Selamat! Polda NTB Dapat Penghargaan Pin Emas atas Keberhasilan Bongkar Kasus Mafia Tanah Rp210 Miliar

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 18 Februari 2025 - 02:30 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) menorehkan prestasi gemilang dalam pemberantasan mafia tanah. Pada November 2024 lalu. Atas prestasi tersebut Kapolda NTB bersama jajaran menerima penghargaan pin emas dari Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), untuk keberhasilan ungkap dua target utama serta satu kasus tambahan. Total kerugian yang berhasil diselamatkan mencapai Rp 210 miliar.

Penghargaan itu secara langsung disematkan Menteri ATR/BPN kepada Kapolda NTB, dalam sebuah seremoni di Gedung Kementerian ATR/BPN, Jakarta. Keberhasilan tersebut menunjukkan komitmen kuat kepolisian, dalam menindak tegas para pelaku mafia tanah yang merugikan masyarakat.

Baca Juga :  Tidak Ada Kata Damai Kasus Dugaan Asusila Oknum Polisi Polres Bima Kota

Kapolda NTB Hadi Gunawan melalui, Kabid Humas Polda NTB, Mohammad Kholid, mengungkapkan jika pencapaian tersebut sebagai hasil kerja keras tim dalam menjalankan tugas selama tahun 2024.

“Dua target utama dalam operasi pemberantasan mafia tanah tahun 2024, berhasil kami tuntaskan hingga tahap dua, yang berarti telah sampai pada pelimpahan berkas ke kejaksaan. Lebih dari itu, kami juga mengungkap satu kasus tambahan di luar target yang ditetapkan Satgas Mafia Tanah,” jelas Kombes Pol. Mohammad Kholid. Dalam keterangan tertulisnya Selasa (18/02/2025).

Menurutnya, penghargaan itu menjadi motivasi bagi Polda NTB untuk terus meningkatkan upaya pemberantasan mafia tanah di Provinsi NTB.

Baca Juga :  Wakapolda Berganti, Dirreskrimsus Pindah! Polda NTB Reshuffle Ala Kopi Panas-Hangat, Serius, Tapi Penuh Tawa

“Kami berkomitmen untuk terus memberantas mafia tanah dan melindungi hak-hak masyarakat. Jika ada indikasi atau laporan mengenai praktik ilegal terkait pertanahan, kami mengajak masyarakat untuk segera melapor agar bisa segera ditindaklanjuti,” tandasnya.

Keberhasilan tersebut diharapkan semakin memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bebas dari praktik mafia tanah.

“Kami menegaskan jika pihaknya tidak akan ragu, untuk menindak tegas pelaku yang mencoba bermain-main dengan hukum,”terangnya.

 

Berita Terkait

Nazaruddin Resmi Pimpin NasDem Kabupaten Bima, Abdul Muis Jadi Sekretaris
Mori Hanafi Lantik Pengurus NasDem Kabupaten Bima, Konsolidasi Menuju Pemilu 2029
Hianati Hasil Rekonsiliasi, DPP Singkirkan Muzihir, Akri Ambil Alih Kursi Ketua DPW PPP NTB
Kongres HMI XXXIII 2026, Ketua Badko HMI Bali-Nusra: Berani untuk Indonesia, Bukan Boneka Kekuasaan!
Bawaslu RI Salurkan Santunan untuk Keluarga Almarhum PNS Bawaslu Mataram
Kopi NTB Dilirik Turki dan Inggris di TEI 2026
Kacang Mete Songgajah NTB Dilirik Jepang, Turki dan Serbia di TEI 2026
Sate Rembiga dan Ayam Taliwang NTB Dilirik Jepang dan Papua Nugini di TEI 2026
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:27 WIB

Nazaruddin Resmi Pimpin NasDem Kabupaten Bima, Abdul Muis Jadi Sekretaris

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Mori Hanafi Lantik Pengurus NasDem Kabupaten Bima, Konsolidasi Menuju Pemilu 2029

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Hianati Hasil Rekonsiliasi, DPP Singkirkan Muzihir, Akri Ambil Alih Kursi Ketua DPW PPP NTB

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:25 WIB

Kongres HMI XXXIII 2026, Ketua Badko HMI Bali-Nusra: Berani untuk Indonesia, Bukan Boneka Kekuasaan!

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:19 WIB

Bawaslu RI Salurkan Santunan untuk Keluarga Almarhum PNS Bawaslu Mataram

Berita Terbaru