Pemprov dan DPRD NTB Sepakati KUA-PPAS 2026: Fokus Turunkan Kemiskinan dan Perkuat Ketahanan Pangan

Avatar

- Jurnalis

Senin, 24 November 2025 - 14:25 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com| Mataram- Pemerintah Provinsi NTB bersama DPRD NTB akhirnya resmi menandatangani Nota Kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD 2026. Penandatanganan berlangsung pada Kamis (20/11) di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur NTB, menandai langkah penting arah pembangunan NTB tahun depan.

Kesepakatan tersebut merujuk pada RKPD 2026 yang mengusung tema besar ‘Pembangunan Akselerasi Pengentasan Kemiskinan, Ketahanan Pangan, Penyiapan Ekosistem Industri Argomaritim, dan Pengembangan Destinasi Pariwisata Berkualitas Berkelanjutan.’

Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, menegaskan bahwa tema tersebut menjadi kompas pembangunan daerah tahun 2026.

Baca Juga :  Saat Dompet Banyak Orang Menipis, Peternak NTB Justru Masih Tebal-NTP Tembus 113,54

“Tema ini mencerminkan tujuan pembangunan di Nusa Tenggara Barat, yang diarahkan untuk kembali berkonsentrasi pada upaya pengentasan dan penurunan angka kemiskinan di NTB, menjadikan NTB sebagai lumbung pangan nasional. dan menjadikan pariwisata NTB sebagai destinasi pariwisata petualangan berstandar internasional,” jelasnya.

Wagub juga menekankan pentingnya keselarasan anggaran dengan visi-misi Gubernur dan Wakil Gubernur NTB.

“Besar harapan kami bahwa segala kebijakan dan rambu-rambu dalam distribusi pendapat. benar-benar dimaksudkan dan ditujukan untuk program-program yang mendukung visi-misi Iqbal Dinda,” ujarnya.

Baca Juga :  TKI NTB ke Malaysia Berangkat Gratis! Gubernur Miq Iqbal Ancam Penjara PJTKI Nakal, ‘Bank Subuh’ Kena Semprot

Di hadapan pimpinan OPD dan unsur legislatif, Wagub memaparkan garis besar struktur KUA-PPAS 2026:

1. Pendapatan Daerah: Rp5,64 triliun (naik 2,37%)

2. Belanja Daerah: Rp5,75 triliun (naik 3,52%)

3. Defisit Anggaran: Rp111,2 miliar, ditutup melalui pembiayaan netto dari SILPA serta pembayaran cicilan utang jatuh tempo.

Menutup sambutannya, Wagub menegaskan pentingnya soliditas eksekutif-legislatif dalam mengawal implementasi KUA-PPAS agar pendistribusian anggaran berjalan adil dan proporsional.

 

Berita Terkait

NTB Jadi Provinsi Pertama Terapkan SPM Terintegrasi, Umi Dinda Soroti Ego Sektoral
Dari Mandalika ke Panggung Dunia, Marshal NTB Kini Dipercaya di Sepang dan Formula E
Haul ke-3 TGH Lalu Muh. Thahir Badri, Pemprov NTB Tegaskan Pesantren Benteng Spiritual dan Moral Masyarakat
Kodam XXX/Rinambora Resmi Berdiri di NTB, Iqbal: Perkuat Pertahanan dan Ekonomi Daerah
Koperasi Tambang NTB Masuk Radar KPK, Tim KPK Turun ke Diskop UKM NTB
400-an Manajer KDKMP Asal NTB, 70 Persen Ditempatkan di Luar Daerah, Rahmadin Tekankan Adaptasi Budaya
KPK Monitoring Koperasi Tambang di NTB, Rahmadin Minta Jajaran Diskop UKM NTB Siap
MotoGP Mandalika 2026 Dihibur Ungu, D`Masiv, Judika hingga AGNEZ MO, Ini Jadwal Lengkapnya
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:20 WIB

NTB Jadi Provinsi Pertama Terapkan SPM Terintegrasi, Umi Dinda Soroti Ego Sektoral

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:11 WIB

Dari Mandalika ke Panggung Dunia, Marshal NTB Kini Dipercaya di Sepang dan Formula E

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Haul ke-3 TGH Lalu Muh. Thahir Badri, Pemprov NTB Tegaskan Pesantren Benteng Spiritual dan Moral Masyarakat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Kodam XXX/Rinambora Resmi Berdiri di NTB, Iqbal: Perkuat Pertahanan dan Ekonomi Daerah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Koperasi Tambang NTB Masuk Radar KPK, Tim KPK Turun ke Diskop UKM NTB

Berita Terbaru