Jalur Hukum dan Kode Etik Polri.

Hukum & Kriminal

Polda NTB Ungkap 3 Oknum Polisi Terjerat Narkoba, Terancam PTDH

Kamis, 13 Agu 2026 - 16:13 WIB