Nyawa Pendaki di Ujung Tanduk, Gubernur NTB Bongkar Bobroknya Sistem Penyelamatan di Rinjani

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 18 Juli 2025 - 15:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Lombok – Gunung Rinjani bukan sekadar ikon pariwisata, melainkan jantung kehidupan bagi warga Pulau Lombok. Dari sektor pertanian, pariwisata, hingga ketersediaan air bersih, semuanya bergantung pada kelestarian gunung yang dikenal megah itu. Hal ini ditegaskan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. Lalu Muhamad Iqbal, saat membuka kegiatan Vertical Rescue Training yang digelar oleh Consina bersama Skygers Indonesia di Sembalun, Rabu (17/7/2025).

“Kenapa kita begitu serius soal Rinjani? Karena gunung ini punya nilai yang luar biasa bagi Lombok. Kasus Juliana Marins kemarin menjadi pengingat. Kita sedih atas insiden itu, tapi itu juga membuka mata kita: masih banyak yang harus dibenahi,” kata Gubernur.

Baca Juga :  Mutasi Besar-besaran, Ini 72 Nama Pejabat NTB yang 'Lulus Seleksi Alam Politik'

Menurutnya, peristiwa tersebut menjadi cermin lemahnya sistem keamanan dan keselamatan pendakian di kawasan Rinjani. Ia menyinggung kurangnya papan peringatan, belum optimalnya Standar Operasional Prosedur (SOP), hingga keterbatasan kemampuan tim penyelamat.

“Rambu-rambu belum ada. SOP penyelamatan kita belum kokoh. Teman-teman penyelamat pun sebagian besar adalah relawan murni, bertaruh nyawa tanpa jaminan atau asuransi yang layak,” ujarnya prihatin.

Dr. Iqbal juga menyatakan bahwa kejadian tersebut menjadi momen evaluasi. Ia menekankan pentingnya menerima kritik sebagai bentuk kepedulian publik dan dorongan untuk memperbaiki pengelolaan kawasan konservasi ini.

Baca Juga :  Gubernur dan DPRD NTB Buktikan Kepedulian: Rp1 Miliar Lebih di APBD-P untuk Banjir Wera-Ambalawi Bima

Gubernur menambahkan, pihaknya terus menjalin koordinasi dengan Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, serta berbagai pihak terkait untuk memperkuat tata kelola Gunung Rinjani secara menyeluruh.

“Hari ini kita berkumpul untuk berkolaborasi. Hadir Bupati Lombok Timur, pihak Taman Nasional, Basarnas, Polda, Korem, hingga Federasi Panjat Tebing Indonesia dan Skygers. Ini bentuk orkestrasi bersama demi membenahi Gunung Rinjani agar lebih aman dan memberi manfaat maksimal bagi masyarakat,” tutup Gubernur.

Berita Terkait

Relawan MBG Dompu Mengaku Dipecat, Ketua Satgas NTB Ingatkan Mitra dan Yayasan
3 Ahli Nilai Postingan Badai NTB Tak Langgar Pencemaran Nama Baik
Relawan MBG Dompu Mengaku Dipecat Mendadak, BGN Diminta Bongkar Tata Kelola SPPG
Musda V Demokrat NTB Ditunda, 18 September Batal Digelar, Ini Alasannya
DPP Terbitkan Surat Musda Demokrat NTB, Dijadwalkan 18 September
Dugaan Perselingkuhan Anggota DPRD Dompu Masuk Ranah Partai, Bisa Berujung PAW
Daun Kelor Mengubah Nasib Anak Pelosok Dompu hingga Tembus Pasar Internasional
Investasi NTB Tembus Rp33,73 Triliun, DPMPTSP Dorong Ekonomi Tak Lagi Bergantung Tambang
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 13:40 WIB

Relawan MBG Dompu Mengaku Dipecat, Ketua Satgas NTB Ingatkan Mitra dan Yayasan

Minggu, 13 September 2026 - 20:13 WIB

3 Ahli Nilai Postingan Badai NTB Tak Langgar Pencemaran Nama Baik

Minggu, 13 September 2026 - 19:56 WIB

Relawan MBG Dompu Mengaku Dipecat Mendadak, BGN Diminta Bongkar Tata Kelola SPPG

Minggu, 13 September 2026 - 16:31 WIB

Musda V Demokrat NTB Ditunda, 18 September Batal Digelar, Ini Alasannya

Minggu, 13 September 2026 - 14:14 WIB

DPP Terbitkan Surat Musda Demokrat NTB, Dijadwalkan 18 September

Berita Terbaru

Tiga Ahli Yang Dihadirkan Tim Advokat Bersama Badai NTB Saat Mengikuti Persidangan Kasus ITE di Pengadilan Negeri Raba Bima, Jumat (11/9/2026).

Hukum & Kriminal

3 Ahli Nilai Postingan Badai NTB Tak Langgar Pencemaran Nama Baik

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:13 WIB