Temui Warga, Syirajuddin: Mereka Sebut Dukungan Pemerintah Dompu Ke Petani Masih Minim

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 4 Juli 2024 - 12:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPost, Dompu– Bakal Calon Wakil Bupati Dompu Syirajuddin, SH terus mendatangi dan menghadiri acara silaturahmi dan undangan dari masyarakat di Kabupaten Dompu NTB.

Dalam kunjungannya, Syirajuddin menerima beragam aspirasi, kritik, sekaligus masukan dari para petani di wilayah Kabupaten Dompu.

Syirajuddin menyebut, aspirasi yang paling banyak disampaikan para petani adalah terkait kelangkaan kebutuhan pokok pertanian dan harga jual hasil pertanian.

Salah satu contohnya, kelangkaan pupuk. Syirajuddin menilai jika hal ini sudah berlangsung bertahun-tahun, dan pemerintah belum memberikan solusi yang terbaik.

“Menurut warga, soal pertanian pemerintah harus betul-betul fokus ditangani dengan baik, tidak hanya Fokus, tapi harus rajin turun temui petani agar dapat membuat suatu keputusan yang tepat pro petani, bukan berarti berdasarkan laporan bawahan, yang kadang-kadang kasih laporan asal buat atasan senang dan hanya mementingkan untung rugi,” ungkap Syirajuddin, usai menghadiri acara silaturahmi di salah  satu Desa di Kecamatan Manggelewa Dompu. Kamis 4 Juli 2024.

Baca Juga :  Pemuda Disabilitas Tanpa Lengan Jadi Tersangka Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Mahasiswi di NTB

Selain itu, Syirajuddin menyebut, peranan pemerintah terhadap sektor pertanian masih sangat kurang.

“Hampir semua Desa dan Kecamatan di Kabupaten Dompu yang saya kunjungi, para petani mengeluhkan intervensi pemerintah terhadap kebutuhan petani berkaitan dengan kelangkaan obat-obatan, bibit dan stabilitas harga komoditi,”kata Syirajuddin.

Baca Juga :  Sakinah Bukan Cuma Soal Kasur: UAS dan Istri Gubernur NTB Bongkar Mitos Nikah Dini

Untuk mengatasi masalah ini, Syirajuddin berjanji akan menyampaikan hal itu kepada Pemerintah Daerah, dan memperjuangkan lewat Dana Pokir Anggota DPRD NTB.

“Kedepannya pemerintah harus membuat sebuah terobosan baik dukungan lewat anggaran, Lewat regulasi yang pro terhadap petani kita, dan membetuk sebuah satgas untuk memastikan agar tidak ada mafia harga dan lain sebagainya, agar petani kita bisa merasakan kehadiran pemerintah dan dukungan terhadap petani,”ungkapnya.

Terakhir, Ketua Komisi I DPRD NTB ini juga mendorong pemerintah untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dan bantuan sarana prasarana bagi para Patani dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Berita Terkait

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat
Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri
TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram
Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan
Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita
Ribuan Warga Bima Padati UIN Mataram, Ketua RKBPL Dorong Ekonomi Mandiri Berbasis Gotong Royong
Qori Cilik Juara Internasional Tampil, Halalbihalal dan Pelepasan Jamaah Calon Haji RKB Pulau Lombok Kian Khusyuk
KONI NTB Rapatkan Barisan, Matangkan Slot Atlet dan Nomor Unggulan Jelang Porprov 2026
Berita ini 74 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 18:32 WIB

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat

Minggu, 19 April 2026 - 18:05 WIB

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 April 2026 - 15:13 WIB

TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram

Minggu, 19 April 2026 - 14:01 WIB

Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan

Minggu, 19 April 2026 - 13:24 WIB

Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita

Berita Terbaru

Terlihat Terduga Pelaku bersama Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan seorang ayah di Desa Tamansari, Lombok Barat.

Hukum & Kriminal

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 Apr 2026 - 18:05 WIB