Proyek Jembatan Rp6 Miliar di Bima Disoal, Kompak NTB Resmi Laporkan BPBJ dan Kadis PUPR Sadimin ke Polda

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 17 September 2025 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram- Aroma busuk dugaan korupsi di lingkup Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali terendus. Kelompok Pemuda Anti Korupsi (Kompak NTB) resmi melaporkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) NTB, Sadimin, ST, MT, yang sebelumnya juga merangkap Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ), ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda NTB, Rabu (17/9).
Menariknya, di hari yang sama, posisi Sadimin sebagai Kepala BPBJ dicabut dan digantikan oleh Marga Sukifli Rayes.

Dalam keterangan persnya, Ramadhan, perwakilan Kompak NTB, menyebut keputusan Gubernur NTB yang melantik Sadimin sebagai Kepala Dinas PUPR sekaligus Kepala BPBJ pada mutasi Agustus lalu sebagai langkah yang bukan hanya berani, tetapi juga sarat indikasi penyalahgunaan wewenang.

Baca Juga :  Polres Segera Gelar Perkara Laporan Dugaan Ijazah Palsu Dewan Terpilih PBB Dompu

“Bagaimana tidak, dua jabatan yang sangat berkaitan erat dipegang oleh satu orang. Semakin menguatkan dugaan bahwa pengaturan proyek di lingkup Pemprov NTB, terutama di Dinas PUPR, diselesaikan dalam satu tarikan nafas,” tegas Ramadhan. Usai memasukan laporan secara resmi ke Polda NTB.

Salah satu proyek yang dipersoalkan adalah tender Penggantian Jembatan Doro O’o di Kabupaten Bima, dengan kode RUP 59897936. Kompak NTB menduga ada praktik curang dalam proses tender tersebut.

Perusahaan pemenang, PT Amanat Semesta, justru memasukkan penawaran hampir menyentuh pagu Rp6,168 miliar dari total Rp6,298 miliar. Padahal, ada empat perusahaan lain yang menawarkan harga jauh lebih rendah, antara lain:

1. CV Kukuh Harapan Rp5,825,453,804

Baca Juga :  Wagub NTB Umi Dinda Bongkar ‘Penyakit Lama’ Otda: Jangan Cuma Seremoni, Saatnya Daerah Kerja Nyata untuk Rakyat

2. CV Anshori Rp5,534,690,398

3. PT Doro Belo Angkasa  Rp5,540,048,213

4. CV Kukuh Harapan (penawaran kedua) Rp5,282,000,000

“Kami menduga ada pihak-pihak tertentu yang sengaja mengatur kecurangan. Pemenang tender diduga tidak memiliki kelengkapan dokumen yang cukup, tapi tetap diloloskan. Ini jelas menunjukkan proses lelang tidak transparan,” ujarnya.

Kompak NTB mendesak agar Polda NTB segera melakukan investigasi terhadap BPBJ dan Dinas PUPR NTB. Mereka menegaskan kasus ini bukan sekadar dugaan kecurangan administrasi, melainkan berpotensi masuk ranah tindak pidana korupsi yang bisa merugikan negara hingga miliaran rupiah.

Sementara itu, Sadimin yang kini hanya menjabat sebagai Kepala Dinas PUPR NTB, ketika dikonfirmasi media ini, belum memberikan tanggapan hingga berita ini dipublikasikan.

 

Berita Terkait

Maluku Utara ‘Berguru’ ke NTB, Belajar Jurus Kelola Laut
Mori Hanafi Tagih Janji Pemerintah, Desak Kepastian Dana Gedung DPRD NTB 2027
ASN Dinas Pertanian NTB Disorot, Ada yang Tak Masuk Kerja hingga 93 Hari
Garnita NasDem NTB Tancap Gas, Ambil Bagian dalam Gerakan Nasional 1.500 Kakus Sekolah
Wagub NTB Sentil ASN Dinas Pertanian: Jangan Cuma Hadir di Absen, Hadirlah untuk Petani
HUT ke-15 Garnita NasDem NTB Tak Sekadar Tiup Lilin, 11 Kakus Sekolah Direstorasi
Tak Ada Niat Korupsi, Gubernur NTB Iqbal Ungkap Sistem Lemah yang Bisa Jerat Pejabat
Jalan Soromandi Bima Masuk Prioritas IJD 2026, Rp48 Miliar Bersumber dari APBN
Berita ini 180 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 17:53 WIB

Maluku Utara ‘Berguru’ ke NTB, Belajar Jurus Kelola Laut

Kamis, 3 September 2026 - 17:19 WIB

Mori Hanafi Tagih Janji Pemerintah, Desak Kepastian Dana Gedung DPRD NTB 2027

Kamis, 3 September 2026 - 12:10 WIB

ASN Dinas Pertanian NTB Disorot, Ada yang Tak Masuk Kerja hingga 93 Hari

Kamis, 3 September 2026 - 11:54 WIB

Garnita NasDem NTB Tancap Gas, Ambil Bagian dalam Gerakan Nasional 1.500 Kakus Sekolah

Kamis, 3 September 2026 - 10:47 WIB

Wagub NTB Sentil ASN Dinas Pertanian: Jangan Cuma Hadir di Absen, Hadirlah untuk Petani

Berita Terbaru

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan NTB Muslim Bersama Jajaran Menerima Kunjungan Kerja Dinas Kelautan dan Perikanan Maluku Utara untuk Mempelajari Pengelolaan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan.

Pemerintahan

Maluku Utara ‘Berguru’ ke NTB, Belajar Jurus Kelola Laut

Kamis, 3 Sep 2026 - 17:53 WIB