Skill Global, Nasib Lokal: Calon PMI NTB Dilatih di Malang, Terbang Mendunia Jadi Ibu Rumah Tangga Profesional

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 14 November 2025 - 22:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di tengah ambisi NTB membangun SDM Berdaya saing Global, sebuah ironi kembali menyeruak dari Malang, Jawa Timur (Jatim) para calon PMI (Pekerja Migran Indonesia) asal NTB diasah dengan standar Profesional berkelas Internasional, namun pada akhirnya terbang Mendunia untuk menjadi pekerja rumah tangga Profesional di Negeri orang. Di balik senyum dan kefasihan berbahasa asing, tersimpan Harapan, Do’a, dan Air Mata anak-anak NTB yang rela pergi jauh demi masa depan keluarga. Semangat, semoga langkah ini menjadi momentum perubahan ekonomi dan menjadi Crazy Rich (Super Kaya) Ibu Rumah Tanggga baru NTB yang akan Datang.

SUMBAWAPOST.com| Malang-
Di tengah gencarnya pemerintah bicara soal peningkatan kualitas SDM dan Bonus Demografi, fakta di lapangan kembali menyentil Nurani. Warga NTB ditempa dengan pelatihan kelas internasional di Malang Jawa Timur, tapi pada akhirnya terbang mendunia hanya untuk mengisi kebutuhan pekerja rumah tangga di luar Negeri.

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama Forum Wartawan Parlemen (FWP) NTB menggelar kunjungan kerja ke Lembaga Pelatihan Kerja Swasta (LPKS) Pelatihan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di PT Citra Karya Sejati (CKS) Cabang  Malang Jawa Timur (Jatim) Kamis (14/11/2025). Kunjungan ini bukan sekadar agenda seremonial ini perjalanan melihat dari dekat bagaimana calon pekerja migran Indonesia (PMI) asal NTB ditempa dan dipoles menjadi tenaga kerja berkelas dunia.

Rombongan terdiri dari Diskominfotik NTB, Sekretariat DPRD NTB, serta Disnakertrans NTB, yang hadir dalam rangka program Press Trip Media FWP NTB.

Plt. Kabid IKP Diskominfotik NTB, Safrudin, S.H., M.H., menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk keseriusan Pemerintah Daerah (Pemda) dalam meningkatkan kualitas SDM NTB.

“Ini adalah wujud perhatian Pimpinan Daerah, terutama Gubernur NTB, terhadap peningkatan kapasitas masyarakat agar menjadi PMI yang Profesional dan Berdaya Saing,” ujarnya.

Baca Juga :  Ngopi Santai Bareng PWI, Najamuddin Tegaskan Peran Vital Wartawan Wujudkan NTB Makmur Mendunia

Sementara itu, Kepala Cabang PT Citra Karya Sejati (CKS) Cabang Malang Jawa Timur (Jatim) Maria Imelda Indrawati Kusuma, menyambut hangat rombongan NTB. Ia menuturkan, selama 12 tahun berdiri, lembaga tersebut telah menyiapkan ribuan PMI NTB untuk bekerja di berbagai negara rata-rata jadi ibu Rumah Tangga.

“Hubungan kami dengan NTB sudah lama terjalin. Hingga kini, lebih dari 2.000 warga NTB telah kami latih dan berangkatkan ke luar negeri. Anak-anak NTB memiliki semangat belajar yang luar biasa,” ungkapnya.

CKS kini melatih peserta untuk ditempatkan di empat negara utama seperti Taiwan, Hong Kong, Singapura, dan Malaysia. Pembekalan bahasa, budaya kerja, hingga keterampilan rumah tangga diberikan secara intensif. Tak hanya itu, CKS juga mulai membuka jalur ke sektor formal di Eropa Polandia, Belanda, hingga Spanyol untuk bidang pertanian, logistik, dan perawatan lansia.

“Ke depan, kami ingin membuka peluang kerja lebih luas, tidak hanya di sektor informal, tetapi juga di bidang kesehatan dan industri jasa,” tambah Imelda.

Perwakilan Disnakertrans NTB, Pradipta Himawan Putra, S.H., memuji kepatuhan dan kedisiplinan PT CKS dalam menjalankan pelatihan sesuai regulasi.

“PT CKS termasuk perusahaan yang tertib administrasi dan mematuhi seluruh ketentuan. Kami berharap peserta asal NTB terus meningkatkan kompetensi, menjaga etika kerja, dan memanfaatkan hasil kerja untuk membangun ekonomi keluarga sepulang dari luar negeri,” tegasnya.

Momen menarik terjadi saat sejumlah calon PMI asal Lombok Utara, Lombok Barat, dan Lombok Tengah tampil unjuk gigi menunjukkan kemampuan berbahasa asing di depan rombongan.

Dengan percaya diri mereka memperkenalkan diri, berbicara lancar dalam bahasa Inggris, Mandarin, hingga dialek Hongkong membuat rombongan dari NTB terkesima sekaligus haru.

Aksen mereka bersih, pelafalan tepat, dan ekspresi penuh percaya diri pertanda bahwa pelatihan intensif benar-benar mengasah kualitas mereka sebelum terbang ke negara tujuan.

Baca Juga :  NTB Pelajari Rahasia BLK Legendaris Singosari: Strategi Tingkatkan SDM Unggul dan Berdaya Saing

Di sela sesi dialog, para jurnalis juga berbincang dengan para peserta calon PMI yang ikut pelatihan. Salah satunya Widia Wati, calon PMI asal Lombok Tengah yang bersiap berangkat ke Malaysia sebagai pembantu rumah tangga.

Dengan penuh semangat mata berkaca-kaca dan suara bergetar, ia menyampaikan harapannya. “Saya asal Lombok Tengah, Inak doankan saya. Doakan semoga sukses,” ujarnya dengan selingan candaan tentang cita-citanya ingin jadi janda kaya yang sukses memperbaiki ekonomi keluarga.

Tidak hanya Widia Wati, suasana haru juga terpancar dari sejumlah calon PMI lainnya yang mayoritas berasal dari berbagai kabupaten di NTB. Mereka satu per satu menyampaikan ucapan terima kasih kepada rombongan, seolah kunjungan itu menjadi penguat semangat menjelang keberangkatan mereka merantau jauh dari keluarga.

“Terima kasih banyak atas kunjungannya. Terima kasih banyak Bapak Gubernur NTB, sehat selalu Bapak. Inak, amak, do’akan agar anakmu sukses yah,” ujar salah satu calon PMI dengan raut wajah bahagia bercampur haru, menahan tangis.

Bagi mereka, kunjungan itu bukan sekadar seremonial melainkan tanda bahwa meski harus bekerja jauh di negeri orang, mereka tetap dianggap sebagai bagian dari anak-anak NTB yang sedang berjuang mengubah nasib.

Saat rombongan pemerintah dan wartawan meninggalkan lokasi pelatihan, pemandangan menggetarkan terlihat di halaman gedung. Beberapa calon PMI berdiri sambil melambaikan tangan, mata mereka berkaca-kaca, senyum yang tertarik lebar namun menyimpan kesedihan mendalam. Senyum yang menjadi penanda keberanian, meski hati mereka masih berlabuh di kampung halaman.

Bagi para calon PMI itu, hari keberangkatan bukan hanya awal dari pekerjaan baru tetapi awal dari pertarungan hidup, harapan keluarga, dan cita-cita sederhana yakni pulang dengan membawa perubahan.

Berita Terkait

Ketua PERKEMI NTB Syamsuriansyah: Porprov Bukan Sekadar Rebut Medali, Tapi Merajut Persaudaraan
Di Tengah Dinamika Porprov, Ketua PERKEMI NTB Pilih Bangun Kebersamaan, Atlet hingga Wasit Dapat Saweran
Gubernur NTB Tegaskan Birokrasi Jangan Bergantung pada Pemimpin, Politisi Datang dan Pergi
UNRAM Siap Dukung Transformasi Sumbawa, Bupati Jarot Buka Suara
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 19 Orang dan Uang Ratusan Juta Diamankan, Diduga Terkait Proyek Pemkab
Ketua PERKEMI NTB Syamsuriansyah Siapkan Beasiswa Kuliah Gratis untuk Juara Shorinji Kempo Porprov NTB 2026
Shorinji Kempo Porprov NTB 2026 Resmi Bergulir, 101 Atlet dari Delapan Daerah Siap Berebut Medali
Nobar Final Piala Dunia Satukan Ribuan Warga, Pemprov NTB Apresiasi Antusiasme Masyarakat
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:35 WIB

Ketua PERKEMI NTB Syamsuriansyah: Porprov Bukan Sekadar Rebut Medali, Tapi Merajut Persaudaraan

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:07 WIB

Di Tengah Dinamika Porprov, Ketua PERKEMI NTB Pilih Bangun Kebersamaan, Atlet hingga Wasit Dapat Saweran

Senin, 20 Juli 2026 - 20:55 WIB

Gubernur NTB Tegaskan Birokrasi Jangan Bergantung pada Pemimpin, Politisi Datang dan Pergi

Senin, 20 Juli 2026 - 18:23 WIB

UNRAM Siap Dukung Transformasi Sumbawa, Bupati Jarot Buka Suara

Senin, 20 Juli 2026 - 16:47 WIB

Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 19 Orang dan Uang Ratusan Juta Diamankan, Diduga Terkait Proyek Pemkab

Berita Terbaru

Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. menerima kunjungan silaturahmi Rektor Universitas Mataram (UNRAM) Prof. Dr. Sukardi, M.Pd. bersama jajaran di Kantor Bupati Sumbawa untuk memperkuat kolaborasi pembangunan daerah melalui riset, hilirisasi, inovasi, dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM)

Pemerintahan

UNRAM Siap Dukung Transformasi Sumbawa, Bupati Jarot Buka Suara

Senin, 20 Jul 2026 - 18:23 WIB