Pansus DPRD Kota Bima Mulai Bergerak, Ketua Pansus Abdul Rabbi Tegas: Aset Harus Jelas, Jangan Ada yang Disembunyikan

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Panitia Khusus (Pansus) Aset DPRD Kota Bima, Abdul Rabbi Syahrir, memimpin rapat internal bersama Tim Pakar DPRD Kota Bima dalam rangka konsolidasi dan penelusuran aset daerah, di Ruang Banggar DPRD Kota Bima, Senin (26/1/2026).

Ketua Panitia Khusus (Pansus) Aset DPRD Kota Bima, Abdul Rabbi Syahrir, memimpin rapat internal bersama Tim Pakar DPRD Kota Bima dalam rangka konsolidasi dan penelusuran aset daerah, di Ruang Banggar DPRD Kota Bima, Senin (26/1/2026).

SUMBAWAPOST.com | Kota Bima- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bima melalui Panitia Khusus (Pansus) menggelar rapat internal bersama Tim Pakar DPRD Kota Bima, Senin (26/1/2026), bertempat di Ruang Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Bima.

Rapat tersebut menjadi tahapan awal kerja Pansus dalam rangka konsolidasi serta persiapan identifikasi dan penelusuran aset milik Pemerintah Kota Bima yang selama ini dinilai belum tertata secara optimal.

Ketua Pansus Aset DPRD Kota Bima, Abdul Rabbi Syahrir, menegaskan bahwa rapat bersama Tim Pakar ini merupakan langkah strategis untuk memastikan seluruh proses kerja Pansus berjalan terukur, berbasis data, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Rapat ini adalah tahap awal konsolidasi Pansus. Kami ingin memastikan penelusuran dan pendataan aset daerah dilakukan secara profesional, berbasis data, dan memiliki kepastian hukum,” ujar Abdul Rabbi Syahrir, dalam keterangan yang diterima media ini. Selasa (27/01/2026)

Ia menegaskan, penataan aset daerah bukan hanya soal administrasi, tetapi juga berkaitan langsung dengan optimalisasi pemanfaatan aset dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Baca Juga :  Bappeda NTB Targetkan Penguatan 7.800 Posyandu Berbasis 6 SPM pada 2026

“Kita ingin aset daerah tercatat dengan baik, status hukumnya jelas, dan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan pembangunan serta kesejahteraan masyarakat Kota Bima,” katanya.

Rapat internal tersebut merupakan bagian dari keseriusan DPRD Kota Bima dalam menjalankan fungsi pengawasan, khususnya terhadap pengelolaan dan penataan aset daerah agar tercatat secara tertib, transparan, dan akuntabel.

Kehadiran Tim Pakar DPRD Kota Bima diharapkan mampu memberikan penguatan konseptual, regulatif, dan teknis dalam proses kerja Pansus.

Dalam rapat tersebut, Pansus bersama Tim Pakar membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari kerangka kerja dan metode pendataan aset, pemetaan permasalahan aset yang selama ini belum tertib secara administrasi, hingga langkah-langkah penelusuran aset yang memerlukan klarifikasi status hukum dan kepemilikan.

Selain itu, dibahas pula kebutuhan data pendukung dari perangkat daerah terkait sebagai bagian dari proses validasi dan verifikasi aset Pemerintah Kota Bima.

Baca Juga :  RW Se-Kota Bima Dapat Wifi Gratis, Pemkot: Tenang, Bayarnya Kami yang Tanggung

Abdul Rabbi Syahrir menambahkan, sinergi antara Pansus, Tim Pakar, dan perangkat daerah menjadi kunci agar proses inventarisasi aset dapat berjalan komprehensif dan tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.

“Kerja Pansus ini membutuhkan dukungan data yang lengkap dari seluruh perangkat daerah. Tanpa itu, penataan aset tidak akan maksimal,” tegasnya.

Melalui rapat bersama Tim Pakar ini, Pansus DPRD Kota Bima menegaskan komitmennya untuk bekerja secara profesional, objektif, dan terukur.

Sinergi yang dibangun diharapkan mampu melahirkan rekomendasi yang komprehensif dan solutif guna memperbaiki tata kelola aset daerah.

DPRD Kota Bima berharap tahapan awal ini menjadi fondasi kuat bagi kerja Pansus ke depan, sehingga seluruh aset daerah dapat terinventarisasi dengan baik dan dimanfaatkan secara optimal untuk sebesar-besarnya kepentingan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kota Bima.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

NTB Jadi Tuan Rumah Ajang Internasional IYTA 2026, Wagub Umi Dinda Dorong Anak Muda Tembus Panggung Dunia
Wagub NTB Dukung Duta Pendidikan Indonesia 2026, Generasi Muda Diminta Jadi Agen Perubahan Pendidikan
Kabar Baik untuk Sumbawa, Proyek SPAM Hadirkan 1.516 Sambungan Rumah Baru, 6.064 Warga Jadi Penerima Manfaat
Kebakaran Landa Savana Propok Rinjani, 98 Hektare Lahan Hangus dalam Hitungan Jam
Perkuat Literasi Hukum dan HAM, Kemenkum NTB Gandeng Badko HMI Bali Nusra Bangun Kolaborasi Strategis
Terima Kunjungan Dubes Kazakhstan, Bupati Jarot Tawarkan Kerja Sama Susu Kuda Liar hingga Industri Garam Sumbawa
HPMW Mataram Geruduk DLHK NTB, Desak Penertiban Tambak Udang Diduga Ilegal di Wera
Perjuangan Pemekaran Provinsi Pulau Sumbawa: Antara Tuntutan Keadilan dan Ketakutan Elite Kehilangan Kendali atas Kekuasaan
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 03:55 WIB

NTB Jadi Tuan Rumah Ajang Internasional IYTA 2026, Wagub Umi Dinda Dorong Anak Muda Tembus Panggung Dunia

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:23 WIB

Wagub NTB Dukung Duta Pendidikan Indonesia 2026, Generasi Muda Diminta Jadi Agen Perubahan Pendidikan

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:13 WIB

Kabar Baik untuk Sumbawa, Proyek SPAM Hadirkan 1.516 Sambungan Rumah Baru, 6.064 Warga Jadi Penerima Manfaat

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:53 WIB

Kebakaran Landa Savana Propok Rinjani, 98 Hektare Lahan Hangus dalam Hitungan Jam

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Literasi Hukum dan HAM, Kemenkum NTB Gandeng Badko HMI Bali Nusra Bangun Kolaborasi Strategis

Berita Terbaru