Pos Pengawasan Ternak Dompu Dibubarkan, Badko HMI Bali Nusra: Sumber PAD Ratusan Juta Dilenyapkan, Ada Apa dengan Kadis?

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 9 April 2025 - 12:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Dompu – Langkah mengejutkan diambil Dinas Peternakan Kabupaten Dompu. Pos Pengawasan Ternak Induk yang berlokasi di jalur strategis Dompu–Sumbawa, tepatnya di Desa Mangge Asi, Kecamatan Dompu, resmi dibubarkan. Padahal, pos tersebut dikenal sebagai salah satu penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang nilainya mencapai ratusan juta rupiah per tahun.

Kebijakan ini memicu kritik keras dari Ketua Bidang Otonomi Daerah dan Pembangunan Desa (OTODA) Badko Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Bali-Nusa Tenggara, Muhammad. Ia menilai keputusan Kepala Dinas Peternakan Dompu tersebut sangat disayangkan dan patut dipertanyakan.

“Itu pos strategis. Sumber PAD kita! Kalau memang ada dugaan pungli, harusnya ditindak individunya, bukan malah bubarkan posnya. Ini aneh. Atau jangan-jangan, ada sesuatu yang disembunyikan?,” tegas Muhammad dengan nada geram. Rabu 9 April 2025.

Baca Juga :  RUU TNI Disahkan: Demokrasi Bergetar, Akademisi dan HMI Mataram Berontak!

Ia menilai, pembubaran Pos Pengawasan bukan solusi, melainkan membuka pintu lebar-lebar bagi potensi pelanggaran. Pasalnya, pos tersebut selama ini berfungsi sebagai gerbang utama pengawasan lalu lintas ternak menuju dan keluar wilayah Dompu, terutama ke arah Bima dan Kota Bima.

Akibat dibubarkannya pos, masyarakat mulai mengeluhkan munculnya oknum-oknum tak bertanggung jawab yang mengaku dari dinas dan meminta sejumlah uang di jalanan. “Kalau ada pos resmi, uang masuk jadi PAD. Sekarang? Masuk kantong pribadi,” tambah Muhammad.

Sebelumnya, memang sempat beredar laporan adanya dugaan praktik pungutan liar oleh oknum petugas Pos Lalu Lintas Ternak terhadap sopir kendaraan pengangkut ternak. Namun menurut Muhammad, hal itu tidak bisa dijadikan alasan untuk membubarkan dan menarik petugas untuk menjaga Pos Pengawas Ternak induk Kabupaten Dompu tersebut.

Baca Juga :  Anggota DPRD Abdul Rauf Murka: Ekonomi NTB Minus 1,47%, Pemda ke Mana?

Lebih parah lagi, dengan tidak adanya pengawasan, tidak ada lagi yang memastikan lalu lintas ternak termasuk betina produktif yang menurut aturan dilarang dijual keluar – tetap dalam kontrol. “Lalu siapa sekarang yang bertanggung jawab soal keluar masuknya ternak?,” serunya.

Muhammad juga menyinggung dasar hukum penarikan retribusi yang sebenarnya telah diatur dalam Peraturan Bupati (Perbup) Dompu,  Artinya, pos tersebut punya landasan hukum kuat dalam menyumbang PAD.

“Kalau begini terus, bagaimana PAD kita? Ratusan juta hilang begitu saja. Jangan sampai ini bukan pembenahan, tapi pembiaran yang disengaja,” tutupnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Dinas Peternakan Dompu dihubungi media ini belum memberikan klarifikasi resmi terkait alasan pembubaran pos dan mekanisme pengawasan ternak pasca penutupan.

 

 

Berita Terkait

Tiga Nyawa Melayang di Tambang Lantung, PDIP Sumbawa Desak Pemodal PETI Diusut
Polda NTB Selidiki Misteri Kematian 3 Penambang Lantung, Olah TKP Digelar
Wabup Sumbawa Datangi Rumah Duka Korban Tambang Lantung, Aktivitas Dihentikan Sementara
Longsor Tambang Lantung Telan 9 Korban, Pemkab Sumbawa Tegas: Tambang Tanpa Izin Harus Dihentikan
Tambang Rakyat Lantung Sumbawa Longsor, 3 Tewas dan 6 Luka, Ini Nama-Nama Korbannya
Longsor Tambang Rakyat Lawang Tua Lantung Sumbawa, Tiga Pekerja Tewas Tertimbun
Gili Krisis Air, Gubernur NTB Miq Iqbal Minta Maaf kepada Warga dan Wisatawan
Krisis Air Gili Trawangan, Ratusan Tamu Hotel Disebut Check Out Lebih Awal
Berita ini 221 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 10:02 WIB

Tiga Nyawa Melayang di Tambang Lantung, PDIP Sumbawa Desak Pemodal PETI Diusut

Minggu, 6 September 2026 - 20:13 WIB

Polda NTB Selidiki Misteri Kematian 3 Penambang Lantung, Olah TKP Digelar

Minggu, 6 September 2026 - 19:17 WIB

Wabup Sumbawa Datangi Rumah Duka Korban Tambang Lantung, Aktivitas Dihentikan Sementara

Minggu, 6 September 2026 - 18:00 WIB

Longsor Tambang Lantung Telan 9 Korban, Pemkab Sumbawa Tegas: Tambang Tanpa Izin Harus Dihentikan

Minggu, 6 September 2026 - 17:49 WIB

Tambang Rakyat Lantung Sumbawa Longsor, 3 Tewas dan 6 Luka, Ini Nama-Nama Korbannya

Berita Terbaru

Tim Kepolisian Saat Melakukan Olah TKP di Lokasi Pertambangan Rakyat Lantung, Kabupaten Sumbawa.

Hukum & Kriminal

Polda NTB Selidiki Misteri Kematian 3 Penambang Lantung, Olah TKP Digelar

Minggu, 6 Sep 2026 - 20:13 WIB