SUMBAWAPost, Mataram – Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB menyampaikan Koperasi di NTB pada tahun 2024 meningkat signifikan mencapai 4.726 koperasi dibandingkan 3 tahun terakhir, mengingat ekonomi NTB diterpa dengan gempa bumi dan Covid-19.
Hal itu disampaikan Ahmad Mashuri di HUT Koperasi ke-77 dirangkaikan dengan Talk Show Kick Of Tehnologi Tepat Guna (TTG) Nusantara, dan Hari Pajak tahun 2024, di jalan Udayana depan kantor Diskominfotik NTB, Mataram. Minggu 14 Juli 2024.
Disebutkan Ahmad Mashuri, tema HUT Koperasi kali ini bagaimana Koperasi menjadi ekosistem untuk koordinasi akselerasi dan eskalasi ekonomi mikro dan kecil.
“Jadi hari Koperasi ini dihajatkan untuk menghidupkan kembali ghirah atau semangat berkoperasi di masyarakat,” jelasnya.
Dikatakan terkait implementasi di lapangan bagiamana mengajak banyak orang, bermitra untuk berkolaborasi menghidupkan koperasi memberdayakan ekonomi masyarakat.
“Bagaimana mewujudkan ekosistem tentunya tidak bisa sendiri harus berkolaborasi, menciptakan eskalasi ekonomi yang bagus bagi pelaku ekonomi,” pungkasnya.
Sebelumnya, Pj Gubernur NTB, Hassanudin mendorong dan memberikan dukungan untuk kemajuan koperasi agar lahir wirausaha-wirausaha yang baru mandiri secara ekonomi melalui jalur koperasi.
“Kita sama-sama ingat masa pandemi covid-19 keadaan ekonomi terpapar cukup keras yang berdampak secara menyeluruh. Sehingga perekonomian kita lebih cepat pulih dibandingkan dengan negara-negara lain karena perekonomian kita didukung oleh koperasi,” kata Pj Gubernur NTB Saat menghadiri tasyakuran Hari Koperasi Nasional ke-77 tahun 2024, bertempat di halaman depan kantor Dinas Koperasi dan UKM Provinsi NTB, Jum’at 13 Juli 2024.
Ditambahkan, Pj Gubernur, banyak hal yang bisa dilakukan dalam berbagai kegiatan koperasi ini harus masuk ke semua lini dalam mendukung ekonomi kerakyatan.
“Jadi, apa yang sudah baik ini dapat kita tingkatkan dan teruskan sehingga menjadi penyumbang ekonomi terkuat dan teruji,” pungkasnya.










