AMSI Gelar Training Cek Fakta Melawan Gangguan Informasi Pilkada 2024 di NTB

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 12 Oktober 2024 - 09:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram- Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) menggelar Training Cek Fakta di Mataram, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Acara tersebut mengangkat tema “Training Cek Fakta: Melawan Gangguan Informasi Menjelang Pilkada 2024” yang digelar pada Sabtu-Minggu, 12-13 Oktober 2024.

Acara tersebut diselenggarakan AMSI bekerjasama dengan Google News Initiative dan Koalisi Cek Fakta yang terdiri  dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Masyarakat Antifitnah Indonesia (Mafindo) dan Cek Fakta.

Acara tersebut menghadirkan 26 peserta yang terdiri dari Anggota AMSI NTB dan jurnalis lainnya.

Ketua AMSI NTB, Hans Bahanan dalam sambutannya mengatakan acara tersebut bertujuan untuk menumbuhkan pengetahuan jurnalis terkait dengan informasi palsu atau hoaks menjelang Pilkada 2024.

“Mengingat tahun ini adalah tahun politik dan produk hoaks yang didistribusikan paling pertama hoaks terkait politik, baru kemudian hoaks bencana dan menyusul hoaks-hoaks lainnya,” katanya.

Baca Juga :  Silaturahmi Penuh Makna, Wagub NTB Umi Dinda Serap Ilmu dari Mantan Bupati Sumbawa

Dia berharap para peserta yang mengikuti kegiatan tersebut, pasca acara dapat bersinergi dalam menangkal hoaks yang muncul.

“Besar harapan saya agar teman-teman jurnalis semua dapat bersama-sama melawan hoaks menjelang, saat dan pasca Pilkada 2024 nanti melalui sarana cek fakta,” ujarnya.

Training tersebut menghadirkan dua trainer yakni Syifaul Arifin yang merupakan Anggota Mafindo sekaligus jurnalis dari Solopos.com dan Arsito Hidayatullah yang merupakan Anggota AMSI sekaligus jurnalis suara.com.

Training tersebut membahas seputar Pemilu Indonesia, Modus dan Anatomi Gangguan Informasi dalam Pemilu, Polarisasi Mengancam Demokrasi, Kampanye Pilkada dan Perubahannya di Era Digital dan Melawan Gangguan Informasi Masa Pilkada.

Hari pertama training tersebut dijelaskan seputar tantangan Pilkada, polarisasi politik hingga tips atau strategi menghindari kampanye hitam.

Baca Juga :  Pilgub NTB 2024: Relawan Zul-Uhel Tingkatkan Eskalasi Gerakan Jelang Pencoblosan

Dijelaskan juga model dan narasi gangguan informasi pemilu. Berkaca pada 2019, pola yang digunakan para penyebar hoaks dengan tulisan, foto editan, foto dengan caption palsu, video editan (dubbing palsu), video editan (dipotong-potong), video dengan caption atau narasi palsu dan berita/foto/video lama yang diposting ulang.

Untuk menghindari gangguan informasi Pilkada, jurnalis maupun media mainstream diminta untuk melakukan lima hal, yaitu; berkolaborasi, memastikan kuatnya standar etika di semua media, melakukan debunk secara aktif terhadap semua sumber dan konten, berperan dalam melakukan literasi dan mengingatkan masyarakat soal potensi ancaman gangguan informasi dan tidak berkontribusi dalam penyebaran konten palsu.

Berita Terkait

Dompu Dapat Rapor Merah KPK, Tata Kelola Pemerintahan Era Bambang Firdaus Dipertanyakan
HMI Dompu Resmi Laporkan Rekomendasi Fraksi DPRD, BK Diminta Bertindak
Gubernur NTB Iqbal Ungkap Banyak Aset Provinsi Tak Tercatat dan Belum Bersurat
Gubernur Iqbal Bongkar Sistem Pendapatan NTB: Buruknya Secara Sistemik
Kader Jaelani-Marga Harun Mulai Disandingkan untuk 2029, Peta Politik Dompu Kembali Jadi Sorotan
Maluku Utara ‘Berguru’ ke NTB, Belajar Jurus Kelola Laut
Mori Hanafi Tagih Janji Pemerintah, Desak Kepastian Dana Gedung DPRD NTB 2027
ASN Dinas Pertanian NTB Disorot, Ada yang Tak Masuk Kerja hingga 93 Hari
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 17:54 WIB

Dompu Dapat Rapor Merah KPK, Tata Kelola Pemerintahan Era Bambang Firdaus Dipertanyakan

Jumat, 4 September 2026 - 15:05 WIB

HMI Dompu Resmi Laporkan Rekomendasi Fraksi DPRD, BK Diminta Bertindak

Jumat, 4 September 2026 - 11:26 WIB

Gubernur NTB Iqbal Ungkap Banyak Aset Provinsi Tak Tercatat dan Belum Bersurat

Jumat, 4 September 2026 - 10:00 WIB

Gubernur Iqbal Bongkar Sistem Pendapatan NTB: Buruknya Secara Sistemik

Jumat, 4 September 2026 - 01:10 WIB

Kader Jaelani-Marga Harun Mulai Disandingkan untuk 2029, Peta Politik Dompu Kembali Jadi Sorotan

Berita Terbaru