Pria Asal Sumbawa NTB Tusuk Rekan Kerja Dari NTT Setelah Tolak Pinjam Uang Rp100 Ribu

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 4 Februari 2025 - 12:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Bali– Peristiwa berdarah terjadi disalah satu tempat pencucian mobil di Gianyar, Bali.

Seorang karyawan cuci mobil bernama Mohammad Sood alias Soud (28), asal Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Timur (NTT) nekat menusuk rekan kerjanya, Dominggus Bolu alias Domi (27), asal Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT. Penyebabnya sepele korban menolak meminjamkan uang Rp100.000.

Dalam keterangan yang diterima media ini, Kapolsek Gianyar Kompol I Nyoman Sukadana, membenarkan peristiwa tersebut.

Baca Juga :  Kasus Penganiayaan di Mataram Naik Level, Tersangka Resmi ‘Dioper’ ke Kejari

“Pelaku berikut barang bukti sudah kami amankan,” ujar Kapolsek. (1/1/2025)

Peristiwa ini terjadi pada Desember 2024 di carwash yang berlokasi di Jalan Raya Bukit Jati, Banjar Sampiang, Gianyar. Menurut keterangan polisi, pelaku meminta uang kepada korban untuk membeli minuman. Namun, karena korban bertugas sebagai kasir dan tidak berwenang meminjamkan uang tanpa izin pemilik usaha, permintaan tersebut ditolak. Hal ini memicu kemarahan pelaku, yang kemudian mengambil pisau lipat dan menusuk korban di bagian perut kiri. Kini korban masih bisa dirawat di rumah sakit.

Baca Juga :  Ambil Paket di Ekspedisi, Pulangnya ke Polres Dompu, Tramadol 955 Butir Bikin Pasangan Ini Terciduk

“Korban mengalami luka tusuk, namun tidak terlalu dalam. Saat ini ia masih menjalani perawatan di RSUD Sanjiwani Gianyar,” tambah Kapolsek Sukadana.

Akibat perbuatannya, Soud kini harus berurusan dengan hukum. Ia dijerat Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan, dengan ancaman hukuman lebih dari lima tahun penjara.

 

Berita Terkait

Desakan Seret Gubernur NTB ke Sidang Dana Siluman DPRD Dibantah Keras, Iwan Slenk: Tak Ada Dasar Hukum
Nama Gubernur NTB Ikut Terseret di Sidang Kasus Dana Siluman DPRD, Publik Tuntut Klarifikasi Terbuka dan Dihadirkan di Persidangan
Mahasiswa Turun ke ‘Dapur Pers’, Universitas 45 Mataram Jajaki Kolaborasi Strategis dengan PWI NTB
DPR RI Turun ke NTB, Penegakan Hukum Disorot di Tengah Sidang Kasus Dana Siluman DPRD
NTB Jadi Kiblat Baru Ekonomi Syariah Nasional, BPRS Tampil Perkasa di Tengah Krisis
Darurat! Ribuan Siswa di Lombok Utara ‘Dikepung’ Iklan Rokok Murah, Riset IYCTC Bongkar Fakta Mencengangkan
DPW PBB NTB Bantah Pembekuan, Sebut SK Cacat Hukum, Kepengurusan Nadirah Tetap Jalan
Sidang Gratifikasi DPRD NTB Disorot, TGH Najamudin Minta Gubernur dan Eks Sekda Dihadirkan sebagai Saksi 
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 16:39 WIB

Desakan Seret Gubernur NTB ke Sidang Dana Siluman DPRD Dibantah Keras, Iwan Slenk: Tak Ada Dasar Hukum

Rabu, 22 April 2026 - 15:14 WIB

Nama Gubernur NTB Ikut Terseret di Sidang Kasus Dana Siluman DPRD, Publik Tuntut Klarifikasi Terbuka dan Dihadirkan di Persidangan

Rabu, 22 April 2026 - 12:26 WIB

Mahasiswa Turun ke ‘Dapur Pers’, Universitas 45 Mataram Jajaki Kolaborasi Strategis dengan PWI NTB

Selasa, 21 April 2026 - 20:56 WIB

DPR RI Turun ke NTB, Penegakan Hukum Disorot di Tengah Sidang Kasus Dana Siluman DPRD

Selasa, 21 April 2026 - 18:53 WIB

NTB Jadi Kiblat Baru Ekonomi Syariah Nasional, BPRS Tampil Perkasa di Tengah Krisis

Berita Terbaru