Tunjangan DPRD NTB di Ujung Tanduk! Isvie Siap Patuh Arahan Prabowo, Bola Panas Kini di Tangan Gubernur Iqbal

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 10 September 2025 - 03:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aroma pemangkasan mulai tercium di Gedung Udayana. Tunjangan perumahan dan transportasi anggota DPRD NTB kini berada di ujung tanduk. Ketua DPRD NTB Baiq Isvie Rupaeda menegaskan, pihaknya siap patuh dan mengikuti sepenuhnya arahan Presiden Prabowo Subianto. Namun, keputusan final soal nasib tunjangan ini kini berada di tangan Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal.

SUMBAWAPOST.com, Mataram-Ketua DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB), Baiq Isvie Rupaeda, menegaskan bahwa pihaknya siap mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto terkait evaluasi tunjangan perumahan dan transportasi anggota dewan.

“Insya Allah, DPRD NTB komit dan siap mendukung sepenuhnya arahan dan kebijakan dari Presiden Prabowo Subianto,”ungkap Isvie saat diwawancarai wartawan, Rabu (10/9).

Baca Juga :  DPRD NTB ‘Patroli’ Jalan Lombok Utara: Biar Nggak Ada Lagi ‘Jalan Ninja’

Menurut Isvie, tunjangan perumahan selama ini memiliki peran penting, terutama bagi anggota DPRD yang berasal dari luar Kota Mataram. Mereka harus menyesuaikan tempat tinggal sementara selama bertugas, mengingat DPRD NTB dihuni wakil rakyat dari lima kabupaten di Pulau Sumbawa dan empat kabupaten/kota di Pulau Lombok.

“Jika para anggota DPRD diberikan tunjangan perumahan, hal itu sangat perlu dalam rangka meningkatkan kinerja. Utamanya bagi mereka yang berasal dari luar Kota Mataram,” jelasnya.

Baca Juga :  DPRD NTB Dukung Polri Tetap di Bawah Presiden Demi Stabilitas Keamanan Nasional

Namun, ia menegaskan bahwa DPRD NTB siap menerima jika nantinya pemerintah pusat memutuskan melakukan evaluasi total.

“Tapi, jika itu harus dilakukan evaluasi, Insya Allah kami siap dan mematuhinya,” tegas Isvie.

Isvie juga meluruskan informasi publik terkait kenaikan tunjangan perumahan dan transportasi. Menurutnya, keputusan tersebut bukan sepenuhnya ditetapkan DPRD, melainkan hasil kajian dari tim apraisal independen.

“Kami hanya meluruskan bahwa kenaikan itu hasil dari tim apraisal. Dan jika ada evaluasi, kami (DPRD) serahkan sepenuhnya ke Pak Gubernur,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

NTB Jadi Tuan Rumah Ajang Internasional IYTA 2026, Wagub Umi Dinda Dorong Anak Muda Tembus Panggung Dunia
Wagub NTB Dukung Duta Pendidikan Indonesia 2026, Generasi Muda Diminta Jadi Agen Perubahan Pendidikan
Kabar Baik untuk Sumbawa, Proyek SPAM Hadirkan 1.516 Sambungan Rumah Baru, 6.064 Warga Jadi Penerima Manfaat
Kebakaran Landa Savana Propok Rinjani, 98 Hektare Lahan Hangus dalam Hitungan Jam
Perkuat Literasi Hukum dan HAM, Kemenkum NTB Gandeng Badko HMI Bali Nusra Bangun Kolaborasi Strategis
Terima Kunjungan Dubes Kazakhstan, Bupati Jarot Tawarkan Kerja Sama Susu Kuda Liar hingga Industri Garam Sumbawa
HPMW Mataram Geruduk DLHK NTB, Desak Penertiban Tambak Udang Diduga Ilegal di Wera
Perjuangan Pemekaran Provinsi Pulau Sumbawa: Antara Tuntutan Keadilan dan Ketakutan Elite Kehilangan Kendali atas Kekuasaan
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 03:55 WIB

NTB Jadi Tuan Rumah Ajang Internasional IYTA 2026, Wagub Umi Dinda Dorong Anak Muda Tembus Panggung Dunia

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:23 WIB

Wagub NTB Dukung Duta Pendidikan Indonesia 2026, Generasi Muda Diminta Jadi Agen Perubahan Pendidikan

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:13 WIB

Kabar Baik untuk Sumbawa, Proyek SPAM Hadirkan 1.516 Sambungan Rumah Baru, 6.064 Warga Jadi Penerima Manfaat

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:53 WIB

Kebakaran Landa Savana Propok Rinjani, 98 Hektare Lahan Hangus dalam Hitungan Jam

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Literasi Hukum dan HAM, Kemenkum NTB Gandeng Badko HMI Bali Nusra Bangun Kolaborasi Strategis

Berita Terbaru