Tinjau TPA Oi Mbo, Feri Sofiyan: Penanganan Sampah Butuh Kesadaran Kolektif

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 8 April 2025 - 17:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Bima Kota- Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, SH, meninjau Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Kelurahan Oi Mbo, Selasa, 8 April 2025. Kunjungan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan bagian dari upaya serius Pemkot Bima dalam mengkampanyekan pentingnya kesadaran bersama dalam mengelola sampah.

Dalam kunjungannya, Feri menegaskan bahwa persoalan sampah bukan semata-mata tanggung jawab pemerintah. Menurutnya, dibutuhkan keterlibatan semua pihak mulai dari warga, pelaku usaha, hingga aparat kelurahan untuk menciptakan sistem pengelolaan sampah yang efektif.

Baca Juga :  Pansus DPRD Kota Bima Mulai Bergerak, Ketua Pansus Abdul Rabbi Tegas: Aset Harus Jelas, Jangan Ada yang Disembunyikan

“Penanganan sampah harus menjadi gerakan kolektif. Tanpa kesadaran bersama, TPA kita akan cepat penuh dan pengelolaannya semakin berat,” ujarnya.

Sebagai langkah awal, Feri berencana mengajak seluruh lurah se-Kota Bima untuk meninjau langsung kondisi TPA Oi Mbo. Ia berharap kunjungan ini dapat menggugah empati sekaligus mendorong para lurah menjadi pelopor edukasi pengelolaan sampah di wilayah masing-masing.

Baca Juga :  Saran Pansus Ditengah 'Orang Besar Dibalik Tambak Ilegal', Logis: Percuma Ada Oknum Dewan Juga Punya Tambak

Feri juga menyoroti belum optimalnya proses pemilahan sampah dari sumbernya. “Sampah rumah tangga, pasar, pertokoan, hingga dunia usaha masih bercampur. Semua menumpuk jadi satu di TPA. Ini jelas mempercepat penumpukan dan menambah beban pengelolaan,” tegasnya.

 

Berita Terkait

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat
Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri
TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram
Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan
Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita
Ribuan Warga Bima Padati UIN Mataram, Ketua RKBPL Dorong Ekonomi Mandiri Berbasis Gotong Royong
Qori Cilik Juara Internasional Tampil, Halalbihalal dan Pelepasan Jamaah Calon Haji RKB Pulau Lombok Kian Khusyuk
KONI NTB Rapatkan Barisan, Matangkan Slot Atlet dan Nomor Unggulan Jelang Porprov 2026
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 18:32 WIB

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat

Minggu, 19 April 2026 - 18:05 WIB

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 April 2026 - 15:13 WIB

TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram

Minggu, 19 April 2026 - 14:01 WIB

Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan

Minggu, 19 April 2026 - 13:24 WIB

Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita

Berita Terbaru

Terlihat Terduga Pelaku bersama Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan seorang ayah di Desa Tamansari, Lombok Barat.

Hukum & Kriminal

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 Apr 2026 - 18:05 WIB