Stop Bikin Anak Takut, Wagub NTB Umi Dinda Minta Guru Jadi Sahabat, Bukan ‘Penguasa Kelas’

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 2 November 2025 - 12:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Sumbawa- Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Indah Dhamayanti Putri (IDP) atau akrab disapa Umi Dinda menyerukan perubahan besar dalam dunia pendidikan. Ia mengajak para pendidik di Kabupaten Sumbawa untuk meninggalkan pola lama yang menanamkan rasa takut pada siswa, dan beralih menjadi sahabat serta mitra belajar anak.

Pesan inspiratif itu disampaikan Wagub Umi Dinda dalam kegiatan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Fisik dan Seksual pada Anak serta Pendewasaan Usia Perkawinan di SMAN 2 Sumbawa Besar, Jumat (31/10). Acara tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Provinsi NTB, Sinta M. Iqbal, dan Wakil Bupati Sumbawa, Mohamad Ansori.

Baca Juga :  Gubernur NTB Siapkan 50 Koperasi Percontohan, Ekonomi Desa Mulai Digerakkan

“Sekarang metode mengharapkan anak takut kepada kita, saya rasa mungkin metode yang lama. Hari ini kita berharap anak-anak semua bisa menganggap bapak-ibu guru sebagai sahabat dan orang tua yang tentunya mereka nyaman untuk bercerita,” ujar Wagub NTB yang akrab disapa Umi Dinda itu.

Umi Dinda juga menyoroti tingginya angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Sumbawa yang kini menduduki posisi kedua tertinggi setelah Bima. “Tugas kita semua adalah memastikan angka tersebut tidak bergerak naik,” tegasnya.

Baca Juga :  PWI NTB Mendarat di Kantor Bupati Lombok Tengah, Persiapkan Jaringan Wartawan Lokal

Lebih lanjut, Umi Dinda mendorong setiap sekolah di NTB untuk menciptakan ruang pemulihan dan kegiatan positif bagi siswa yang mengalami permasalahan sosial maupun kekerasan.

“Kepada para pendidik, agar diberikan ruang untuk kegiatan ekstrakurikuler yang bermanfaat untuk membentengi mereka dan menghilangkan trauma bagi yang sudah mendapatkan permasalahan, kemudian menumbuhkan kembali rasa percaya diri,” pesannya.

Melalui pendekatan yang lebih manusiawi dan kolaborasi lintas sektor, IDP berharap generasi muda NTB tumbuh menjadi generasi tangguh dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.

 

Berita Terkait

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat
Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri
TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram
Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan
Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita
KONI NTB Rapatkan Barisan, Matangkan Slot Atlet dan Nomor Unggulan Jelang Porprov 2026
Jalan Langgudu Selatan Dikebut Masuk IJD 2026, Pemda Bima Diberi Deadline 2 Bulan Lengkapi 5 Ruas
Tak Mau Tertinggal, Pemprov NTB Gandeng DPD RI Dorong Jalan Waduruka-Sarae Ruma Bima Masuk IJD
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 18:32 WIB

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat

Minggu, 19 April 2026 - 18:05 WIB

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 April 2026 - 15:13 WIB

TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram

Minggu, 19 April 2026 - 14:01 WIB

Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan

Minggu, 19 April 2026 - 13:24 WIB

Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita

Berita Terbaru

Terlihat Terduga Pelaku bersama Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan seorang ayah di Desa Tamansari, Lombok Barat.

Hukum & Kriminal

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 Apr 2026 - 18:05 WIB