Politisi PBB Nadirah Al-Habsyi Tak Main-Main, Rumah Singgah Pasien dari Sumbawa Siap Diperjuangkan Sampai Jadi

Avatar

- Jurnalis

Senin, 5 Mei 2025 - 12:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Anggota DPRD NTB Dapil VI, Nadirah Al-Habsyi menegaskan dengan lantang: rumah singgah untuk pasien dari Pulau Sumbawa harus dibangun! Tak sekadar janji politik, politisi Partai Bulan Bintang (PBB) ini siap mengawal realisasinya lewat dana pokok pikiran (pokir) legislatif.

“Insha Allah 2026, kita gas. Karena anggaran 2025 sudah jalan, jadi kita kombain pokir dengan sumber lain,” tegas Nadirah Al-Habsyi dalam keterangan resminya, Senin (5/5) di Mataram.

Rumah singgah ini menjadi jawaban atas polemik relokasi pasien dari RSUD Provinsi NTB yang sempat bikin gaduh publik. Nadirah menyebut bahwa insiden itu sebenarnya hanya miskomunikasi. Tapi dampaknya nyata pasien asal Bima, Dompu, dan Sumbawa jadi korban sistem.

Baca Juga :  Miris! Pasangan Suami Istri di Mataram Kompak Edarkan Sabu

“Memang kemarin itu miskomunikasi saja. Tapi syukurnya Pak Gubernur Lalu Iqbal langsung turun tangan dan beri atensi. Jadi kita ambil pelajaran,” ujar anggota Komisi V DPRD NTB itu.

Awalnya, rumah singgah ini diharapkan bisa dibangun pada 2025 lewat anggaran perubahan. Namun, lantaran efisiensi dan belanja rutin yang sudah terkunci, target pun realistis diundur.

Baca Juga :  Skandal Kredit Macet Ratusan Miliar di Bank NTB Syariah: Ada ‘Dalang’ di Balik Layar? DPRD NTB Desak KPK Bongkar Tuntas

“Kalau tidak bisa 2025, ya paling telat 2026. Tapi ini harus jalan. Warga kita di Sumbawa butuh tempat yang layak saat berobat di Lombok,” katanya.

Nadirah berharap rumah singgah ini kelak jadi bukti nyata bahwa DPRD bukan hanya pandai bicara, tapi juga bisa menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Terutama mereka yang datang jauh-jauh dari timur, demi mendapatkan pelayanan kesehatan.

 

 

Berita Terkait

Kader Jaelani-Marga Harun Mulai Disandingkan untuk 2029, Peta Politik Dompu Kembali Jadi Sorotan
Maluku Utara ‘Berguru’ ke NTB, Belajar Jurus Kelola Laut
Mori Hanafi Tagih Janji Pemerintah, Desak Kepastian Dana Gedung DPRD NTB 2027
ASN Dinas Pertanian NTB Disorot, Ada yang Tak Masuk Kerja hingga 93 Hari
Garnita NasDem NTB Tancap Gas, Ambil Bagian dalam Gerakan Nasional 1.500 Kakus Sekolah
Wagub NTB Sentil ASN Dinas Pertanian: Jangan Cuma Hadir di Absen, Hadirlah untuk Petani
HUT ke-15 Garnita NasDem NTB Tak Sekadar Tiup Lilin, 11 Kakus Sekolah Direstorasi
Tak Ada Niat Korupsi, Gubernur NTB Iqbal Ungkap Sistem Lemah yang Bisa Jerat Pejabat
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 01:10 WIB

Kader Jaelani-Marga Harun Mulai Disandingkan untuk 2029, Peta Politik Dompu Kembali Jadi Sorotan

Kamis, 3 September 2026 - 17:53 WIB

Maluku Utara ‘Berguru’ ke NTB, Belajar Jurus Kelola Laut

Kamis, 3 September 2026 - 17:19 WIB

Mori Hanafi Tagih Janji Pemerintah, Desak Kepastian Dana Gedung DPRD NTB 2027

Kamis, 3 September 2026 - 12:10 WIB

ASN Dinas Pertanian NTB Disorot, Ada yang Tak Masuk Kerja hingga 93 Hari

Kamis, 3 September 2026 - 11:54 WIB

Garnita NasDem NTB Tancap Gas, Ambil Bagian dalam Gerakan Nasional 1.500 Kakus Sekolah

Berita Terbaru

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan NTB Muslim Bersama Jajaran Menerima Kunjungan Kerja Dinas Kelautan dan Perikanan Maluku Utara untuk Mempelajari Pengelolaan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan.

Pemerintahan

Maluku Utara ‘Berguru’ ke NTB, Belajar Jurus Kelola Laut

Kamis, 3 Sep 2026 - 17:53 WIB