Kepala Dinas Pusing, Masalah Lahan Hambat Pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih NTB

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 3 Januari 2026 - 21:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Koordinasi Pembangunan Koperasi Merah Putih Desa/Kelurahan yang digelar di Aula Tambora, Kantor Gubernur NTB,

Rapat Koordinasi Pembangunan Koperasi Merah Putih Desa/Kelurahan yang digelar di Aula Tambora, Kantor Gubernur NTB,

SUMBAWAPOST.com | Mataram- Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Ahmad Masyhuri, menyoroti kendala utama pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih di tengah Rapat Koordinasi Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan yang digelar di Aula Tambora, Kantor Gubernur NTB, Senin (29/12/2025) kemarin.

Dalam laporannya kepada Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, Ahmad Masyhuri menyampaikan bahwa hingga saat ini sudah terbentuk 1.166 koperasi desa dan kelurahan, terdiri dari 1.021 koperasi di desa dan 145 di kelurahan. Dari jumlah tersebut, 150 koperasi sudah mulai aktif melaksanakan kegiatan usaha.

“Berdasarkan data Sistem Informasi Koperasi Desa Merah Putih, saat ini terdapat sekitar 150 gerai koperasi yang sedang dalam proses pembangunan,” ujar Ahmad Masyhuri.

Baca Juga :  Janji Tak PHK, Tapi Kontrak Berakhir di Meja Kerja: 2.920 Honorer Dompu Merasa Dikhianati Bupati

Namun, ia menekankan bahwa kendala utama pembangunan gerai adalah penyediaan dan kepastian status lahan. Kondisi ini membuat pembangunan gerai belum merata di seluruh kabupaten/kota di NTB.

“Di Kota Mataram dan Kota Bima, masing-masing baru ada satu gerai karena kesulitan mendapatkan lahan. Sementara di Lombok Tengah sudah ada 46 gerai yang sedang dibangun. Kabupaten lain rata-rata masih di angka belasan hingga puluhan, sehingga total keseluruhan mencapai 150 gerai,” jelasnya.

Ahmad Masyhuri menambahkan, beberapa koperasi telah mengajukan permohonan penggunaan lahan kepada gubernur dan bupati, tetapi sampai saat ini belum ada kepastian penggunaan lahan. “Ini menjadi perhatian bersama, baik dari koperasi maupun unsur terkait, termasuk Korem,” tegasnya.

Baca Juga :  Jangan Pernah Jatuh, Pesan Menggetarkan Wagub Umi Dinda untuk Warga NTB Bikin Netizen Merinding

Sementara itu, Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, memberikan apresiasi kepada bupati, wali kota, dan OPD terkait atas dukungan mereka dalam pembentukan koperasi Merah Putih hingga berbadan hukum.

“Rapat koordinasi ini bertujuan memastikan percepatan pembangunan aset Koperasi Merah Putih, khususnya gerai sebagai fasilitas pendukung utama,” ujar Wagub.

Ia menekankan bahwa pembangunan gerai tidak memerlukan lahan luas, namun harus memiliki kepastian hukum agar tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari.

Wagub berharap rapat ini menghasilkan solusi konkret dan menjadi pekerjaan rumah bersama yang dapat diselesaikan pada tahun 2026, mengingat Koperasi Merah Putih adalah program nasional yang dicanangkan langsung oleh Presiden dan menjadi tanggung jawab seluruh pemerintah daerah.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Gubernur Iqbal Jual Sejumlah Potensi Strategis NTB ke Oman, Nilainya Tembus Rp1 Triliun
Gubernur Iqbal dan BRIN Sepakat Perkuat Riset Air Bersih, Perikanan, dan Ketahanan Pangan NTB
BRIN Siap Turun ke NTB, Tindak Lanjuti ‘Daftar Belanja’ yang Dibawa Gubernur Iqbal
Jagung NTB 2 Juta Ton per Tahun, Iqbal Gandeng BRIN Dorong Hilirisasi Pakan Ternak
Inilah ‘Daftar Belanja’ NTB yang Dibawa Gubernur Iqbal ke BRIN
Wabup Lobar Kaget! 90 Persen Dana Rp1 Miliar per Desa Hanya untuk Proyek Fisik, Stunting Terabaikan
PJU Polda Taklukkan Tim PWI NTB 9-5, Kapolda NTB: Ini Bukan Sekadar Sepak Bola, Tapi Perkuat Sinergi
Satgas Desa Berdaya Resmi Dibentuk, Pemprov NTB Siap Sikat Program Tak Tepat Sasaran hingga ke Desa
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:55 WIB

Gubernur Iqbal Jual Sejumlah Potensi Strategis NTB ke Oman, Nilainya Tembus Rp1 Triliun

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:03 WIB

Gubernur Iqbal dan BRIN Sepakat Perkuat Riset Air Bersih, Perikanan, dan Ketahanan Pangan NTB

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:42 WIB

BRIN Siap Turun ke NTB, Tindak Lanjuti ‘Daftar Belanja’ yang Dibawa Gubernur Iqbal

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:15 WIB

Jagung NTB 2 Juta Ton per Tahun, Iqbal Gandeng BRIN Dorong Hilirisasi Pakan Ternak

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:59 WIB

Inilah ‘Daftar Belanja’ NTB yang Dibawa Gubernur Iqbal ke BRIN

Berita Terbaru

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal saat melakukan audiensi dengan Kepala BRIN di Jakarta untuk membahas dukungan riset terkait air bersih, teknologi perikanan, dan pengembangan pakan ternak bagi pembangunan NTB.

Pemerintahan

Inilah ‘Daftar Belanja’ NTB yang Dibawa Gubernur Iqbal ke BRIN

Kamis, 18 Jun 2026 - 14:59 WIB