Tak Ada Lagi Orang Dalam, Gubernur NTB Miq Iqbal Resmi Berlakukan ‘Meritokrasi’ ASN

Avatar

- Jurnalis

Senin, 8 Desember 2025 - 21:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pengembangan Kompetensi (Musrenbangkom) ASN dan Rapat Koordinasi Kepegawaian Pemerintah Provinsi NTB

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pengembangan Kompetensi (Musrenbangkom) ASN dan Rapat Koordinasi Kepegawaian Pemerintah Provinsi NTB

SUMBAWAPOST.com| Mataram-Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pengembangan Kompetensi (Musrenbangkom) ASN dan Rapat Koordinasi Kepegawaian Pemerintah Provinsi NTB di Hotel Lombok Astoria, Kota Mataram, Senin (8/12/2025). Kegiatan strategis ini turut dihadiri Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, serta para bupati dan wali kota se-Nusa Tenggara Barat.

Dalam sambutannya, Gubernur NTB menegaskan komitmennya untuk membenahi sistem kepegawaian di NTB agar benar-benar berbasis meritokrasi dan terbebas dari kepentingan politik.

“Saya ingin dalam sistem kepegawaian kita, orang yang tepat harus berada di tempat yang tepat. Semua harus berkompetisi melalui kinerja, bukan kedekatan politik,” tegasnya.

Baca Juga :  Pilot dari 9 Negara ‘Mendarat’ di Lombok, Gubernur NTB: Mereka Nggak Cuma Terbang, Tapi Juga Terkesima

Gubernur mengungkapkan, sejak awal memimpin NTB, ia secara intens berdiskusi dengan Kepala BKN guna memastikan seluruh langkah reformasi ASN berjalan sejalan dengan ketentuan nasional. Menurutnya, dukungan BKN menjadi faktor penting dalam memperkuat tata kelola kepegawaian di daerah.

Ia juga menekankan pentingnya percepatan penerapan manajemen talenta di NTB sebagai strategi pengembangan karier ASN yang lebih terarah, adil, dan profesional.

“Mudah-mudahan tahun depan Provinsi NTB bisa menggunakan sistem manajemen talenta. Biayanya lebih murah dan setiap pegawai bisa menentukan sendiri arah kariernya,” ujarnya.

Gubernur berharap sistem tersebut tidak hanya diterapkan di tingkat provinsi, tetapi juga dapat diadopsi seluruh pemerintah kabupaten dan kota di NTB dalam dua tahun ke depan.

Baca Juga :  Kepala SMK PP Negeri Bima Akui Ada Pemotongan Gaji Tenaga Pengajar

Selain itu, ia turut mengapresiasi Kepala BKN yang dinilainya sangat memahami dinamika pemerintahan daerah, berkat pengalaman panjang memimpin sejumlah provinsi sebagai Penjabat Gubernur.

“Beliau sangat memahami dinamika daerah. Belum kita berbicara, beliau sudah tahu apa yang kita maksud,” kata Gubernur.

Rangkaian kegiatan Musrenbangkom dan Rakor Kepegawaian ini ditutup dengan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Barang antara BKN dan Pemerintah Provinsi NTB, yang diharapkan dapat memperkuat sarana dan prasarana pendukung pengelolaan kepegawaian di daerah.

 

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Pesisir NTB Terancam Tenggelam, Kepala Bappeda Ingatkan Dampak Perubahan Iklim dan Kenaikan Laut
Tak Hanya Jaga NKRI, Dandim 1608/Bima Peduli Pendidikan Lewat Beasiswa Mahasiswa STIS
Gubuk Talabiu Jadi Sarang Sabu, Satresnarkoba Polres Bima Bongkar Jaringan dan Ungkap Tiga Identitas Pelaku
Pasutri di Bolo Bima Kompak Jual Sabu, Kini Keduanya Cek In Masuk Sel
Akhir Perjuangan Mahasiswa Perantau Kaltara: Asrama Rp18 Miliar Resmi Berdiri di Sumbawa
Bukan Ditangani Kejati, Kasus Gratifikasi DPRD NTB Dialihkan ke Kejari Mataram
3.500 Kantong Darah per Bulan Dibutuhkan, DPC Demokrat Kota Mataram Ambil Peran Gelar Donor Darah
Arahan Presiden Prabowo: Kurma Lombok Utara Disiapkan Jadi Konsumsi Jamaah Haji Nasional
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 15:33 WIB

Pesisir NTB Terancam Tenggelam, Kepala Bappeda Ingatkan Dampak Perubahan Iklim dan Kenaikan Laut

Minggu, 18 Januari 2026 - 14:27 WIB

Tak Hanya Jaga NKRI, Dandim 1608/Bima Peduli Pendidikan Lewat Beasiswa Mahasiswa STIS

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:42 WIB

Gubuk Talabiu Jadi Sarang Sabu, Satresnarkoba Polres Bima Bongkar Jaringan dan Ungkap Tiga Identitas Pelaku

Sabtu, 17 Januari 2026 - 21:12 WIB

Pasutri di Bolo Bima Kompak Jual Sabu, Kini Keduanya Cek In Masuk Sel

Sabtu, 17 Januari 2026 - 18:48 WIB

Akhir Perjuangan Mahasiswa Perantau Kaltara: Asrama Rp18 Miliar Resmi Berdiri di Sumbawa

Berita Terbaru

Pasangan suami istri terduga pelaku peredaran narkoba jenis sabu saat diamankan di Mapolsek Bolo, Polres Bima, Polda NTB. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan 15 poket sabu, uang tunai Rp7,17 juta, serta sejumlah barang bukti lainnya.

Hukum & Kriminal

Pasutri di Bolo Bima Kompak Jual Sabu, Kini Keduanya Cek In Masuk Sel

Sabtu, 17 Jan 2026 - 21:12 WIB