SUMBAWAPOST.com, SUMBAWA — Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Indah Dhamayanti Putri, S.E., M.I.P., menegaskan pentingnya objektivitas dalam penilaian Seleksi Tilawatil Qur’an dan Musabaqah Hadits (STQH) tingkat Provinsi NTB. Pesan ini disampaikannya saat membuka ajang tersebut di Kantor Bupati Sumbawa, Sabtu (26/4).
“Saya berharap dewan hakim dapat memberikan penilaian seobjektif mungkin. Memang tidak mudah, apalagi NTB dikenal melahirkan banyak juara nasional. Namun, ketika berhadapan dengan kompetitor hebat dari Pulau Lombok maupun Pulau Sumbawa, isu keberpihakan kerap mencuat. Ini harus kita hindari,” tegasnya.
Wagub menekankan bahwa peserta terbaik dari STQH ini akan menjadi duta NTB di ajang nasional. Karena itu, ia mengingatkan agar seleksi dilakukan benar-benar berdasarkan kualitas, bukan faktor lain.
“Jangan sampai duta yang kita kirim ke tingkat nasional gagal bersaing, sementara ada potensi terbaik yang justru terabaikan. Mari kita pastikan yang berangkat adalah benar-benar yang terbaik,” tambahnya.
Lebih lanjut, Indah Dhamayanti Putri menyampaikan bahwa Gubernur NTB dan dirinya memiliki harapan besar agar ajang ini melahirkan qori dan qoriah yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.
Ia juga memastikan, Pemerintah Provinsi NTB telah menyiapkan fasilitas serta pelayanan terbaik untuk mendukung kinerja dewan hakim, demi penyelenggaraan yang profesional dan nyaman.
“NTB dikenal sebagai gudangnya qori dan qoriah berprestasi. Karena itu, objektivitas dalam penilaian adalah kunci untuk menjaga kualitas dan mengukuhkan reputasi NTB di kancah nasional,” tutupnya.










