SUMBAWAPOST.com, Dompu –Pasar Raya Dompu kembali menjadi sorotan. Kondisinya yang semakin semrawut memaksa Bupati Dompu, Bambang Firdaus, turun langsung ke lokasi. Didampingi Ketua DPRD Dompu, Sekda, Kadis Perindustrian dan Perdagangan, Kaban Kesbang Poldagri, Kasat Pol.PP, unsur TNI-Polri, serta pejabat daerah lainnya, Bupati melihat langsung kekacauan yang terjadi.
Tumpukan sampah, lapak pedagang yang tidak tertata, hingga alih fungsi los pasar menjadi keluhan utama warga! Menanggapi hal ini, Bupati Bambang Firdaus dengan tegas menyatakan, “Ini tidak bisa dibiarkan. Kami akan segera menertibkan pasar ini. Lorong harus kembali jadi jalur pejalan kaki, lapak harus berfungsi sebagaimana mestinya, dan kebersihan harus jadi prioritas utama,”tegas Bambang Firdaus. Senin 24 Maret 2025 kemarin.
Bupati menegaskan langkah cepat akan diambil untuk mengakhiri kekacauan ini dan meminta dukungan masyarakat agar pembenahan pasar berjalan maksimal. “Kami tidak ingin sekadar menata ulang, tetapi menciptakan pasar yang lebih tertib, nyaman, dan bersih untuk semua,” ungkapnya.
Ketua DPRD Dompu Turun Tangan, Pasar Harus Ditata Ulang
Tak hanya eksekutif, DPRD Kabupaten Dompu juga ikut turun tangan! Ketua DPRD, Ir. Muttakun, menegaskan bahwa lembaganya akan memaksimalkan peran sebagai advokator, fasilitator, mediator, motivator, dan inisiator untuk menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat, termasuk masalah Pasar Bawah yang semakin tidak terkendali.
“Hari ini, DPRD tidak hanya menerima aspirasi dari perawat dan PSSI, tetapi juga membahas langsung kondisi Pasar Bawah dalam rapat bersama Bupati. Kami bahkan turun langsung ke lokasi untuk melihat sendiri kondisi di lapangan dan mendesak eksekutif agar segera melakukan penataan dan penertiban,” ungkap Muttakun.
Selain fokus pada pasar, DPRD juga memfasilitasi pertemuan antara Dikpora, Kemenag Dompu, BPKAD dengan PGRI, IGI, AGPAII, serta perwakilan guru PAI PPPK guna membahas berbagai persoalan pendidikan.
DPRD Dompu terus bergerak. Tiada hari tanpa mendengar, menyuarakan, dan memperjuangkan aspirasi masyarakat.









