SUMBAWAPOST.com | Mataram- Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) merilis perkembangan terkini sektor perhotelan dan pariwisata NTB sepanjang November 2025.
Kepala BPS NTB, Drs. H. Wahyudin, mengungkapkan bahwa Tingkat Penghunian Kamar (TPK) Hotel Bintang pada November 2025 tercatat sebesar 41,23 persen. Angka tersebut mengalami penurunan 2,28 poin dibandingkan Oktober 2025, namun secara tahunan justru menunjukkan tren positif dengan kenaikan 4,99 poin dibandingkan November 2024.
Sementara itu, TPK Hotel Nonbintang tercatat sebesar 27,16 persen, menurun cukup signifikan 6,11 poin dibandingkan bulan sebelumnya. Meski demikian, secara year on year, angka tersebut masih mengalami peningkatan 1,91 poin dibandingkan November tahun lalu.
Dari sisi rata-rata lama menginap (RLM), Wahyudin menjelaskan bahwa tamu Hotel Bintang tercatat menginap selama 1,85 hari, sedangkan tamu Hotel Nonbintang rata-rata 1,59 hari.
Kedua angka tersebut memang lebih rendah dibandingkan Oktober 2025, namun masih lebih baik jika dibandingkan dengan capaian pada November 2024.
“Hal ini menunjukkan bahwa meskipun terjadi penurunan aktivitas dibandingkan bulan sebelumnya, daya tarik NTB sebagai destinasi wisata masih terjaga secara tahunan,” jelas Wahyudin, dalam keterangan yang diterima media ini. Senin (05/1/2026).

BPS NTB juga mencatat jumlah tamu Hotel Bintang selama November 2025 mencapai 111.785 orang, sedangkan tamu Hotel Nonbintang tercatat sebanyak 109.150 orang.
Untuk pergerakan wisatawan, jumlah wisatawan mancanegara yang masuk ke NTB melalui Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) tercatat 6.689 orang, mengalami penurunan cukup tajam sebesar 28,24 persen dibandingkan Oktober 2025.
Adapun wisatawan nusantara masih mendominasi kunjungan ke NTB dengan total 1.247.033 perjalanan, meskipun angka tersebut juga mengalami penurunan 4,81 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Secara umum, data BPS NTB menunjukkan dinamika sektor pariwisata NTB yang masih fluktuatif, dengan tantangan penurunan bulanan namun tetap menyimpan sinyal pemulihan jika dilihat dari tren tahunan.
Penulis : SUMBAWAPOST.com










